alexametrics
21.3 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Ponpes Al – Ihsani Gelar Halaqoh Bani Wali Songo

BANGKALAN – Pondok pesantren Al-Ihsani Sendang Dajah Bangkalan kembali menggelar  Halaqoh II Naqobatu Al Ansab Awliya Tis’ah (NAAT) Minggu (09/09). Kegiatan yang digelar rutin setiap tahun itu untuk menjalin silaturahmi munsib muda dari berbagai penjuru nusantara Indonesia. Sekaligus pada kegiatan itu dilakukan pembahasan dan meneliti sejarah melalui manuskrip kuno.

Kegiatan itu dihadiri sekitar 67 ahli Munsib. Termasuk para kiai dan ulama dari berbagai daerah. Para tamu disambut langsung oleh Pengasuh Ponpes Al-Ihsani Sendang Dajah KH. R. Abdul Hannan Ihsan. Bahkan penyambutan para munsib dan kiai disuguhi atraksi drumband. ”Acara dibuka dengan penampilan drumband dari para santri dan dilanjutkan sidang komisi. Salah satunya untuk membahas perjalanan sunan cendana.”kata KH. R. Abdul Hannan.

Baca Juga :  Proyek SPAM Tahap Dua Rp 5 miliar

Di depan para undangan, KH. R. Abdul Hannan menekankan pentingnya silaturrahmi. Menurutnya, pada sebuah hadits dijanjikan panjang umur dan keluasan rezeki bagi siapa saja yang membudayakan silaturrahmi. Bahkan dikatakan, jika tidak ada pertemuan yang terjadi secara kebetulan. Manusia mengenal satu sama lain didahului oleh hubungan yang terjadi dimasa lampau.

Pihaknya berharap dari pertemuan itu bisa menghadirkan bukti autentik tentang sejarah para wali songo. Semoga dari penelitian tersebut senantiasa mengusung semangat persatuan yang selama ini diwariskan para leluhur. Terakhir dikatakan jika jangan sampai menjadikan nasab sebagai kebanggaan. Namun justru sebagai pelecut semangat untuk berkarya nyata, bermanfaat bagi orang lain seperti para pejuang dimasa lalu.

Baca Juga :  Buka Rapid Test Antigen Gratis di Semua Puskesmas

 

BANGKALAN – Pondok pesantren Al-Ihsani Sendang Dajah Bangkalan kembali menggelar  Halaqoh II Naqobatu Al Ansab Awliya Tis’ah (NAAT) Minggu (09/09). Kegiatan yang digelar rutin setiap tahun itu untuk menjalin silaturahmi munsib muda dari berbagai penjuru nusantara Indonesia. Sekaligus pada kegiatan itu dilakukan pembahasan dan meneliti sejarah melalui manuskrip kuno.

Kegiatan itu dihadiri sekitar 67 ahli Munsib. Termasuk para kiai dan ulama dari berbagai daerah. Para tamu disambut langsung oleh Pengasuh Ponpes Al-Ihsani Sendang Dajah KH. R. Abdul Hannan Ihsan. Bahkan penyambutan para munsib dan kiai disuguhi atraksi drumband. ”Acara dibuka dengan penampilan drumband dari para santri dan dilanjutkan sidang komisi. Salah satunya untuk membahas perjalanan sunan cendana.”kata KH. R. Abdul Hannan.

Baca Juga :  Buka Rapid Test Antigen Gratis di Semua Puskesmas

Di depan para undangan, KH. R. Abdul Hannan menekankan pentingnya silaturrahmi. Menurutnya, pada sebuah hadits dijanjikan panjang umur dan keluasan rezeki bagi siapa saja yang membudayakan silaturrahmi. Bahkan dikatakan, jika tidak ada pertemuan yang terjadi secara kebetulan. Manusia mengenal satu sama lain didahului oleh hubungan yang terjadi dimasa lampau.


Pihaknya berharap dari pertemuan itu bisa menghadirkan bukti autentik tentang sejarah para wali songo. Semoga dari penelitian tersebut senantiasa mengusung semangat persatuan yang selama ini diwariskan para leluhur. Terakhir dikatakan jika jangan sampai menjadikan nasab sebagai kebanggaan. Namun justru sebagai pelecut semangat untuk berkarya nyata, bermanfaat bagi orang lain seperti para pejuang dimasa lalu.

Baca Juga :  Bupati Ra Latif Terharu, Donasi Siswa-Guru Tembus Setengah Miliar

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/