alexametrics
28.8 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

Prioritaskan 12 Penyandang Disabilitas

BANGKALAN – Kementerian Sosial (Kemensos) setiap tahun memprogramkan bantuan sosial (bansos) bagi penyandang disabilitas. Namun, tidak semua orang dengan kecacatan berat (ODKB) mendapat bantuan dari pemerintah pusat.

Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan Ahmad Riady menerangkan, tahun 2019 pihaknya akan mengajukan 32 ODKB untuk mendapat bansos. Tahun 2018 sebanyak 20 penyandang disabilitas sudah mendapat bantuan. ”Sisanya 12 orang belum dapat bantuan,” ungkapnya Minggu (9/12).

Belasan ODKB yang belum mendapat bansos bakal menjadi prioritas pengajuan 2019. Untuk 2018, pihaknya mengusulkan 29 ODKB ke kementerian. Namun, hanya 20 orang yang mendapat bantuan. ”Harapannya bisa dibantu semua. Kalau cuma sebagian, jadi tidak enak dengan yang belum pernah dapat bantuan,” tuturnya.

Baca Juga :  Gugatan Mantan Wakil Ketua BPD Mrandung Kandas

Tidak semua penyandang disabilitas bisa menerima bansos. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Di antaranya, berasal dari keluarga miskin. Bansos diberikan kepada penyandang disabilitas berat.

Kriteria penyandang disabilitas selanjutnya yakni bagi yang sudah tidak dapat direhabilitasi. Kemudian, tidak bisa beraktivitas sehari-hari. Masih tergantung pada bantuan orang lain, seperti makan, minum, mandi, dan sebagainya.

”Sudah tidak bisa berbuat banyak. Tidak mampu menghidupi diri sendiri. Tidak memiliki sumber penghasilan tetap untuk memenuhi kebutuhan. Itu beberapa kriterianya,” kata Ahmad saat dikonfirmasi.

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurrahman Thohir mendorong dinsos memperjuangkan penyandang disabilitas agar mendapat bansos. Dengan begitu, bisa meringankan beban keluarga. ”Setidaknya, penyandang disabilitas yang tercatat diajukan semua,” katanya. 

Baca Juga :  Tertibkan PKL Mokong, Satpol PP Angkut Barang Jualan

BANGKALAN – Kementerian Sosial (Kemensos) setiap tahun memprogramkan bantuan sosial (bansos) bagi penyandang disabilitas. Namun, tidak semua orang dengan kecacatan berat (ODKB) mendapat bantuan dari pemerintah pusat.

Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan Ahmad Riady menerangkan, tahun 2019 pihaknya akan mengajukan 32 ODKB untuk mendapat bansos. Tahun 2018 sebanyak 20 penyandang disabilitas sudah mendapat bantuan. ”Sisanya 12 orang belum dapat bantuan,” ungkapnya Minggu (9/12).

Belasan ODKB yang belum mendapat bansos bakal menjadi prioritas pengajuan 2019. Untuk 2018, pihaknya mengusulkan 29 ODKB ke kementerian. Namun, hanya 20 orang yang mendapat bantuan. ”Harapannya bisa dibantu semua. Kalau cuma sebagian, jadi tidak enak dengan yang belum pernah dapat bantuan,” tuturnya.

Baca Juga :  Lima Perusahaan Tak Beroperasi

Tidak semua penyandang disabilitas bisa menerima bansos. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Di antaranya, berasal dari keluarga miskin. Bansos diberikan kepada penyandang disabilitas berat.

Kriteria penyandang disabilitas selanjutnya yakni bagi yang sudah tidak dapat direhabilitasi. Kemudian, tidak bisa beraktivitas sehari-hari. Masih tergantung pada bantuan orang lain, seperti makan, minum, mandi, dan sebagainya.

”Sudah tidak bisa berbuat banyak. Tidak mampu menghidupi diri sendiri. Tidak memiliki sumber penghasilan tetap untuk memenuhi kebutuhan. Itu beberapa kriterianya,” kata Ahmad saat dikonfirmasi.

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurrahman Thohir mendorong dinsos memperjuangkan penyandang disabilitas agar mendapat bansos. Dengan begitu, bisa meringankan beban keluarga. ”Setidaknya, penyandang disabilitas yang tercatat diajukan semua,” katanya. 

Baca Juga :  Bertambah 174, Butuh Ribuan Guru PNS

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/