alexametrics
24 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

Penataan PJU Rp 2,4 Miliar Lamban

BANGKALAN – Pengerjaan penataan penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Raya Telang, Kamal menuju Jalan Raya Jukong, Labang, dinilai lamban. PT Sarana Berkarya selaku rekanan proyek senilai Rp 2,4 miliar itu dituntut untuk bekerja maksimal.

Sesuai kontrak, kegiatan di Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) dilaksanakan mulai 14 Juni hingga 11 Oktober mendatang. Sayangnya, hingga Kamis (10/8), capaian pengerjaan baru pada pemasangan beton penyangga tiang PJU. Sementara tiang, lampu, dan kabel belum ada.

Wakil Presiden Mahasiswa (Presma) UTM Taufik Hidayah mendesak rekanan agar segera menyelesaikan proyek tersebut. Sebab, di jalan tersebut masih gelap dan rawan aksi kriminal. ”Pemasangan PJU itu lebih cepat lebih baik,” desaknya.

Baca Juga :  Kemenkeu Pangkas Tukin-Gaji Ke-13

Dia yakin, jika ada penerangan, aksi tindak kejahatan bisa turun bahkan bisa diberantas. ”Kalau daerah kampus ke barat masih ada PJU. Tapi kalau menuju timur, gelap gulita di malam hari,” tambahnya.

Taufik Hidayah mengungkapkan, kondisi yang gelap gulita menjadi pemicu terjadinya kriminalitas. Seperti perampokan, maupun pembegalan kendaraan bermotor.

Kepala Divisi Data dan Informasi BPWS Pandid Indrawan mengatakan sudah berkoordinasi dengan PT Sarana Berkarya Sejahtera. Proyek pemasangan PJU secepatnya diselesaikan. ”Sekarang kan sudah dilakukan pengerjaan,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, proyek pemasangan PJU tidak sama dengan proyek konstruksi lainnya. Sebab pengerjaan proyek tidak membutuhkan waktu lama.

Pelaksana Lapangan PT Sarana Berkarya Johan menegaskan, proyek penataan PJU itu dalam tahap pengerjaan. Dia mengakui, saat ini baru beton fondasi penyangga tiang penataan PJU yang sudah dilakukan.

Baca Juga :  Pasien Meninggal setelah Melahirkan

Menurut Johan, pemasangan tiang PJU harus menunggu beton fondasi benar-benar kering. Jadi nanti ketika ada pemasangan tiang dan kabel, beton tersebut kuat. ”Kan sudah dikerjakan,” terangnya.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak PLN. Namun, lagi-lagi masih menunggu beton fondasi penyangga tiang kering dulu. Selain itu, pemasangan PJU tidak mungkin melebihi deadline.

”Yang jelas pekerjaan ini tidak mungkin melebihi batas waktu akhir. Kami akan usahakan secepatnya merampungkan proyek penataan PJU ini,” janjinya.

BANGKALAN – Pengerjaan penataan penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Raya Telang, Kamal menuju Jalan Raya Jukong, Labang, dinilai lamban. PT Sarana Berkarya selaku rekanan proyek senilai Rp 2,4 miliar itu dituntut untuk bekerja maksimal.

Sesuai kontrak, kegiatan di Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) dilaksanakan mulai 14 Juni hingga 11 Oktober mendatang. Sayangnya, hingga Kamis (10/8), capaian pengerjaan baru pada pemasangan beton penyangga tiang PJU. Sementara tiang, lampu, dan kabel belum ada.

Wakil Presiden Mahasiswa (Presma) UTM Taufik Hidayah mendesak rekanan agar segera menyelesaikan proyek tersebut. Sebab, di jalan tersebut masih gelap dan rawan aksi kriminal. ”Pemasangan PJU itu lebih cepat lebih baik,” desaknya.

Baca Juga :  Putri Anggota TNI yang Pilih Jadi Polwan

Dia yakin, jika ada penerangan, aksi tindak kejahatan bisa turun bahkan bisa diberantas. ”Kalau daerah kampus ke barat masih ada PJU. Tapi kalau menuju timur, gelap gulita di malam hari,” tambahnya.

Taufik Hidayah mengungkapkan, kondisi yang gelap gulita menjadi pemicu terjadinya kriminalitas. Seperti perampokan, maupun pembegalan kendaraan bermotor.

Kepala Divisi Data dan Informasi BPWS Pandid Indrawan mengatakan sudah berkoordinasi dengan PT Sarana Berkarya Sejahtera. Proyek pemasangan PJU secepatnya diselesaikan. ”Sekarang kan sudah dilakukan pengerjaan,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, proyek pemasangan PJU tidak sama dengan proyek konstruksi lainnya. Sebab pengerjaan proyek tidak membutuhkan waktu lama.

Pelaksana Lapangan PT Sarana Berkarya Johan menegaskan, proyek penataan PJU itu dalam tahap pengerjaan. Dia mengakui, saat ini baru beton fondasi penyangga tiang penataan PJU yang sudah dilakukan.

Baca Juga :  Progres Pembangunan Lanskap KKJSM 70 Persen

Menurut Johan, pemasangan tiang PJU harus menunggu beton fondasi benar-benar kering. Jadi nanti ketika ada pemasangan tiang dan kabel, beton tersebut kuat. ”Kan sudah dikerjakan,” terangnya.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak PLN. Namun, lagi-lagi masih menunggu beton fondasi penyangga tiang kering dulu. Selain itu, pemasangan PJU tidak mungkin melebihi deadline.

”Yang jelas pekerjaan ini tidak mungkin melebihi batas waktu akhir. Kami akan usahakan secepatnya merampungkan proyek penataan PJU ini,” janjinya.

Artikel Terkait

Most Read

Penerima PKH Datangi Kejari

Rehabilitasi RKS SDN Gunung Sekar 2 Tuntas

Polisi Bekuk Komplotan Curas

Artikel Terbaru

/