alexametrics
24 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

Pelaku Curanmor di Sakera Barbershop Bridal Terekam CCTV

BANGKALAN – Suasana di sepanjang Jalan KH. Moh. Kholil, Bangkalan, tergolong ramai. Kendaraan bermotor lalu lalang di jalan raya tersebut. Juga tidak sedikit kendaraan yang menyeberang di Gang VII dan VIII Kelurahan Demangan, Kota Bangkalan.

Di gang VII itu terdapat Sakera Barbershop Bridal dan Salon yang kerap terjadi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Sekitar pukul 09.00 Senin (9/10), toko tersebut belum buka.

curanmor terjadi Minggu (8/10) sekitar pukul 19.30. Motor Honda Beat nomor polisi (nopol) M 4720 HV raib digondol maling. Motor itu milik Arum Sari, warga Dusun Duwa Batoh, Desa Petaonan, Kecamatan Socah, Bangkalan.

Perempuan 18 tahun itu merupakan karyawan Sakera Barbershop Bridal dan Salon. Sebelum memulai aktivitasnya, dia tidak pernah lupa mengunci setir dan menutup magnet penutup kunci motor.

Tak berselang lama, dua orang yang diduga pelaku curanmor dengan mengendarai Beat hitam datang dari selatan. Mereka langsung masuk halaman parkir tempat usaha tersebut. Pelaku yang berposisi sebagai joki turun dari motornya.

Sedangkan temannya yang mengenakan baju biru beralih posisi untuk mengendarai motor. Sebelum menunggangi kendaraan milik korban, pelaku yang berbaju merah melihat situasi.

Saat kondisi sepi, pelaku langsung menunggangi motor Arum. Namun, masih ada seorang warga yang melintas dari utara menuju selatan. Pelaku tetap bertahan di lokasi.

Baca Juga :  Waspada, Pelaku Curanmor Bawa Senpi

Tak lama kemudian, melintas lelaki dan perempuan dari utara menuju selatan. Pelaku tetap berada di posisi semula. Merasa sudah aman, pelaku yang mengenakan motor miliknya berangkat terlebih dahulu ke utara.

Eksekutor masih mencongkel kunci stang motor milik korban. Tidak sampai satu menit, pelaku berhasil mencongkel kunci stang motor dengan kunci T. Pelaku lantas membawa kabur motor ke utara.

Sekitar pukul 20.00, saat keluar dari salon, korban kaget melihat motor kreditnya hilang. Dia kebingunngan dan hanya bisa menangis. Saat koran ini tiba di lokasi, Arum belum datang ke tempat kerjanya. Hanya Arif yang menceritakan peristiwa curanmor itu.

Arif menuturkan, sebelum curanmor terjadi, salon masih ramai pengunjung. Namun, saat pelaku melancarkan aksi, dia bersama Arum melayani satu pelanggan.

Curanmor berlangsung begitu cepat. Dalam sekejap pelaku dengan mudah menggasak motor Arum. ”Padahal sudah dikunci setir. Tapi, pelaku begitu cepat mengambil motor itu,” ujarnya.

Kejadian yang menimpa Arum bukan yang pertama. Sudah tiga kali curanmor terjadi di lokasi tersebut. Pada 2016, Vario milik Slamet Ariyadi digondol maling.

Baca Juga :  Pengajuan Kuota 3.569 CPNS Belum Direspon Kemen PAN-RB

Pada April 2017, Honda Beat milik pelanggan diembat pelaku kejahatan. Selama dua kali itu, polisi gagal menangkap pelaku. Sebab, saat itu pemilik Sakera Barbershop Bridal dan Salon belum memasang CCTV.

Demi keamanan, pemilik tempat usaha memasang CCTV. Namun, pencurian tetap terjadi dan menimpa Arum. ”Sudah tiga kali, tapi pelaku curanmor belum ada yang ditangkap,” paparnya.

Arum mengaku baru lima bulan bekerja di Sakera Barbershop Bridal dan Salon. Setiap hari sekitar pukul 10.00 dia berangkat kerja. Sedangkan pukul 21.00 dia pulang dari tempat kerjanya.

Motor yang digunakan bukan miliknya, tapi milik embak kandungnya. Menurut Arum, motor tersebut merupakan kreditan.

Dia berharap, polisi mampu menangkap pelaku dan motor bisa kembali. ”Mudah-mudahan pak polisi bisa menangkap pelaku,” ucapnya.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Anton widodo membenarkan terjadinya curanmor tersebut. Pihaknya telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Selain itu, pihaknya meminta keterangan korban dan saksi mata.

Polisi sudah memiliki rekaman video saat pelaku curanmor melancarkan aksi. Namun, polisi masih mengembangkan penyelidikan. ”Sabar dulu. Masih proses lidik. Anggota sudah kerja keras untuk memburu pelaku,” ucapnya. 

