alexametrics
20.6 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Bupati Ra Latif Ajak Gelorakan Semangat Gotong Royong

 

BANGKALAN – Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Pahlawan di halaman kantor pemkab, Rabu (10/11). Dalam momen bersejarah itu, Ra Latif mengajak masyarakat gelorakan semangat Gotong Royong. Setelah upacara, bupati bersama forkopimda berziarah ke Taman Makam Pahlawan.

Ra Latif mengatakan, Indonesia pernah mengalami penjajahan panjang dan menyakitkan. Keberhasilan melepaskan diri dari penjajahan baru bisa terwujud setelah bangsa Indonesia bersatu. Yakni, dengan mengesampingkan perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

”Untuk kita harus menggelorakan semangat gotong royong demi menjaga persatuan dan dan kesatuan bangsa ini,” ajak mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu.

Baca Juga :  Lelang Peningkatan Jalan Batokoceng-Galis Dajah Disoal

Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yang menjadi momen lahirnya Hari Pahlawan harus dijadikan refleksi oleh generasi penerus saat ini. Sebab, pertempuran itu terjadi berkat adanya tekad dan kegigihan para pejuang demi bisa mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Walaupun sebenarnya pertempuran itu secara akal sehat sulit dimenangkan. Sebab, pejuang di Kota Pahlawan hanya bermodalkan peralatan seadanya. Sementara penjajah menggunakan alat-alat tempur canggih.

”Semangat, tekad, dan keyakinan pahlawan harus dapat menginspirasi kita demi bisa mengalahkan musuh yang sesungguhnya. Yaitu kemiskinan dan kebodohan,” tegas Ra Latif.

Indonesia memiliki potensi besar dalam memenangkan peperangan melawan kemiskinan dan kebodohan. Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah. ”Tantangannya, hanya dibutuhkan kerja keras, inovasi, dan kreativitas yang tinggi,” terangnya.

Baca Juga :  Pinjam Buku Perpusda Harus Punya KTA

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan Agus Zein mengutarakan, pada momen peringatan Hari Pahlawan saat ini, seyogianya semua generasi mengenang serta meneladani perjuangan dan pengorbanan pahlawan terhadap bangsa dan negara. Utamanya masalah kesatuan dan persatuan.

”Muaranya diharapkan mampu meningkatkan solidaritas dan keutuhan NKRI,” tandasnya. (jup/onk)

 

BANGKALAN – Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Pahlawan di halaman kantor pemkab, Rabu (10/11). Dalam momen bersejarah itu, Ra Latif mengajak masyarakat gelorakan semangat Gotong Royong. Setelah upacara, bupati bersama forkopimda berziarah ke Taman Makam Pahlawan.

Ra Latif mengatakan, Indonesia pernah mengalami penjajahan panjang dan menyakitkan. Keberhasilan melepaskan diri dari penjajahan baru bisa terwujud setelah bangsa Indonesia bersatu. Yakni, dengan mengesampingkan perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

”Untuk kita harus menggelorakan semangat gotong royong demi menjaga persatuan dan dan kesatuan bangsa ini,” ajak mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu.

Baca Juga :  Turunkan Sebaran Korona, Polres Bangkalan Bentuk Mobile Covid Hunter

Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yang menjadi momen lahirnya Hari Pahlawan harus dijadikan refleksi oleh generasi penerus saat ini. Sebab, pertempuran itu terjadi berkat adanya tekad dan kegigihan para pejuang demi bisa mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Walaupun sebenarnya pertempuran itu secara akal sehat sulit dimenangkan. Sebab, pejuang di Kota Pahlawan hanya bermodalkan peralatan seadanya. Sementara penjajah menggunakan alat-alat tempur canggih.

”Semangat, tekad, dan keyakinan pahlawan harus dapat menginspirasi kita demi bisa mengalahkan musuh yang sesungguhnya. Yaitu kemiskinan dan kebodohan,” tegas Ra Latif.

Indonesia memiliki potensi besar dalam memenangkan peperangan melawan kemiskinan dan kebodohan. Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah. ”Tantangannya, hanya dibutuhkan kerja keras, inovasi, dan kreativitas yang tinggi,” terangnya.

Baca Juga :  Pulangkan Enam OTG Bebas Covid-19

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan Agus Zein mengutarakan, pada momen peringatan Hari Pahlawan saat ini, seyogianya semua generasi mengenang serta meneladani perjuangan dan pengorbanan pahlawan terhadap bangsa dan negara. Utamanya masalah kesatuan dan persatuan.

”Muaranya diharapkan mampu meningkatkan solidaritas dan keutuhan NKRI,” tandasnya. (jup/onk)

Artikel Terkait

Komitmen Tekan AKI-AKB

Menjaga Kesehatan Tulang

Pasar Tumpah Picu Kemacetan

Most Read

Artikel Terbaru

/