alexametrics
21.9 C
Madura
Tuesday, July 5, 2022

Seragam Linmas Telan Rp 1,1 M

BANGKALAN – Kelancaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Bangkalan. Korps penegak peraturan daerah (perda) itu menyediakan anggaran Rp 1,5 miliar untuk personel yang akan ditugaskan pada April mendatang.

Anggaran tersebut terbagi untuk dua item. Yakni, Rp 1,1 miliar untuk pengadaan seragam petugas perlindungan masyarakat (linmas). Sedangkan sisa Rp 400 juta untuk pelatihan bagi petugas linmas yang akan ditugaskan pada pemilu.

Plt Kepala Satpol PP Bangkalan Ismet Effendi mengatakan, pihaknya telah mengajukan kepada unit layanan pengadaan (ULP) agar pengadaan seragam itu segara dilelang. Petugas linmas yang akan disiagakan dua orang di tiap tempat pemungutan surat (TPS).

Baca Juga :  Siapkan Lima Pejabat untuk Plt Kepala OPD

TPS pada pemilu 17 April mendatang berjumlah 3.823 yang tersebar di 18 kecamatan. Praktis, seragam kebutuhan linmas 7.646 potong untuk orang. ”Tinggal dikalikan dua dari banyaknya TPS,” imbuhnya.

Pria yang baru menjabat Plt Kasatpol PP itu mengaku belum tahu linmas akan dibentuk. Dia beralasan belum tahu pertunjuk teknis (juknis) tentang pembentukan linmas tersebut. ”Kita masih belum baca-baca,” ujarnya dengan sedikit tertawa.

Pria yang juga menjabat sebagai asisten pemerintahan Setkab Bangkalan itu menyebutkan, pengadaan seragam linmas terdiri atas kaus, topi, dan celana. Sedangkan pelatihan akan digelar Maret mendatang. ”Yang melatih nanti dari TNI dan Polri,” kata Ismet.

Pelatihan bakal dilaksanakan di tiap kecamatan. Dia berharap, dengan seragam bagi linmas dan pembekalan itu, mereka bisa menjalankan tugas dengan baik. ”Dengan adanya seragam, identitasnya semakin jelas,” sambungnya.

Baca Juga :  Haji Taufan Kembali Nakhodai AKD

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan Fauzan Jakfar meminta pembentukan linmas segera dilakukan. Dia juga meminta, petugas linmas diberi pelatihan terkait dengan tugas dan wewenangnya dalam pelaksanaan pemilu. ”Agar mereka tahu tugas dan tupoksinya,” harapnya. (jup)

BANGKALAN – Kelancaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Bangkalan. Korps penegak peraturan daerah (perda) itu menyediakan anggaran Rp 1,5 miliar untuk personel yang akan ditugaskan pada April mendatang.

Anggaran tersebut terbagi untuk dua item. Yakni, Rp 1,1 miliar untuk pengadaan seragam petugas perlindungan masyarakat (linmas). Sedangkan sisa Rp 400 juta untuk pelatihan bagi petugas linmas yang akan ditugaskan pada pemilu.

Plt Kepala Satpol PP Bangkalan Ismet Effendi mengatakan, pihaknya telah mengajukan kepada unit layanan pengadaan (ULP) agar pengadaan seragam itu segara dilelang. Petugas linmas yang akan disiagakan dua orang di tiap tempat pemungutan surat (TPS).

Baca Juga :  Siapkan Lima Pejabat untuk Plt Kepala OPD

TPS pada pemilu 17 April mendatang berjumlah 3.823 yang tersebar di 18 kecamatan. Praktis, seragam kebutuhan linmas 7.646 potong untuk orang. ”Tinggal dikalikan dua dari banyaknya TPS,” imbuhnya.

Pria yang baru menjabat Plt Kasatpol PP itu mengaku belum tahu linmas akan dibentuk. Dia beralasan belum tahu pertunjuk teknis (juknis) tentang pembentukan linmas tersebut. ”Kita masih belum baca-baca,” ujarnya dengan sedikit tertawa.

Pria yang juga menjabat sebagai asisten pemerintahan Setkab Bangkalan itu menyebutkan, pengadaan seragam linmas terdiri atas kaus, topi, dan celana. Sedangkan pelatihan akan digelar Maret mendatang. ”Yang melatih nanti dari TNI dan Polri,” kata Ismet.

Pelatihan bakal dilaksanakan di tiap kecamatan. Dia berharap, dengan seragam bagi linmas dan pembekalan itu, mereka bisa menjalankan tugas dengan baik. ”Dengan adanya seragam, identitasnya semakin jelas,” sambungnya.

Baca Juga :  Satpol PP Biarkan PKL Melanggar

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan Fauzan Jakfar meminta pembentukan linmas segera dilakukan. Dia juga meminta, petugas linmas diberi pelatihan terkait dengan tugas dan wewenangnya dalam pelaksanaan pemilu. ”Agar mereka tahu tugas dan tupoksinya,” harapnya. (jup)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/