alexametrics
21.7 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

Warga Terpapar Korona Tembus 231 Orang

BANGKALAN – Persebaran Covid-19 kian menjadi. Per 10 Juni kemarin, warga Madura yang terpapar virus korona tembus 231 orang. Perinciannya, 104 orang asal Bangkalan, 59 Sampang, 52 Pamekasan, dan 16 Sumenep.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Sudiyo mengungkapkan, peta pasien positif Covid-19 per 9 Juni 94 orang. Namun, teranyar ada penambahan 10 orang yang terpapar virus korona.s

”Tembus 104 orang. Tetapi, masih ada yang terus dilakukan pencarian alamat. Hanya, yang sudah dikantongi 10 orang tambahannya,” ujar dia kemarin (10/6).

Menurut Sudiyo, dari 10 orang tambahan positif Covid-19 tersebut, 5 orang berdasarkan hasil rapid test masal di Kecamatan Kamal. Sisa satu orang yang masih dilakukan pencocokan alamat.

Baca Juga :  Vaksin Aman, Masyarakat Jadi Sehat

”Rapid test masal di Kamal kan ada 25 orang. Hasil swab keluar 6 orang yang positif Covid-19. Tetapi, yang bisa di-update baru 5 orang,”  kata pejabat yang akrab disapa Yoyok itu.

Adapun lima orang lainnya sebagian berobat mandiri, dan swab dikirim gugus tugas. ”Intinya, untuk tambahan per 10 Juni ada 10 orang,” sebutnya.

Sebenarnya, kata Yoyok, kegiatan rapid test masal cenderung membuat angka positif Covid-19 di Bangkalan mengalami peningkatan signifikan. Namun, tujuannya semata-mata tidak lain agar cepat diketahui siapa saja yang terpapar.

”Biar ini cepat selesai, tidak ada lagi yang terpapar. Karena itu, langsung dilakukan rapid test masal,” tuturnya.

Mantan Kapus Blega itu mengaku, ada kemungkinan rapid test masal digelar kembali. Hanya, pihaknya masih ingin melihat kondisi dulu. Jika ternyata fakta di lapangan ada potensi banyak yang terpapar, tentu akan mengajukan kembali ke Tim Covid-19 Hunter Pemprov Jatim untuk di-rapid test.

Baca Juga :  Kiai, Sosmed, dan Belajar dari Covid-19

”Karena hanya lima kabupaten/kota di Jatim yang mengajukan rapid test masal. Salah satunya Bangkalan,” tandasnya. 

BANGKALAN – Persebaran Covid-19 kian menjadi. Per 10 Juni kemarin, warga Madura yang terpapar virus korona tembus 231 orang. Perinciannya, 104 orang asal Bangkalan, 59 Sampang, 52 Pamekasan, dan 16 Sumenep.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Sudiyo mengungkapkan, peta pasien positif Covid-19 per 9 Juni 94 orang. Namun, teranyar ada penambahan 10 orang yang terpapar virus korona.s

”Tembus 104 orang. Tetapi, masih ada yang terus dilakukan pencarian alamat. Hanya, yang sudah dikantongi 10 orang tambahannya,” ujar dia kemarin (10/6).

Menurut Sudiyo, dari 10 orang tambahan positif Covid-19 tersebut, 5 orang berdasarkan hasil rapid test masal di Kecamatan Kamal. Sisa satu orang yang masih dilakukan pencocokan alamat.

Baca Juga :  Aktivitas Penyeberangan Ramai Jelang Lebaran

”Rapid test masal di Kamal kan ada 25 orang. Hasil swab keluar 6 orang yang positif Covid-19. Tetapi, yang bisa di-update baru 5 orang,”  kata pejabat yang akrab disapa Yoyok itu.

Adapun lima orang lainnya sebagian berobat mandiri, dan swab dikirim gugus tugas. ”Intinya, untuk tambahan per 10 Juni ada 10 orang,” sebutnya.

Sebenarnya, kata Yoyok, kegiatan rapid test masal cenderung membuat angka positif Covid-19 di Bangkalan mengalami peningkatan signifikan. Namun, tujuannya semata-mata tidak lain agar cepat diketahui siapa saja yang terpapar.

”Biar ini cepat selesai, tidak ada lagi yang terpapar. Karena itu, langsung dilakukan rapid test masal,” tuturnya.

Mantan Kapus Blega itu mengaku, ada kemungkinan rapid test masal digelar kembali. Hanya, pihaknya masih ingin melihat kondisi dulu. Jika ternyata fakta di lapangan ada potensi banyak yang terpapar, tentu akan mengajukan kembali ke Tim Covid-19 Hunter Pemprov Jatim untuk di-rapid test.

Baca Juga :  Satu Petugas Dampingi 400 Lebih KPM

”Karena hanya lima kabupaten/kota di Jatim yang mengajukan rapid test masal. Salah satunya Bangkalan,” tandasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/