alexametrics
25.3 C
Madura
Friday, September 30, 2022

Tari Tandheng Terinspirasi dari Sandur, Menggambarkan Sikap Warga Suku Madura

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Tari tandheng banyak dikenal orang Bangkalan dengan sebutan tandheng. Cikal bakal tarian yang satu ini diambil dari sandur. Sebab, tandheng sendiri merupakan bagian dari kesenian sandur yang ada di empat kabupaten di Madura.

Tari tandheng dikenal dan banyak dimainkan oleh masyarakat Bangkalan. Tari tandheng terinspirasi dari sandur Bangkalan. Sebab, sandur di Bangkalan berbeda dengan kabupaten lainnya. Misalnya dalam segi tanjaan dalam setiap adegan.

”Kalau di sini, tandheng biasanya dimainkan ketika ada andongan ataupun panggilan. Ketika dipanggil biasanya abhubu, itu menurut istilah orang blater Bangkalan,” ulas Sudarsono, pegiat tari tarara Bangkalan.

Tandheng yang dibawakan biasanya juga berbeda sesuai dengan gendeng masing-masing. Misalnya gendeng sabrang tandheng yang dibawakan juga tandheng sabrang. Ada gendeng urambak, tandhengnya juga urambak.

Baca Juga :  Bakal Libatkan Seniman Manfaatkan Panggung TRK

Ciri khas tari tandheng ini menggambarkan ciri khas orang Madura. Yakni, pelan namun pasti. Oang Madura juga memiliki sifat seperti kalajengking yang selalu diam. Namun ketika ada yang mengusik akan berontak. ”Fiosofinya ada di odheng Madura,” imbuh Darso.

Tanjaan yang ada dalam tarian tandheng Bangkalan tidak sama dengan tandheng yang ada di kabupaten lain. Misalnya Sumenep dan Pamekasan. Sebab, tanjaan tandheng di Bangkalan terbilang cukup dinamis.

”Tari tandheng yang masyarakat lihat sekarang sudah tidak begitu rumit. Sehingga, bisa dinikmati dengan baik,” ungkapnya. (za/yan)

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Tari tandheng banyak dikenal orang Bangkalan dengan sebutan tandheng. Cikal bakal tarian yang satu ini diambil dari sandur. Sebab, tandheng sendiri merupakan bagian dari kesenian sandur yang ada di empat kabupaten di Madura.

Tari tandheng dikenal dan banyak dimainkan oleh masyarakat Bangkalan. Tari tandheng terinspirasi dari sandur Bangkalan. Sebab, sandur di Bangkalan berbeda dengan kabupaten lainnya. Misalnya dalam segi tanjaan dalam setiap adegan.

”Kalau di sini, tandheng biasanya dimainkan ketika ada andongan ataupun panggilan. Ketika dipanggil biasanya abhubu, itu menurut istilah orang blater Bangkalan,” ulas Sudarsono, pegiat tari tarara Bangkalan.


Tandheng yang dibawakan biasanya juga berbeda sesuai dengan gendeng masing-masing. Misalnya gendeng sabrang tandheng yang dibawakan juga tandheng sabrang. Ada gendeng urambak, tandhengnya juga urambak.

Baca Juga :  Dispora Bakal Gratiskan Panggung TRK

Ciri khas tari tandheng ini menggambarkan ciri khas orang Madura. Yakni, pelan namun pasti. Oang Madura juga memiliki sifat seperti kalajengking yang selalu diam. Namun ketika ada yang mengusik akan berontak. ”Fiosofinya ada di odheng Madura,” imbuh Darso.

Tanjaan yang ada dalam tarian tandheng Bangkalan tidak sama dengan tandheng yang ada di kabupaten lain. Misalnya Sumenep dan Pamekasan. Sebab, tanjaan tandheng di Bangkalan terbilang cukup dinamis.

”Tari tandheng yang masyarakat lihat sekarang sudah tidak begitu rumit. Sehingga, bisa dinikmati dengan baik,” ungkapnya. (za/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Lima Raperda Siap Dibahas

/