BANGKALAN – Suasana di sepanjang Jalan KH. Moh. Kholil, Bangkalan, tergolong ramai. Kendaraan bermotor lalu lalang di jalan raya tersebut. Juga tidak sedikit kendaraan yang menyeberang di Gang VII dan VIII Kelurahan Demangan, Kota Bangkalan.

Di gang VII itu terdapat Sakera Barbershop Bridal dan Salon yang kerap terjadi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Sekitar pukul 09.00 Senin (9/10), toko tersebut belum buka.

curanmor terjadi Minggu (8/10) sekitar pukul 19.30. Motor Honda Beat nomor polisi (nopol) M 4720 HV raib digondol maling. Motor itu milik Arum Sari, warga Dusun Duwa Batoh, Desa Petaonan, Kecamatan Socah, Bangkalan.


Perempuan 18 tahun itu merupakan karyawan Sakera Barbershop Bridal dan Salon. Sebelum memulai aktivitasnya, dia tidak pernah lupa mengunci setir dan menutup magnet penutup kunci motor.

Tak berselang lama, dua orang yang diduga pelaku curanmor dengan mengendarai Beat hitam datang dari selatan. Mereka langsung masuk halaman parkir tempat usaha tersebut. Pelaku yang berposisi sebagai joki turun dari motornya.

Sedangkan temannya yang mengenakan baju biru beralih posisi untuk mengendarai motor. Sebelum menunggangi kendaraan milik korban, pelaku yang berbaju merah melihat situasi.

Saat kondisi sepi, pelaku langsung menunggangi motor Arum. Namun, masih ada seorang warga yang melintas dari utara menuju selatan. Pelaku tetap bertahan di lokasi.

Baca Juga :  Sheila On 7 Manjakan Fans dengan Album Kenangan

Tak lama kemudian, melintas lelaki dan perempuan dari utara menuju selatan. Pelaku tetap berada di posisi semula. Merasa sudah aman, pelaku yang mengenakan motor miliknya berangkat terlebih dahulu ke utara.

Eksekutor masih mencongkel kunci stang motor milik korban. Tidak sampai satu menit, pelaku berhasil mencongkel kunci stang motor dengan kunci T. Pelaku lantas membawa kabur motor ke utara.

Sekitar pukul 20.00, saat keluar dari salon, korban kaget melihat motor kreditnya hilang. Dia kebingunngan dan hanya bisa menangis. Saat koran ini tiba di lokasi, Arum belum datang ke tempat kerjanya. Hanya Arif yang menceritakan peristiwa curanmor itu.

Arif menuturkan, sebelum curanmor terjadi, salon masih ramai pengunjung. Namun, saat pelaku melancarkan aksi, dia bersama Arum melayani satu pelanggan.

Curanmor berlangsung begitu cepat. Dalam sekejap pelaku dengan mudah menggasak motor Arum. ”Padahal sudah dikunci setir. Tapi, pelaku begitu cepat mengambil motor itu,” ujarnya.

Kejadian yang menimpa Arum bukan yang pertama. Sudah tiga kali curanmor terjadi di lokasi tersebut. Pada 2016, Vario milik Slamet Ariyadi digondol maling.

Baca Juga :  Wisuda ke-XXV, UTM Cetak 692 Generasi Terbaik

Pada April 2017, Honda Beat milik pelanggan diembat pelaku kejahatan. Selama dua kali itu, polisi gagal menangkap pelaku. Sebab, saat itu pemilik Sakera Barbershop Bridal dan Salon belum memasang CCTV.

Demi keamanan, pemilik tempat usaha memasang CCTV. Namun, pencurian tetap terjadi dan menimpa Arum. ”Sudah tiga kali, tapi pelaku curanmor belum ada yang ditangkap,” paparnya.

Arum mengaku baru lima bulan bekerja di Sakera Barbershop Bridal dan Salon. Setiap hari sekitar pukul 10.00 dia berangkat kerja. Sedangkan pukul 21.00 dia pulang dari tempat kerjanya.

Motor yang digunakan bukan miliknya, tapi milik embak kandungnya. Menurut Arum, motor tersebut merupakan kreditan.

Dia berharap, polisi mampu menangkap pelaku dan motor bisa kembali. ”Mudah-mudahan pak polisi bisa menangkap pelaku,” ucapnya.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Anton widodo membenarkan terjadinya curanmor tersebut. Pihaknya telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Selain itu, pihaknya meminta keterangan korban dan saksi mata.

Polisi sudah memiliki rekaman video saat pelaku curanmor melancarkan aksi. Namun, polisi masih mengembangkan penyelidikan. ”Sabar dulu. Masih proses lidik. Anggota sudah kerja keras untuk memburu pelaku,” ucapnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/