alexametrics
21 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Masa Kontrak Proyek Skep sampai Desember

BANGKALAN – Proyek pembangunan fisik fasilitas Stadion Kerapan Sapi (Skep) R. P. Moh. Noer masuk tahap pengerjaan. Kegiatan senilai Rp 1,5 miliar itu ditaksir selesai Oktober meskipun masa kontrak hingga Desember.

Kepala Disbudpar Bangkalan Mohammad Hasan Faisol mengutarakan, proyek pembangunan fisik fasilitas Skep R. P. Moh. Noer masuk tahap finishing. Saat ini hasil pengerjaan hampir 80 persen. ”Kalau tidak ada kendala, Oktober ini selesai,” katanya kemarin (9/9).

Pembangunan kios-kios dan tempat kuliner serta toilet sudah berdiri. Sebab itu, tidak ada alasan bagi rekanan untuk tidak menyelesaikan tepat waktu. ”Selalu kami monitor. Tujuannya, agar tidak dikerjakan asal-asalan,” ujarnya.

Faisol menyampaikan, dana yang diperoleh untuk proyek ini penuh dengan perjuangan. Harus antre dengan kabupaten kota lain agar pemerintah pusat mengucurkan dana tersebut untuk Bangkalan. ”Akhirnya dapat meskipun tidak sebesar yang kami harapkan,” terangnya.

Baca Juga :  Pembangunan Jembatan Lingkar Barat Disoal

Dengan penambahan fasilitas itu, Skep R. P. Moh. Noer bisa lebih ideal. Bahkan, membuat para pengunjung dimanjakan. Sebab, ketika ada lomba karapan sapi, kios-kios itu bisa ditempati untuk penjualan suvenir.

”Kalau dulu tidak ada. Sekarang pengunjung bisa bawa oleh-oleh khas Bangkalan setelah melihat karapan sapi,” ujar Faisol.

Pengelolaan Skep R. P. Moh. Noer bakal dibuat tambah ramai. Hal tersebut juga bisa mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). ”Datang ke karapan sapi, tidak hanya nonton, tapi juga ada wisata kuliner,” paparnya.

Anggota DPRD Bangkalan Musawwir mengatakan, sepanjang dikerjakan sesuai perencanaan, tidak ada persoalan proyek Skep selesai sebelum masa kontrak. ”Jangan dikerjakan asal-asalan. Cepat selesai itu boleh, tapi kualitas diutamakan,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Tarif Parkir Naik 100 Persen
- Advertisement -

BANGKALAN – Proyek pembangunan fisik fasilitas Stadion Kerapan Sapi (Skep) R. P. Moh. Noer masuk tahap pengerjaan. Kegiatan senilai Rp 1,5 miliar itu ditaksir selesai Oktober meskipun masa kontrak hingga Desember.

Kepala Disbudpar Bangkalan Mohammad Hasan Faisol mengutarakan, proyek pembangunan fisik fasilitas Skep R. P. Moh. Noer masuk tahap finishing. Saat ini hasil pengerjaan hampir 80 persen. ”Kalau tidak ada kendala, Oktober ini selesai,” katanya kemarin (9/9).

Pembangunan kios-kios dan tempat kuliner serta toilet sudah berdiri. Sebab itu, tidak ada alasan bagi rekanan untuk tidak menyelesaikan tepat waktu. ”Selalu kami monitor. Tujuannya, agar tidak dikerjakan asal-asalan,” ujarnya.


Faisol menyampaikan, dana yang diperoleh untuk proyek ini penuh dengan perjuangan. Harus antre dengan kabupaten kota lain agar pemerintah pusat mengucurkan dana tersebut untuk Bangkalan. ”Akhirnya dapat meskipun tidak sebesar yang kami harapkan,” terangnya.

Baca Juga :  Seluruh Anggota DPRD Pamekasan Sepakat Tol Trans Madura Dibangun

Dengan penambahan fasilitas itu, Skep R. P. Moh. Noer bisa lebih ideal. Bahkan, membuat para pengunjung dimanjakan. Sebab, ketika ada lomba karapan sapi, kios-kios itu bisa ditempati untuk penjualan suvenir.

”Kalau dulu tidak ada. Sekarang pengunjung bisa bawa oleh-oleh khas Bangkalan setelah melihat karapan sapi,” ujar Faisol.

Pengelolaan Skep R. P. Moh. Noer bakal dibuat tambah ramai. Hal tersebut juga bisa mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). ”Datang ke karapan sapi, tidak hanya nonton, tapi juga ada wisata kuliner,” paparnya.

Anggota DPRD Bangkalan Musawwir mengatakan, sepanjang dikerjakan sesuai perencanaan, tidak ada persoalan proyek Skep selesai sebelum masa kontrak. ”Jangan dikerjakan asal-asalan. Cepat selesai itu boleh, tapi kualitas diutamakan,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Tarif Parkir Naik 100 Persen
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Mahasiswa FISIB dan FEB Harumkan UTM

Ratusan Nelayan Lurug Satpolair

Pembangunan Puskesmas Rp 5 M Molor

Artikel Terbaru

/