alexametrics
21 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Atlet Renang Bawa Pulang Lima Medali

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Atlet renang asal Bangkalan meraih lima medali Jakarta Open 2021. Perinciannya, satu medali emas, dua perak, dan dua perunggu.  Lima medali itu diboyong Akhmad Javier Hamid.

Perenang berusia 11 tahun itu turun di kelompok umur (KU)-4 yang mempertandingkan perenang muda maksimal umur 11 tahun. Medali emas didapat Javier setelah menjadi yang tercepat pada nomor 50 meter gaya punggung putra dengan catatan waktu 35,96 detik. Dia berhasil mengalahkan perenang asal Sumedang Vito Maximius Simbolon dan perenang Bekasi Shoko Khaidir Rayyaramadan.

Dua medali perak didapat dari nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra dan 100 meter gaya punggung putra. Sedangkan dua medali perunggu didapatkan pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu putra dan 100 meter gaya bebas putra.

Baca Juga :  Jumlah Pasien Covid-19 Sampang Menanjak

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far (JF) menyampaikan, ada tiga atlet renang asal Kota Salak yang tampil di Jakarta Open 2021. Selain Akhmad Javier Hamid, ada Wempy Wijaya dan Ach. Ivan Khadafi. ”Alhamdulillah, pada event yang bertaraf nasional perenang dari Sabang hingga Merauke turun berlaga, Bangkalan berhasil bawa lima medali,” ucapnya kemarin (6/9).

Wempy Wijaya dan Ach. Ivan Khadafi yang merupakan perenang proyeksi Porprov VII/2022 belum bisa memperoleh medali. Kedua atlet potensial itu kalah dari pesaingnya yang mengikuti pelatnas yang disiapkan ke SEA Games dan puslatda yang akan diturun di PON XX di Papua.

Selain tiga perenang itu, ada juga atlet asal Bangkalan yang berlaga di Jakarta Open. Yakni, Moch. Akbar Putra Taufik. Namun, peraih sembilan medali emas dan dua perak di KU-3 tersebut tercatat sebagai kontingen Surabaya.

Baca Juga :  Desak  Polres Usut Tuntas Kasus Kekerasan

”Ada anak SMP Klampis yang juga sangat jago renang di kelompok usia 13 tahun ke bawah. Sayangnya selama ini dia memperkuat Kota Surabaya. Semoga segera bisa pulang ke Bangkalan, apalagi sekolahnya sudah di SMP Klampis,” harap pria yang juga dirut PT Sumber Daya tersebut.

Mantan ketua KPU Bangkalan itu menambahkan, prestasi itu menunjukkan bahwa perenang muda Bangkalan mampu bersaing di level nasional. FJ berharap Bangkalan akan memiliki kolam prestasi standar nasional sendiri. Apalagi cabor renang saat ini memiliki sumber daya manusia (SDM) mumpuni.

”Kami sudah sekolahkan pelatih renang hingga lisensi B-Nasional. Kalau punya kolam prestasi standar nasional, perenang Bangkalan tidak perlu jauh-jauh berlatih ke Surabaya,” katanya.

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Atlet renang asal Bangkalan meraih lima medali Jakarta Open 2021. Perinciannya, satu medali emas, dua perak, dan dua perunggu.  Lima medali itu diboyong Akhmad Javier Hamid.

Perenang berusia 11 tahun itu turun di kelompok umur (KU)-4 yang mempertandingkan perenang muda maksimal umur 11 tahun. Medali emas didapat Javier setelah menjadi yang tercepat pada nomor 50 meter gaya punggung putra dengan catatan waktu 35,96 detik. Dia berhasil mengalahkan perenang asal Sumedang Vito Maximius Simbolon dan perenang Bekasi Shoko Khaidir Rayyaramadan.

Dua medali perak didapat dari nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra dan 100 meter gaya punggung putra. Sedangkan dua medali perunggu didapatkan pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu putra dan 100 meter gaya bebas putra.

Baca Juga :  Kaji Penerapan E-Retribusi Pasar

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far (JF) menyampaikan, ada tiga atlet renang asal Kota Salak yang tampil di Jakarta Open 2021. Selain Akhmad Javier Hamid, ada Wempy Wijaya dan Ach. Ivan Khadafi. ”Alhamdulillah, pada event yang bertaraf nasional perenang dari Sabang hingga Merauke turun berlaga, Bangkalan berhasil bawa lima medali,” ucapnya kemarin (6/9).

Wempy Wijaya dan Ach. Ivan Khadafi yang merupakan perenang proyeksi Porprov VII/2022 belum bisa memperoleh medali. Kedua atlet potensial itu kalah dari pesaingnya yang mengikuti pelatnas yang disiapkan ke SEA Games dan puslatda yang akan diturun di PON XX di Papua.

Selain tiga perenang itu, ada juga atlet asal Bangkalan yang berlaga di Jakarta Open. Yakni, Moch. Akbar Putra Taufik. Namun, peraih sembilan medali emas dan dua perak di KU-3 tersebut tercatat sebagai kontingen Surabaya.

Baca Juga :  Partisipasi Pemilih Capai 91 Persen, KPU Bangkalan Berterima Kasih

”Ada anak SMP Klampis yang juga sangat jago renang di kelompok usia 13 tahun ke bawah. Sayangnya selama ini dia memperkuat Kota Surabaya. Semoga segera bisa pulang ke Bangkalan, apalagi sekolahnya sudah di SMP Klampis,” harap pria yang juga dirut PT Sumber Daya tersebut.

Mantan ketua KPU Bangkalan itu menambahkan, prestasi itu menunjukkan bahwa perenang muda Bangkalan mampu bersaing di level nasional. FJ berharap Bangkalan akan memiliki kolam prestasi standar nasional sendiri. Apalagi cabor renang saat ini memiliki sumber daya manusia (SDM) mumpuni.

”Kami sudah sekolahkan pelatih renang hingga lisensi B-Nasional. Kalau punya kolam prestasi standar nasional, perenang Bangkalan tidak perlu jauh-jauh berlatih ke Surabaya,” katanya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/