alexametrics
21.6 C
Madura
Friday, May 27, 2022

Petakan Wilayah Rawan Bencana

BANGKALAN – Masyarakat diminta mewaspadai ancaman bencana alam. Banjir, longsor, dan puting beliung berpotensi terjadi di sejumlah titik di Kota Salak saat musim penghujan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan mulai memetakan titik rawan terjadi bencana. Organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpin Rizal Moris itu sudah mengirim surat imbauan ke masing-masing camat. Surat edaran dari bupati sudah disebar jauh-jauh hari.

Kepala BPBD Bangakaln Rizal Moris mengutarakan, memasuki musim hujan, ancaman bencana pasti ada. Mengaca pada pengalaman tahun sebelumnya, bencana banjir terjadi di Kecamatan Blega, Arosbaya, Sepulu, Kamal, dan Kecamatan Kota.

”Yang rutin banjir itu Kecamatan Blega dan Arosbaya. Kalau kecamatan lainnya hanya genangan,” terangnya saat dikonfirmasi kemarin (6/12).

Baca Juga :  BPBD Ingatkan Warga Waspadai Masa Transisi

Sementara longsor rawan terjadi di Kecamatan Kokop, Konang, Modung, Geger, Galis, Tragah, dan Tanjungbumi. Untuk puting beliung bisa terjadi di Kecamatan Bangkalan, Burneh, Galis, Kamal dan Tragah. ”Kecamatan itu yang sering terjadi angin kencang.

Mengingat saat ini sering turun hujan, pihaknya meminta masing-masing camat agar siap siaga. Sebab, bencana bisa terjadi kapan saja.

”Ketika ada kejadian sebelum bantuan dari kabupaten datang, camat selaku kepala wilayah diminta melakukan  langkah-langkah penanganan terlebih dahulu,” jelasnya.

Pihaknya di tingkat kabupaten mulai memberdayakan peralatan dan logistik. ”Kami sudah siapkan semua. Apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pemkab pasti akan memberikan bantuan melalui mekanisme yang ada,” tegasnya.

Baca Juga :  BPBD Ingatkan Nelayan Waspadai Cuaca Buruk

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan beberapa OPD teknis lainnya. Sebab, penanggulangan bencana bukan menjadi tanggung jawab BPBD saja. Misalnya ada dinas PUPR. ”Jadi sudah ada sinergitas. Kami telah koordinasikan lebih awal untuk menghadapi bencana,” klaimnya.

Memasuki musim penghujan, tiga insiden menyapa masyarakat. Di antaranya kebakaran terjadi di Desa Tramok, Kecamatan Kokop. Sedangkan puting beliung terjadi di Desa Tlagah, Kecamtan Galis.

 

BANGKALAN – Masyarakat diminta mewaspadai ancaman bencana alam. Banjir, longsor, dan puting beliung berpotensi terjadi di sejumlah titik di Kota Salak saat musim penghujan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan mulai memetakan titik rawan terjadi bencana. Organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpin Rizal Moris itu sudah mengirim surat imbauan ke masing-masing camat. Surat edaran dari bupati sudah disebar jauh-jauh hari.

Kepala BPBD Bangakaln Rizal Moris mengutarakan, memasuki musim hujan, ancaman bencana pasti ada. Mengaca pada pengalaman tahun sebelumnya, bencana banjir terjadi di Kecamatan Blega, Arosbaya, Sepulu, Kamal, dan Kecamatan Kota.


”Yang rutin banjir itu Kecamatan Blega dan Arosbaya. Kalau kecamatan lainnya hanya genangan,” terangnya saat dikonfirmasi kemarin (6/12).

Baca Juga :  Agroeduwisata Harus Bertahan Lama

Sementara longsor rawan terjadi di Kecamatan Kokop, Konang, Modung, Geger, Galis, Tragah, dan Tanjungbumi. Untuk puting beliung bisa terjadi di Kecamatan Bangkalan, Burneh, Galis, Kamal dan Tragah. ”Kecamatan itu yang sering terjadi angin kencang.

Mengingat saat ini sering turun hujan, pihaknya meminta masing-masing camat agar siap siaga. Sebab, bencana bisa terjadi kapan saja.

”Ketika ada kejadian sebelum bantuan dari kabupaten datang, camat selaku kepala wilayah diminta melakukan  langkah-langkah penanganan terlebih dahulu,” jelasnya.

Pihaknya di tingkat kabupaten mulai memberdayakan peralatan dan logistik. ”Kami sudah siapkan semua. Apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pemkab pasti akan memberikan bantuan melalui mekanisme yang ada,” tegasnya.

Baca Juga :  Waspada, Hingga Akhir Bulan Masih Rawan Bencana

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan beberapa OPD teknis lainnya. Sebab, penanggulangan bencana bukan menjadi tanggung jawab BPBD saja. Misalnya ada dinas PUPR. ”Jadi sudah ada sinergitas. Kami telah koordinasikan lebih awal untuk menghadapi bencana,” klaimnya.

Memasuki musim penghujan, tiga insiden menyapa masyarakat. Di antaranya kebakaran terjadi di Desa Tramok, Kecamatan Kokop. Sedangkan puting beliung terjadi di Desa Tlagah, Kecamtan Galis.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/