alexametrics
21.2 C
Madura
Sunday, May 29, 2022

Jumlah Kasus Covid-19 Bangkalan Kembali Melonjak

BANGKALAN – Lonjakan jumlah warga terpapar Covid-19 kembali terjadi di Bangkalan. Pada Rabu (10/6) bertambah 23 kasus baru. Dengan demikian, 94 kasus pada Selasa (9/6) kini menjadi 117 orang yang terinfeksi korona.

Dari ratusan kasus tersebut, 15 orang sudah sembuh dan sepuluh orang lainnya meninggal dunia. Sedangkan pasien positif yang masih dalam perawatan mencapai 92 orang.

Sementara jumlah kasus positif Covid-19 di Sampang 59. Perinciannya sepuluh sembuh, empat meninggal dunia, dan 45 pasien dalam penanganan medis.

Lalu, di Pamekasan terjadi 52 kasus. Puluhan kasus itu terdiri atas sepuluh pasien sembuh, 32 orang masih dalam perawatan, dan sepuluh mengembuskan nafas terakhir.

Baca Juga :  Olah Limbah Batik agar Tak Cemari Lingkungan

Sedangkan di Sumenep, jumlah kasus positif, pasien sembuh, dan kematian tidak ada perubahan. Yakni, 16 kasus dengan rincian, empat orang sembuh dan 12 masih dalam perawatan tanpa ada orang meninggal dunia.

Dengan demikian, jumlah warga Madura yang terpapar Covid-19 sebanyak 244 orang hingga Rabu (10/6). Namun, data peta sebaran Covid-19 Pemprov Jawa Timur tersebut berbeda dengan peta sebaran Covid-19 milik Pemkab Bangkalan. Jumlah pasien positif milik Pemkab Bangkalan ”hanya” 104 orang.

”Tembus 104 orang. Tetapi, masih ada yang terus dilakukan pencarian alamat. Hanya, yang sudah dikantongi 10 orang tambahannya,” terang Kepala Dinkes Bangkalan Sudiyo.

Dari 10 orang tambahan positif tersebut, lima di antaranya hasil rapid test masal di Kecamatan Kamal. Sedangkan satu orang yang masih dilakukan pencocokan alamat. ”Rapid test masal di Kamal kan ada 25 orang. Hasil swab keluar 6 orang yang positif Covid-19. Tetapi yang bisa di-update baru 5 orang ,” ujarnya.

Baca Juga :  PPKM Dorong Hasil Terbaik, Makin Banyak Kabupaten/Kota Turun Level

Kadinkes yang akrab disapa Yoyok itu menyatakan, adapun 5 orang lainnya sebagian ada yang berobat mandiri dan swab yang dikirim gugus tugas.

Terkait perbedaan data tersebut, Sudiyo mengaku masih diperbaiki. Menurut dia, ada data yang ganda. Karena itu, dia menegaskan, yang benar 104 positif di Bangkalan. (daf/luq)

BANGKALAN – Lonjakan jumlah warga terpapar Covid-19 kembali terjadi di Bangkalan. Pada Rabu (10/6) bertambah 23 kasus baru. Dengan demikian, 94 kasus pada Selasa (9/6) kini menjadi 117 orang yang terinfeksi korona.

Dari ratusan kasus tersebut, 15 orang sudah sembuh dan sepuluh orang lainnya meninggal dunia. Sedangkan pasien positif yang masih dalam perawatan mencapai 92 orang.

Sementara jumlah kasus positif Covid-19 di Sampang 59. Perinciannya sepuluh sembuh, empat meninggal dunia, dan 45 pasien dalam penanganan medis.


Lalu, di Pamekasan terjadi 52 kasus. Puluhan kasus itu terdiri atas sepuluh pasien sembuh, 32 orang masih dalam perawatan, dan sepuluh mengembuskan nafas terakhir.

Baca Juga :  Abdul Rozak, Pemuda Pelopor Sampang Lolos ke Tingkat Nasional

Sedangkan di Sumenep, jumlah kasus positif, pasien sembuh, dan kematian tidak ada perubahan. Yakni, 16 kasus dengan rincian, empat orang sembuh dan 12 masih dalam perawatan tanpa ada orang meninggal dunia.

Dengan demikian, jumlah warga Madura yang terpapar Covid-19 sebanyak 244 orang hingga Rabu (10/6). Namun, data peta sebaran Covid-19 Pemprov Jawa Timur tersebut berbeda dengan peta sebaran Covid-19 milik Pemkab Bangkalan. Jumlah pasien positif milik Pemkab Bangkalan ”hanya” 104 orang.

”Tembus 104 orang. Tetapi, masih ada yang terus dilakukan pencarian alamat. Hanya, yang sudah dikantongi 10 orang tambahannya,” terang Kepala Dinkes Bangkalan Sudiyo.

Dari 10 orang tambahan positif tersebut, lima di antaranya hasil rapid test masal di Kecamatan Kamal. Sedangkan satu orang yang masih dilakukan pencocokan alamat. ”Rapid test masal di Kamal kan ada 25 orang. Hasil swab keluar 6 orang yang positif Covid-19. Tetapi yang bisa di-update baru 5 orang ,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolres Didik Ajak Semua Elemen Sukseskan Vaksinasi

Kadinkes yang akrab disapa Yoyok itu menyatakan, adapun 5 orang lainnya sebagian ada yang berobat mandiri dan swab yang dikirim gugus tugas.

Terkait perbedaan data tersebut, Sudiyo mengaku masih diperbaiki. Menurut dia, ada data yang ganda. Karena itu, dia menegaskan, yang benar 104 positif di Bangkalan. (daf/luq)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/