alexametrics
24.4 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Raih Penghargaan Perempuan Inspirasi Indonesia

BANGKALAN – Zaenab Zuraidah Abdul Latif meraih penghargaan Perempuan Inspirasi Indonesia 2019 dari Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi). Capaian itu kian memantapkan niatnya mengabdi untuk masyarakat Bangkalan.

Zaenab Zuraidah Abdul Latif menerima penghargaan Perempuan Insipirasi Indonesia dalam kategori penggiat sosial. Itu tidak lepas dari perannya sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Bangkalan. ”Semua ibu bupati melakukan itu,” ujarnya saat diwawancarai kemarin (8/12).

Hanya, lanjut Zaenab, pada dasarnya mungkin ada sumber-sumber berita yang sampai kepada panitia di pusat. Misalnya melakukan kegiatan senam masal, bakti sosial (baksos), dan juga acara pergelaran Tera’ Bulan Dewan Budaya Kabupaten Bangkalan yang baru terbentuk. Di samping itu, posyandu yang tidak aktif kembali diaktifkan.

Baca Juga :  Evaluasi SAKIP 2018, Sumenep Kembali Raih Predikat B

”Dalam setahun kami sudah berjalan. Lalu, pendataan PAUD,” imbuhnya.

Pihaknya mulai evaluasi kembali dan merapikan data. Hal itu tidak lain untuk membantu pemerintah mengefisienkan bantuan operasional pendidikan (BOP). ”Kalau data itu memang benar, akurat, otomatis dana pemerintah tidak ke mana-mana toh,” terangnya.

Semua itu sudah dilakukan bersama ibu-ibu TP PKK. Juga menggiatkan pemberian informasi akan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kepada ibu camat dan ibu kepala desa. Misalnya, apa saja yang harus dilakukan sebagai Ibu TP PKK.

”Jadi harus tahu. Kebanyakan sekarang ibu-ibu yang sudah menjadi ibu PKK tidak tahu apa yang harus dilakukan,” tegasnya.

Dalam kategori lain, panitia memiliki penilaian tersendiri. Hanya, dia diminta curriculum vitae (CV). Panitia memiliki tim sendiri menyebar di seluruh Indonesia meneliti dan menelaah siapa calon yang bakal mendapatkan penghargaan tersebut.

Baca Juga :  Menunggu Kedatangan Jenazah Teknisi Lion Air JT 610 Asal Bangkalan

”Alhamdulillah saya terjaring. Akhirnya saya mendapatkan kategori penggiat sosial dan menjadi Perempuan Inspirasi Indonesia,” ungkap istri Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron itu.

Zaenab berharap perempuan di Bangkalan semakin cerdas dan semakin tangguh. Kekokohan suatu wilayah karena perempuan tangguh. Sebab, mulai dari posyandu, bina balita, bina keluarga, dan bina lansia, itu semua yang menjadi penggerak para kaum hawa. ”Jadi kebanyakan dilakukan oleh perempuan,” sambungnya.

Zaenab berpesan, janganlah takut untuk menatap masa depan dan mencoba sesuatu yang baru. ”Yakinlah bahwa Allah bersama kita,” tandasnya.

- Advertisement -

BANGKALAN – Zaenab Zuraidah Abdul Latif meraih penghargaan Perempuan Inspirasi Indonesia 2019 dari Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi). Capaian itu kian memantapkan niatnya mengabdi untuk masyarakat Bangkalan.

Zaenab Zuraidah Abdul Latif menerima penghargaan Perempuan Insipirasi Indonesia dalam kategori penggiat sosial. Itu tidak lepas dari perannya sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Bangkalan. ”Semua ibu bupati melakukan itu,” ujarnya saat diwawancarai kemarin (8/12).

Hanya, lanjut Zaenab, pada dasarnya mungkin ada sumber-sumber berita yang sampai kepada panitia di pusat. Misalnya melakukan kegiatan senam masal, bakti sosial (baksos), dan juga acara pergelaran Tera’ Bulan Dewan Budaya Kabupaten Bangkalan yang baru terbentuk. Di samping itu, posyandu yang tidak aktif kembali diaktifkan.

Baca Juga :  Bupati Ra Latif Beri Penghargaan 54 Kades

”Dalam setahun kami sudah berjalan. Lalu, pendataan PAUD,” imbuhnya.

Pihaknya mulai evaluasi kembali dan merapikan data. Hal itu tidak lain untuk membantu pemerintah mengefisienkan bantuan operasional pendidikan (BOP). ”Kalau data itu memang benar, akurat, otomatis dana pemerintah tidak ke mana-mana toh,” terangnya.

Semua itu sudah dilakukan bersama ibu-ibu TP PKK. Juga menggiatkan pemberian informasi akan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kepada ibu camat dan ibu kepala desa. Misalnya, apa saja yang harus dilakukan sebagai Ibu TP PKK.

”Jadi harus tahu. Kebanyakan sekarang ibu-ibu yang sudah menjadi ibu PKK tidak tahu apa yang harus dilakukan,” tegasnya.

Dalam kategori lain, panitia memiliki penilaian tersendiri. Hanya, dia diminta curriculum vitae (CV). Panitia memiliki tim sendiri menyebar di seluruh Indonesia meneliti dan menelaah siapa calon yang bakal mendapatkan penghargaan tersebut.

Baca Juga :  Raih WTP berkat Kerja Keras Semua Lini

”Alhamdulillah saya terjaring. Akhirnya saya mendapatkan kategori penggiat sosial dan menjadi Perempuan Inspirasi Indonesia,” ungkap istri Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron itu.

Zaenab berharap perempuan di Bangkalan semakin cerdas dan semakin tangguh. Kekokohan suatu wilayah karena perempuan tangguh. Sebab, mulai dari posyandu, bina balita, bina keluarga, dan bina lansia, itu semua yang menjadi penggerak para kaum hawa. ”Jadi kebanyakan dilakukan oleh perempuan,” sambungnya.

Zaenab berpesan, janganlah takut untuk menatap masa depan dan mencoba sesuatu yang baru. ”Yakinlah bahwa Allah bersama kita,” tandasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/