22.6 C
Madura
Tuesday, June 6, 2023

Tukar Ayam dengan Sabu-Sabu

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Tak ada uang, ayam pun jadi. Begitulah kondisi peredaran narkoba di Bangkalan saat ini. Polisi menangkap dua warga Desa Macajah, Kecamatan Tanjungbumi, karena kasus narkoba. Barang bukti berupa sabu-sabu mereka dapatkan dengan menukar ayam.

Tersangka yang diamankan Zainul Afriyadi, 25, warga asal Dusun Masaran, Desa Macajah; dan Yasir,  34, warga Dusun Pangolangan, Desa Macajah. Awalnya, mereka terjaring razia saat petugas melakukan giat kring reskrim antisipasi 3C dan tindak pidana lain.

Dua orang tersangka itu melintas di Jalan Raya Petrah, Kecamatan Tanah Merah, Rabu (4/5) sekitar pukul 17.00. Saat itu, tersangka  mengendarai sepeda motor Honda Spacy hitam M 3679 HA. Polisi mencegat mereka karena mencurigakan.

Baca Juga :  SGB Bakal Jadi Venue Latihan Piala Dunia U-20

Melihat pelat nomor kendaraan yang dipakai mati, petugas memberhentikan untuk ditegur dan sosialisasi. Petugas melakukan penggeledahan terhadap dua orang tersangka. ”Diketemukan barang berupa satu buah plastik klip diduga berisi sabu,” ungkap Kasihumas Polres Bangkalan Iptu Sucipto.

Sucipto menjelaskan, barang berupa narkotika jenis sabu-sabu (SS) itu ditemukan dalam kantong jaket sweater Yasir. BB yang diamankan petugas dengan berat kotor sekitar 1,10 gram. Tersangka mengakui bahwa narkotika jenis sabu yang ditemukan petugas tersebut miliknya.

Dari lokasi itu, petugas membawa tersangka berikut barang bikti ke Polsek Tanah Merah. Hasil interogasi, mereka memperoleh narkoba dari temannya berinisial T, warga asal Kecamatan Tanah Merah. Barang itu ditukar dengan ayam filipine milik tersangka Zainul Afriyadi. ”Dua orang tersangka saat ini diamankan di tahanan Polres Bangkalan,” tuturnya mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino.

Baca Juga :  3 Tersangka Ini Terciduk saat Hendak Pesta Sabu-Sabu

Sucipto menegaskan, pihaknya akan memproses pihak lain yang terlibat. Saat ini polisi sedang mengejar tersangka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). ”Pelaku dikenakan pasal 112 ayat (1) UU 35/2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. (rul/luq)

 

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Tak ada uang, ayam pun jadi. Begitulah kondisi peredaran narkoba di Bangkalan saat ini. Polisi menangkap dua warga Desa Macajah, Kecamatan Tanjungbumi, karena kasus narkoba. Barang bukti berupa sabu-sabu mereka dapatkan dengan menukar ayam.

Tersangka yang diamankan Zainul Afriyadi, 25, warga asal Dusun Masaran, Desa Macajah; dan Yasir,  34, warga Dusun Pangolangan, Desa Macajah. Awalnya, mereka terjaring razia saat petugas melakukan giat kring reskrim antisipasi 3C dan tindak pidana lain.

Dua orang tersangka itu melintas di Jalan Raya Petrah, Kecamatan Tanah Merah, Rabu (4/5) sekitar pukul 17.00. Saat itu, tersangka  mengendarai sepeda motor Honda Spacy hitam M 3679 HA. Polisi mencegat mereka karena mencurigakan.


Baca Juga :  DPO Narkoba Sokobanah Dibekuk Polisi

Melihat pelat nomor kendaraan yang dipakai mati, petugas memberhentikan untuk ditegur dan sosialisasi. Petugas melakukan penggeledahan terhadap dua orang tersangka. ”Diketemukan barang berupa satu buah plastik klip diduga berisi sabu,” ungkap Kasihumas Polres Bangkalan Iptu Sucipto.

Sucipto menjelaskan, barang berupa narkotika jenis sabu-sabu (SS) itu ditemukan dalam kantong jaket sweater Yasir. BB yang diamankan petugas dengan berat kotor sekitar 1,10 gram. Tersangka mengakui bahwa narkotika jenis sabu yang ditemukan petugas tersebut miliknya.

Dari lokasi itu, petugas membawa tersangka berikut barang bikti ke Polsek Tanah Merah. Hasil interogasi, mereka memperoleh narkoba dari temannya berinisial T, warga asal Kecamatan Tanah Merah. Barang itu ditukar dengan ayam filipine milik tersangka Zainul Afriyadi. ”Dua orang tersangka saat ini diamankan di tahanan Polres Bangkalan,” tuturnya mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino.

Baca Juga :  Polisi Amankan 189 Bungkus Narkoba Siap Edar dari Tangan M. Holis

Sucipto menegaskan, pihaknya akan memproses pihak lain yang terlibat. Saat ini polisi sedang mengejar tersangka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). ”Pelaku dikenakan pasal 112 ayat (1) UU 35/2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. (rul/luq)

- Advertisement -

 

Artikel Terkait

Most Read

Fun Bike Bersejarah!

Catat! Biaya PTSL Hanya Rp 150 Ribu

Honor Ribuan GTT Tak Kunjung Cair

Artikel Terbaru

/