alexametrics
23.7 C
Madura
Wednesday, June 29, 2022

BKSM Dua Sekolah Tertahan, Terganjal Administrasi

BANGKALAN – Ada 2.645 siswa SMA/SMK di Bangkalan yang mendapat bantuan khusus siswa miskin (BKSM) 2018. Namun, ada siswa di dua sekolah yang belum mendapat haknya tersebut hingga saat ini.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Bangkalan Sunarto mengutarakan, pencairan BKSM 2018 sudah selesai. Dia mendengar terdapat dua sekolah penerima BKSM yang belum mendapatkan bantuan tersebut karena masalah administrasi.

Sayangnya Sunarto tidak menyebutkan nama sekolah tersebut. ”Katanya ada yang belum cair, satu SMK dan satunya lagi SMA, karena administrasi tidak lengkap,” ungkap dia saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (8/1).

Disdik belum menerima laporan dari sekolah yang belum mendapatkan bantuan BKSM itu. ”Saya dengar dari teman-teman kepala sekolah, tetapi belum ada laporan masuk ke sini,” ujarnya.

Baca Juga :  Upaya H. M. Lipah Majukan Desa Tegar Priyah

Penerima 2.645 siswa itu terdiri dari 1.226 siswa SMK negeri dan swasta serta 1.419 siswa SMA negeri dan swasta. Nominalnya Rp 390 ribu setiap semester. ”Kebetulan kemarin cairnya 1 tahun langsung,” terangnya.

Narto mengaku tidak tahu banyak perihal pencairan dana BKSM. Sebab, pencairan langsung ke rekening  masing-masing penerima tanpa melibatkan lembaganya. ”Itu lengkap by name, by address,” imbuhnya.

Disdik hanya dalam hal disposisi kelengkapan administrasi saja. Berkas administrasi yang diajukan rata-rata mepet, sementara lembaganya juga harus segera mengajukan ke provinsi.

Dia berharap siswa dapat menggunakan dana BKSM untuk kepentingan pendidikan. BKSM diberikan khusus kepada siswa yang berlatarbelakang ekonomi kurang mampu. ”Data siswa miskin itu bukan dari kami, tapi sekolah,” sambungnya.

Baca Juga :  Pemkab Siapkan Bantuan untuk Anak Yatim Piatu

Di tempat terpisah, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Bangkalan Kamus mengaku belum menerima laporan permasalahan tersebut. Dia berjanji akan mengkroscek langsung kepada sekolah. ”Ke kami belum ada laporan, tetapi akan kami kroscek dulu,” kata dia singkat. (jup)

BANGKALAN – Ada 2.645 siswa SMA/SMK di Bangkalan yang mendapat bantuan khusus siswa miskin (BKSM) 2018. Namun, ada siswa di dua sekolah yang belum mendapat haknya tersebut hingga saat ini.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Bangkalan Sunarto mengutarakan, pencairan BKSM 2018 sudah selesai. Dia mendengar terdapat dua sekolah penerima BKSM yang belum mendapatkan bantuan tersebut karena masalah administrasi.

Sayangnya Sunarto tidak menyebutkan nama sekolah tersebut. ”Katanya ada yang belum cair, satu SMK dan satunya lagi SMA, karena administrasi tidak lengkap,” ungkap dia saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (8/1).


Disdik belum menerima laporan dari sekolah yang belum mendapatkan bantuan BKSM itu. ”Saya dengar dari teman-teman kepala sekolah, tetapi belum ada laporan masuk ke sini,” ujarnya.

Baca Juga :  Tolak UU KPK dan RUU KUHP Mahasiswa UTM Galang Seribu Tanda Tangan

Penerima 2.645 siswa itu terdiri dari 1.226 siswa SMK negeri dan swasta serta 1.419 siswa SMA negeri dan swasta. Nominalnya Rp 390 ribu setiap semester. ”Kebetulan kemarin cairnya 1 tahun langsung,” terangnya.

Narto mengaku tidak tahu banyak perihal pencairan dana BKSM. Sebab, pencairan langsung ke rekening  masing-masing penerima tanpa melibatkan lembaganya. ”Itu lengkap by name, by address,” imbuhnya.

Disdik hanya dalam hal disposisi kelengkapan administrasi saja. Berkas administrasi yang diajukan rata-rata mepet, sementara lembaganya juga harus segera mengajukan ke provinsi.

Dia berharap siswa dapat menggunakan dana BKSM untuk kepentingan pendidikan. BKSM diberikan khusus kepada siswa yang berlatarbelakang ekonomi kurang mampu. ”Data siswa miskin itu bukan dari kami, tapi sekolah,” sambungnya.

Baca Juga :  Salati Jenazah KH Fuad Amin, Ketua PW NU Jatim Didapuk Jadi Imam

Di tempat terpisah, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Bangkalan Kamus mengaku belum menerima laporan permasalahan tersebut. Dia berjanji akan mengkroscek langsung kepada sekolah. ”Ke kami belum ada laporan, tetapi akan kami kroscek dulu,” kata dia singkat. (jup)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/