alexametrics
25.3 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Ratusan Ribuan Warga Tak Punya E-KTP

BANGKALAN – Sebanyak 112.593 penduduk di Bangkalan belum melakukan perekaman kartu tanda penduduk eletronik (e-KTP). Kondisi tersebut menjadi atensi bagi pemerintah. Khususnya dinas kependudukan dan pecatatan sipil (dispendukcapil).

Kepala Dispendukcapil Bangkalan Rudiyanto menyampaikan, jumlah penduduk per 30 Juni 2018 tercatat 1.068.717 jiwa. Penduduk dengan kategori wajib KTP 797.602 orang. Tetapi, baru 685.009 penduduk yang melakukan perekaman.

”Setiap hari bisa bertambah yang belum merekam. Karena ada yang baru masuk usia 17 tahun,” ujarnya kemarin (11/1).

Dispendukcapil menggenjot sosialisasi kepada masyarakat untuk mengurus e-KTP. Kartu identitas kependudukan tersebut sangat penting. Misalnya, untuk pelayanan kesehatan, pendidikan, sosial, dan sebagainya.

Jika warga memang tidak bisa mengurus perekaman, Rudi mengaku lembaganya memberikan pelayanan mobile. Misalnya, di daerah-daerah yang dilaporkan masih banyak warga belum melakukan perekaman didatangkan mobil pelayanan kependudukan. Termasuk bagi penduduk lanjut usia (lansia) yang sudah tidak bisa berjalan.

Baca Juga :  Jelang Pemilu, Wabup Sampang Ajak Semua Pihak Jaga Kondusifitas

”Kami jemput bola. Kami fasilitasi. Kami juga melakukan perekaman di rutan dan pondok pesantren beberapa waktu lalu,” ujar pria yang akrab disapa Rudi itu.

Untuk perekaman, warga bisa melakukannya di setiap kantor kecamatan di Bangkalan. Atau bisa langsung mendatangi kantor Dispendukcapil Bangkalan. Rudi berharap, masyarakat lebih partisipatif dalam perekaman e-KTP.

”Pelayanan tetap kami berikan selama hari kerja. Pengurusan KTP itu gratis. Tidak dipungut biaya. Jadi bagi yang belum merekam, segera mengurus,” tegasnya. 

BANGKALAN – Sebanyak 112.593 penduduk di Bangkalan belum melakukan perekaman kartu tanda penduduk eletronik (e-KTP). Kondisi tersebut menjadi atensi bagi pemerintah. Khususnya dinas kependudukan dan pecatatan sipil (dispendukcapil).

Kepala Dispendukcapil Bangkalan Rudiyanto menyampaikan, jumlah penduduk per 30 Juni 2018 tercatat 1.068.717 jiwa. Penduduk dengan kategori wajib KTP 797.602 orang. Tetapi, baru 685.009 penduduk yang melakukan perekaman.

”Setiap hari bisa bertambah yang belum merekam. Karena ada yang baru masuk usia 17 tahun,” ujarnya kemarin (11/1).


Dispendukcapil menggenjot sosialisasi kepada masyarakat untuk mengurus e-KTP. Kartu identitas kependudukan tersebut sangat penting. Misalnya, untuk pelayanan kesehatan, pendidikan, sosial, dan sebagainya.

Jika warga memang tidak bisa mengurus perekaman, Rudi mengaku lembaganya memberikan pelayanan mobile. Misalnya, di daerah-daerah yang dilaporkan masih banyak warga belum melakukan perekaman didatangkan mobil pelayanan kependudukan. Termasuk bagi penduduk lanjut usia (lansia) yang sudah tidak bisa berjalan.

Baca Juga :  Pendaftaran PPDB SD-SMP Ditutup

”Kami jemput bola. Kami fasilitasi. Kami juga melakukan perekaman di rutan dan pondok pesantren beberapa waktu lalu,” ujar pria yang akrab disapa Rudi itu.

Untuk perekaman, warga bisa melakukannya di setiap kantor kecamatan di Bangkalan. Atau bisa langsung mendatangi kantor Dispendukcapil Bangkalan. Rudi berharap, masyarakat lebih partisipatif dalam perekaman e-KTP.

”Pelayanan tetap kami berikan selama hari kerja. Pengurusan KTP itu gratis. Tidak dipungut biaya. Jadi bagi yang belum merekam, segera mengurus,” tegasnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Minta Petani Cerdas Jual Garam

HA dan Haji Idi

Artikel Terbaru

/