alexametrics
21.3 C
Madura
Saturday, October 1, 2022

Pendapatan Asli Daerah hingga 29 Juli Terealisasi 52 Persen

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bangkalan merekap capaian hasil pendapatan asli daerah (PAD) sejak Januari hingga 29 Juli. Hasilnya, PAD yang terkumpul Rp 145 miliar. Artinya, capaian PAD 2022 sebesar 52,08 persen dari target.

Kepala Bapenda Bangkalan Ismet Effendi mengatakan, target PAD tahun ini naik daripada tahun lalu. Nominalnya Rp 280 miliar. Pertimbangannya, potensi di daerah terus berkembang. ”Misalnya, jumlah restoran bertambah. Tempat wisata yang dikelola masyarakat juga bertambah. Kalau tidak naik, berarti tidak ada perkembangan atau stagnan,” katanya.

Menurut dia, setoran terbesar PAD semester pertama disumbang oleh RSUD Syamrabu. Dari 18 organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemkab Bangkalan, target PAD RSUD Syamrabu paling besar dan mencapai Rp 141 miliar. ”Sedangkan yang terealisasi hingga 29 Juli Rp 78 miliar,” tambahnya.

Baca Juga :  Triwulan Keempat, PAD Bangkalan Masih Capai 76,96%

Dia menjelaskan, capaian dari semua OPD yang hampir mendekati target salah satunya Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bangkalan. Sebab, capaian PAD-nya saat ini mencapai 87,18 persen. ”Artinya, untuk memenuhi target sebesar Rp 686 miliar tersisa 12,82 persen,” paparnya.

Sedangkan pada tahun lalu yang mengajukan perubahan anggaran keuangan (PAK) ada 16 OPD. Perinciannya, tiga OPD mengajukan penambahan anggaran, sisanya mengajukan pengurangan anggaran. ”Saya tidak tahu pasti OPD yang mengajukan PAK,” tegas Kabid Pengendalian dan Pengembangan Bapenda Bangkalan Sri Yenny Repeliyanti. (c1/yan)

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bangkalan merekap capaian hasil pendapatan asli daerah (PAD) sejak Januari hingga 29 Juli. Hasilnya, PAD yang terkumpul Rp 145 miliar. Artinya, capaian PAD 2022 sebesar 52,08 persen dari target.

Kepala Bapenda Bangkalan Ismet Effendi mengatakan, target PAD tahun ini naik daripada tahun lalu. Nominalnya Rp 280 miliar. Pertimbangannya, potensi di daerah terus berkembang. ”Misalnya, jumlah restoran bertambah. Tempat wisata yang dikelola masyarakat juga bertambah. Kalau tidak naik, berarti tidak ada perkembangan atau stagnan,” katanya.

Menurut dia, setoran terbesar PAD semester pertama disumbang oleh RSUD Syamrabu. Dari 18 organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemkab Bangkalan, target PAD RSUD Syamrabu paling besar dan mencapai Rp 141 miliar. ”Sedangkan yang terealisasi hingga 29 Juli Rp 78 miliar,” tambahnya.

Baca Juga :  Capaian PBB Sampang di Bawah 30 Persen

Dia menjelaskan, capaian dari semua OPD yang hampir mendekati target salah satunya Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bangkalan. Sebab, capaian PAD-nya saat ini mencapai 87,18 persen. ”Artinya, untuk memenuhi target sebesar Rp 686 miliar tersisa 12,82 persen,” paparnya.

Sedangkan pada tahun lalu yang mengajukan perubahan anggaran keuangan (PAK) ada 16 OPD. Perinciannya, tiga OPD mengajukan penambahan anggaran, sisanya mengajukan pengurangan anggaran. ”Saya tidak tahu pasti OPD yang mengajukan PAK,” tegas Kabid Pengendalian dan Pengembangan Bapenda Bangkalan Sri Yenny Repeliyanti. (c1/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Lima Raperda Siap Dibahas

/