alexametrics
20.7 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

71 CJH Gagal Berangkat Tahun Ini

BANGKALAN – Pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) asal Bangkalan kian dekat. Jika tidak ada perubahan, 9 Juli mendatang CJH sudah menuju Tanah Suci Makkah. Namun, dari total CJH yang berhak lunas 712 orang, yang resmi berangkat hanya 641 jamaah.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Bangkalan Wafir mengutarakan, CJH asal Bangkalan yang resmi berangkat tahun ini berjumlah 641 orang. Sebanyak 71 orang gagal berangkat. Perinciannya, 51 jamaah tunda dan 20 orang meninggal. ”Yang gagal berangkat untuk 51 orang itu alasannya macam-macam. Ada hajat, menunggu mahram, dan sakit,” katanya.

Tetapi, terang Wafir, tidak sedikit yang beralasan belum siap secara materi atau finansial. Mereka memilih menunda pemberangkatan. ”Belum siap pelunasan, akhirnya memilih tunda,” ujarnya.

Baca Juga :  Guru Honorer Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Dia menjelaskan, 641 CJH yang resmi berangkat nanti tergabung di kloter 8 dan 9. Berangkat  pada 8 dan 9 Juli ke Tanah Suci Makkah. ”Persiapan berikutnya, menasik haji perdana 19 Juni nanti,” ucapnya.

Wafir menambahkan, dari 641 CJH, belum bisa diperinci untuk kategori lansia. Mengacu pada pemberangkatan-pemberangkatan sebelumnya, pasti ada lansia. ”Berapa yang lansia, kami belum menghitung,” jelasnya.

Sejak awal, pihaknya mengumumkan kepada CJH untuk menjaga kesehatan. Tidak perlu bekerja berlebihan supaya ketika pemberangkatan tidak ada persoalan kesehatan. ”Selalu kami sarankan untuk minum air yang banyak agar kesehatannya terjaga,” ucapnya.

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan menyatakan, ibadah haji sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Karena itu, bagi yang berhak berangkat tahun ini, Kemenag harus hadir sebagai pelayan yang prima. ”Rata-rata CJH dari desa. Maka, informasi sekecil apa pun harus disampaikan. Terutama berkenaan dengan pemberangkatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Ra Latif Salurkan Empat Jenis Bantuan Sosial

- Advertisement -

BANGKALAN – Pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) asal Bangkalan kian dekat. Jika tidak ada perubahan, 9 Juli mendatang CJH sudah menuju Tanah Suci Makkah. Namun, dari total CJH yang berhak lunas 712 orang, yang resmi berangkat hanya 641 jamaah.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Bangkalan Wafir mengutarakan, CJH asal Bangkalan yang resmi berangkat tahun ini berjumlah 641 orang. Sebanyak 71 orang gagal berangkat. Perinciannya, 51 jamaah tunda dan 20 orang meninggal. ”Yang gagal berangkat untuk 51 orang itu alasannya macam-macam. Ada hajat, menunggu mahram, dan sakit,” katanya.

Tetapi, terang Wafir, tidak sedikit yang beralasan belum siap secara materi atau finansial. Mereka memilih menunda pemberangkatan. ”Belum siap pelunasan, akhirnya memilih tunda,” ujarnya.

Baca Juga :  Guru Honorer Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan


Dia menjelaskan, 641 CJH yang resmi berangkat nanti tergabung di kloter 8 dan 9. Berangkat  pada 8 dan 9 Juli ke Tanah Suci Makkah. ”Persiapan berikutnya, menasik haji perdana 19 Juni nanti,” ucapnya.

Wafir menambahkan, dari 641 CJH, belum bisa diperinci untuk kategori lansia. Mengacu pada pemberangkatan-pemberangkatan sebelumnya, pasti ada lansia. ”Berapa yang lansia, kami belum menghitung,” jelasnya.

Sejak awal, pihaknya mengumumkan kepada CJH untuk menjaga kesehatan. Tidak perlu bekerja berlebihan supaya ketika pemberangkatan tidak ada persoalan kesehatan. ”Selalu kami sarankan untuk minum air yang banyak agar kesehatannya terjaga,” ucapnya.

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan menyatakan, ibadah haji sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Karena itu, bagi yang berhak berangkat tahun ini, Kemenag harus hadir sebagai pelayan yang prima. ”Rata-rata CJH dari desa. Maka, informasi sekecil apa pun harus disampaikan. Terutama berkenaan dengan pemberangkatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dorong Siswa Gemar Menulis

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/