alexametrics
25.4 C
Madura
Monday, May 16, 2022

Gara-Gara Ini Perawat RSUD Meninggal

BANGKALAN – Nahas menimpa Ira Ferawati, 39, warga Jalan Pelabuhan, Nomor 7, RT 003, RW 003, Kelurahan Pangeranan, Bangkalan. Perawat RSUD Syamrabu itu tewas setelah terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Insiden mengenaskan itu terjadi di traffic light perempatan Jalan KH Moh. Kholil, Bangkalan, Senin (10/6) sekitar  pukul 20.30. Korban langsung meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).

Musibah itu terjadi saat Zainuf Efendi mengendarai Yamaha Xeon  M 5468 HY dari selatan di Jalan KH Moh. Kholil. Dia membonceng istrinya, Ira Ferawati, beserta putranya, Zafran yang berusia 4 tahun. Kemudian, dia berhenti di traffic light perempatan KH Moh. Kholil karena lampu merah menyala.

Tak disangka, dari arah belakang melaju Toyota Yaris L 100 ON yang dikemudikan Hoesein Soeropranoto, warga Jalan Banyumas, Nomor 21, Kelurahan/Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Pria 82 tahun ini tidak menguasai kemudi pada saat akan berhenti.

Baca Juga :  Lift Gedung Dewan dari Eropa

”Pengemudi (mobil) salah menginjak gas, bukannya rem,” ungkap Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) kemarin (11/6).

Mobil tersebut tetap melaju dan menabrak bagian belakang Yamaha Xeon yang berhenti. Akibatnya, Ira Ferawati terjatuh ke bahu jalan. ”Setelah menabrak roda dua, kendaraan roda empat juga menabrak tiang traffic light. Setelah itu, mobil terbalik dan menimpa korban,” beber perwira polisi asal Semarang, Jawa Tengah, itu.

Polisi sudah mengamankan barang bukti (BB) dua unit kendaraan, meminta keterangan saksi, olah TKP, dan membawa korban ke RSUD untuk diotopsi. Kerugian materiel diperkirakan Rp 5 juta.

”Kami mengimbau pengendara mengutamakan keselamatan. Untuk selalu waspada dan tidak melanggar lalu lintas,” imbaunya.

Baca Juga :  Kumpulkan Wali Murid, Perpanjang Belajar dari Rumah

Dikonfirmasi terpisah, Kasubbag Umum RSUD Syamrabu Bangkalan Dina Rohayati menyatakan, almarhumah merupakan pribadi yang baik dan rajin. Bahkan, diusulkan menjadi pengganti kepala ruang paviliun yang saat ini.

”Ada rencana seperti itu. Yang jelas, dia (Ira Ferawati) memang baik, rajin, suka menolong, kinerjanya bagus, terampil, dan telaten,” kenangnya.

Pasien yang ditangani almarhumah akan merasa nyaman. Sebab, orangnya memang terampil dan telaten. Pihaknya merasa sangat kehilangan. ”RSUD betul-betul berduka karena kehilangan sosok perawat yang kinerjanya bagus,” tandasnya.

 

BANGKALAN – Nahas menimpa Ira Ferawati, 39, warga Jalan Pelabuhan, Nomor 7, RT 003, RW 003, Kelurahan Pangeranan, Bangkalan. Perawat RSUD Syamrabu itu tewas setelah terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Insiden mengenaskan itu terjadi di traffic light perempatan Jalan KH Moh. Kholil, Bangkalan, Senin (10/6) sekitar  pukul 20.30. Korban langsung meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).

Musibah itu terjadi saat Zainuf Efendi mengendarai Yamaha Xeon  M 5468 HY dari selatan di Jalan KH Moh. Kholil. Dia membonceng istrinya, Ira Ferawati, beserta putranya, Zafran yang berusia 4 tahun. Kemudian, dia berhenti di traffic light perempatan KH Moh. Kholil karena lampu merah menyala.

Tak disangka, dari arah belakang melaju Toyota Yaris L 100 ON yang dikemudikan Hoesein Soeropranoto, warga Jalan Banyumas, Nomor 21, Kelurahan/Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Pria 82 tahun ini tidak menguasai kemudi pada saat akan berhenti.

Baca Juga :  Ribuan KPM PKH Reguler Dicoret

”Pengemudi (mobil) salah menginjak gas, bukannya rem,” ungkap Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) kemarin (11/6).

Mobil tersebut tetap melaju dan menabrak bagian belakang Yamaha Xeon yang berhenti. Akibatnya, Ira Ferawati terjatuh ke bahu jalan. ”Setelah menabrak roda dua, kendaraan roda empat juga menabrak tiang traffic light. Setelah itu, mobil terbalik dan menimpa korban,” beber perwira polisi asal Semarang, Jawa Tengah, itu.

Polisi sudah mengamankan barang bukti (BB) dua unit kendaraan, meminta keterangan saksi, olah TKP, dan membawa korban ke RSUD untuk diotopsi. Kerugian materiel diperkirakan Rp 5 juta.

”Kami mengimbau pengendara mengutamakan keselamatan. Untuk selalu waspada dan tidak melanggar lalu lintas,” imbaunya.

Baca Juga :  Kemenag Bangkalan Tambah Empat CJH Cadangan

Dikonfirmasi terpisah, Kasubbag Umum RSUD Syamrabu Bangkalan Dina Rohayati menyatakan, almarhumah merupakan pribadi yang baik dan rajin. Bahkan, diusulkan menjadi pengganti kepala ruang paviliun yang saat ini.

”Ada rencana seperti itu. Yang jelas, dia (Ira Ferawati) memang baik, rajin, suka menolong, kinerjanya bagus, terampil, dan telaten,” kenangnya.

Pasien yang ditangani almarhumah akan merasa nyaman. Sebab, orangnya memang terampil dan telaten. Pihaknya merasa sangat kehilangan. ”RSUD betul-betul berduka karena kehilangan sosok perawat yang kinerjanya bagus,” tandasnya.

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/