alexametrics
20.5 C
Madura
Sunday, May 29, 2022

Perkuat Kebangkitan Ekonomi Nahdliyin

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat akan berdampak luas, termasuk pada perekonomian masyrakat. DPC PKB Bangkalan bergerak dengan cara memberikan bantuan ratusan kambing, sembako, dan masker untuk pemulihan ekonomi.

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB Syafiuddin melaksanakan kunjungan dapil dengan tema Gerakan Kebangkitan Ekonomi Nahdliyin bersama PC NU Bangkalan kemarin (11/7). Sekaligus menyerahkan 273 kambing, beras, dan masker. Tujuannya, untuk percepatan pemulihan ekonomi.

Syafiuddin mengatakan, launching kebangkitan ekonomi nahdliyin berupa penyerahan ratusan kambing, sembako, dan masker untuk percepatan pemulihan ekonomi. Juga untuk menyambut momentum Hari Jadi PKB yang ke 23 tahun pada 23 Juli mendatang.

Baca Juga :  Gedung DPRD Bakal Jadi Kantor OPD

Dia menyampaikan, ada pesan khusus Ketua Umum PKB Gus Muhaimin. Yakni, PKB harus berbakti kepada NU. Sebagai wujud dan untuk menegaskan kembali secara historis PKB lahir dari NU. “Kebangkitan sektor ekonomi riil masyarakat yang notabene warga NU,” terangnya.

 Dalam pengembangan bidang peternakan, khususnya kambing, warga NU sudah familier dalam melakukan sistem budi dayanya. ”Budi daya kambing ini diharapkan dapat memanfaatkan teknologi tepat guna dan informasi desa usaha tani,” harapnya.

Memanfaatkan seoptimal mungkin potensi alam yang ada untuk mendukung program pemanfaatan potensi lingkungan sekitar dalam budi daya kambing. Menjadi satu kekuatan ekonomi yang dinamisir secara struktural dan kultural terhadap pemberdayaan warga NU. berkorelasi terhadap penguatan kelembagaan NU ke depan.

Baca Juga :  Ra Latif Perjuangkan Pembangunan Terminal dan Pelabuhan

Untuk pengelolaan bantuan kambing, ketua DPC PKB Bangkalan itu menyerahkan sepenuhnya kepada PC NU Bangkalan. Dengan demikian, menjadi kekuatan ekonomi bagi warga NU dalam pemberdayaan dan pengembangan.

 ”Semoga gerakan ini menjadi motivasi dan inspirasi untuk berkolaborasi, song-osong lombhung, dan menjadi model atau pola dalam mengembangkan potensi-potensi lainnya untuk bangkit dan bergerak menjadi lebih baik,” pungkasnya.

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat akan berdampak luas, termasuk pada perekonomian masyrakat. DPC PKB Bangkalan bergerak dengan cara memberikan bantuan ratusan kambing, sembako, dan masker untuk pemulihan ekonomi.

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB Syafiuddin melaksanakan kunjungan dapil dengan tema Gerakan Kebangkitan Ekonomi Nahdliyin bersama PC NU Bangkalan kemarin (11/7). Sekaligus menyerahkan 273 kambing, beras, dan masker. Tujuannya, untuk percepatan pemulihan ekonomi.

Syafiuddin mengatakan, launching kebangkitan ekonomi nahdliyin berupa penyerahan ratusan kambing, sembako, dan masker untuk percepatan pemulihan ekonomi. Juga untuk menyambut momentum Hari Jadi PKB yang ke 23 tahun pada 23 Juli mendatang.

Baca Juga :  Blega Kembali Banjir, Jalan Nasional Macet, Warga Mengungsi

Dia menyampaikan, ada pesan khusus Ketua Umum PKB Gus Muhaimin. Yakni, PKB harus berbakti kepada NU. Sebagai wujud dan untuk menegaskan kembali secara historis PKB lahir dari NU. “Kebangkitan sektor ekonomi riil masyarakat yang notabene warga NU,” terangnya.

 Dalam pengembangan bidang peternakan, khususnya kambing, warga NU sudah familier dalam melakukan sistem budi dayanya. ”Budi daya kambing ini diharapkan dapat memanfaatkan teknologi tepat guna dan informasi desa usaha tani,” harapnya.

Memanfaatkan seoptimal mungkin potensi alam yang ada untuk mendukung program pemanfaatan potensi lingkungan sekitar dalam budi daya kambing. Menjadi satu kekuatan ekonomi yang dinamisir secara struktural dan kultural terhadap pemberdayaan warga NU. berkorelasi terhadap penguatan kelembagaan NU ke depan.

Baca Juga :  BRI Bagi-Bagi Puluhan Hadiah

Untuk pengelolaan bantuan kambing, ketua DPC PKB Bangkalan itu menyerahkan sepenuhnya kepada PC NU Bangkalan. Dengan demikian, menjadi kekuatan ekonomi bagi warga NU dalam pemberdayaan dan pengembangan.

 ”Semoga gerakan ini menjadi motivasi dan inspirasi untuk berkolaborasi, song-osong lombhung, dan menjadi model atau pola dalam mengembangkan potensi-potensi lainnya untuk bangkit dan bergerak menjadi lebih baik,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/