alexametrics
20.9 C
Madura
Friday, July 8, 2022

Imbau Sekolah Perkuat Penguatan Pendidikan Karakter

BANGKALAN – Kasus pemukulan terhadap guru di Sampang juga menjadi perhatian Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan. Untuk mengantisipasi kejadian serupa di Kota Salak, semua lembaga pendidikan diminta gencar melaksanakan penguatan pendidikan karakter (PPK) pada peserta didik.

Sekretaris Disdik Bangkalan Bambang Budi Mustika menyampaikan, di Bangkalan sudah ada sekolah sebagai pilot project untuk menerapkan PPK. Salah satunya SDN Kemayoran 1 Bangkalan. Diharapkan lembaga pendidikan lainnya juga bisa memberikan penerapan serupa untuk memperkuat karakter siswa dengan nilai-nilai Pancasila.

”PPK ini sangat penting agar siswa benar-benar bisa menjadi pribadi yang berprestasi, cerdas, dan berakhlak,” ucapnya Kamis (8/2).

Dijelaskan, untuk SD, PPK diterapkan sebanyak 80 persen. Sisanya pengetahuan umum. Sementara untuk SMP 60 persen dan sisanya penerapan pengetahuan umum. ”Kita harus sama-sama menjaga dan merawat generasi bangsa,” ajaknya.

Baca Juga :  Bupati Ra Latif Berangkatkan Puluhan Santri

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Hosyan Muhammad mengaku sepakat dengan adanya penerapan PPK di dunia pendidikan. Sebab di era saat ini, generasi bangsa sangat mudah terpengaruh dengan kebudayaan asing yang tidak mendidik. ”Kalau tidak dijaga, akan seperti apa jadinya generasi bangsa ini,” katanya.

BANGKALAN – Kasus pemukulan terhadap guru di Sampang juga menjadi perhatian Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan. Untuk mengantisipasi kejadian serupa di Kota Salak, semua lembaga pendidikan diminta gencar melaksanakan penguatan pendidikan karakter (PPK) pada peserta didik.

Sekretaris Disdik Bangkalan Bambang Budi Mustika menyampaikan, di Bangkalan sudah ada sekolah sebagai pilot project untuk menerapkan PPK. Salah satunya SDN Kemayoran 1 Bangkalan. Diharapkan lembaga pendidikan lainnya juga bisa memberikan penerapan serupa untuk memperkuat karakter siswa dengan nilai-nilai Pancasila.

”PPK ini sangat penting agar siswa benar-benar bisa menjadi pribadi yang berprestasi, cerdas, dan berakhlak,” ucapnya Kamis (8/2).


Dijelaskan, untuk SD, PPK diterapkan sebanyak 80 persen. Sisanya pengetahuan umum. Sementara untuk SMP 60 persen dan sisanya penerapan pengetahuan umum. ”Kita harus sama-sama menjaga dan merawat generasi bangsa,” ajaknya.

Baca Juga :  Ratusan PAUD Belum Terakreditasi

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Hosyan Muhammad mengaku sepakat dengan adanya penerapan PPK di dunia pendidikan. Sebab di era saat ini, generasi bangsa sangat mudah terpengaruh dengan kebudayaan asing yang tidak mendidik. ”Kalau tidak dijaga, akan seperti apa jadinya generasi bangsa ini,” katanya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/