alexametrics
21.9 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Proyek Senilai Rp 655 Juta Belum Tergarap

BANGKALAN – Rehab gedung dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) hingga saat ini belum dikerjakan. Proses lelang program dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman (perkim) itu belum selesai. Saat ini masuk masa sanggah hasil lelang.

Dinas Perkim Bangkalan menggelontorkan Rp 655.600.000 untuk memperbaiki gedung DPMPTSP. Anggaran tersebut bersumber dari APBD 2017. Sedikitnya ada 31 rekanan mengikuti lelang. CV Bintang Jaya yang beralamat di Desa Separah, Kecamatan Galis, keluar sebagai pemenang dengan nilai kontrak Rp 525 juta.

Kepala Dinas Perkim Bangkalan Achmad Fauzan membenarkan rehab gedung DPMPTSP belum direalisasikan. Sebab saat ini masih proses lelang. ”Sebentar lagi selesai proses lelang. Sehingga, sudah bisa dimulai pelaksanaan pengerjaan,” terangnya Sabtu (9/9).

Baca Juga :  Suramadu Tak Seramai Idul Fitri

Dia mengungkapkan, proses lelang pada Jumat (8/9) sudah ada nama rekanan yang keluar sebagai pemenang. Sabtu–Minggu (9–10/9) merupakan masa sanggah hasil lelang. Jika tidak ada kendala dalam penandatanganan kontrak bisa dilakukan Jumat (15/9).

Fauzan berpesan kepada rekanan yang menjadi pelaksana pengerjaan proyek supaya bisa mengerjakan dengan baik sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB). Dengan begitu, gedung tersebut berkualitas baik dan tidak cepat rusak. ”Intinya rekanan harus mengerjakan sesuai prosedur,” harapnya.

Anggota Komisi C DPRD Bangkalan Musawwir menuding kinerja petinggi dinas perkim kurang gereget. Sebab, hingga akhir triwulan kedua 2017, proses lelang belum selesai. ”Kami mendesak proyek itu secepatnya direalisasikan. Rekanan yang menjadi pelaksana harus mengerjakan sesuai RAB agar tidak bermasalah dengan aparat penegak hukum,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Waktu Rekanan Tinggal 27 Hari Rampungkan Proyek SPAM II Rp 21,5 M
- Advertisement -

BANGKALAN – Rehab gedung dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) hingga saat ini belum dikerjakan. Proses lelang program dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman (perkim) itu belum selesai. Saat ini masuk masa sanggah hasil lelang.

Dinas Perkim Bangkalan menggelontorkan Rp 655.600.000 untuk memperbaiki gedung DPMPTSP. Anggaran tersebut bersumber dari APBD 2017. Sedikitnya ada 31 rekanan mengikuti lelang. CV Bintang Jaya yang beralamat di Desa Separah, Kecamatan Galis, keluar sebagai pemenang dengan nilai kontrak Rp 525 juta.

Kepala Dinas Perkim Bangkalan Achmad Fauzan membenarkan rehab gedung DPMPTSP belum direalisasikan. Sebab saat ini masih proses lelang. ”Sebentar lagi selesai proses lelang. Sehingga, sudah bisa dimulai pelaksanaan pengerjaan,” terangnya Sabtu (9/9).

Baca Juga :  Proyek DAK Penugasan Harus Tuntas 25 Juni

Dia mengungkapkan, proses lelang pada Jumat (8/9) sudah ada nama rekanan yang keluar sebagai pemenang. Sabtu–Minggu (9–10/9) merupakan masa sanggah hasil lelang. Jika tidak ada kendala dalam penandatanganan kontrak bisa dilakukan Jumat (15/9).

Fauzan berpesan kepada rekanan yang menjadi pelaksana pengerjaan proyek supaya bisa mengerjakan dengan baik sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB). Dengan begitu, gedung tersebut berkualitas baik dan tidak cepat rusak. ”Intinya rekanan harus mengerjakan sesuai prosedur,” harapnya.

Anggota Komisi C DPRD Bangkalan Musawwir menuding kinerja petinggi dinas perkim kurang gereget. Sebab, hingga akhir triwulan kedua 2017, proses lelang belum selesai. ”Kami mendesak proyek itu secepatnya direalisasikan. Rekanan yang menjadi pelaksana harus mengerjakan sesuai RAB agar tidak bermasalah dengan aparat penegak hukum,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Warga Khawatir, Konsultan Pastikan Instalasi Pompa Banjir Aman
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/