alexametrics
21.1 C
Madura
Friday, July 1, 2022

55 Kontraktor Berebut Proyek BPWS Rp 3,4 Miliar

BANGKALAN – Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) menyediakan dana Rp 3,4 miliar untuk perbaikan Jalan Raya Modung. Saat ini masih tahapan lelang. Sebanyak 55 rekanan berebut proyek ini.

Harga perkiraan sendiri (HPS) proyek tersebut Rp 3.368.160.000. Sedikitnya ada empat belas tahapan proses lelang. Saat ini memasuki tahapan evaluasi penawaran. Tanda tangan kontrak BPWS dan rekanan ditargetkan bisa dilakukan Jumat (6/7).

Kepala Divisi Data dan Informasi BPWS Pandit Indrawan menyatakan, hampir semua proyek fisik milik BPWS sudah dilakukan proses lelang. Juga ada yang dilanjutkan pada tahapan pelaksanaan pengerjaan.

Menurut dia, proyek peningkatan Jalan Raya Modung merupakan pengalihan proyek dari jalan raya Desa Bilaporah–Desa Parseh, Kecamatan Socah. Karena itu, BPWS harus mengubah data lokasi proyek dan melakukan survei ulang.

Baca Juga :  PDAM Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif

”Wajarlah saat ini masih proses lelang. Itu kan ada pemindahan lokasi proyek. Jadi butuh waktu untuk mengubah data-datanya. Namun yang jelas, proyek itu tetap dikerjakan tahun ini,” tegasnya.

Di tempat terpisah, anggota Komisi C DPRD Bangkalan Musawwir berharap proses lelang dan waktu pelaksanaan pengerjaan proyek tidak molor. Dengan demikian, Jalan Raya Modung secepatnya bisa diperbaiki.

”Jangan sampai molor. Lebih cepat lebih baik. Biar pembangunan itu bisa dinikmati masyarakat,” desaknya.

 

 

BANGKALAN – Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) menyediakan dana Rp 3,4 miliar untuk perbaikan Jalan Raya Modung. Saat ini masih tahapan lelang. Sebanyak 55 rekanan berebut proyek ini.

Harga perkiraan sendiri (HPS) proyek tersebut Rp 3.368.160.000. Sedikitnya ada empat belas tahapan proses lelang. Saat ini memasuki tahapan evaluasi penawaran. Tanda tangan kontrak BPWS dan rekanan ditargetkan bisa dilakukan Jumat (6/7).

Kepala Divisi Data dan Informasi BPWS Pandit Indrawan menyatakan, hampir semua proyek fisik milik BPWS sudah dilakukan proses lelang. Juga ada yang dilanjutkan pada tahapan pelaksanaan pengerjaan.


Menurut dia, proyek peningkatan Jalan Raya Modung merupakan pengalihan proyek dari jalan raya Desa Bilaporah–Desa Parseh, Kecamatan Socah. Karena itu, BPWS harus mengubah data lokasi proyek dan melakukan survei ulang.

Baca Juga :  86 Warga Lainnya Terindikasi Terjangkiti

”Wajarlah saat ini masih proses lelang. Itu kan ada pemindahan lokasi proyek. Jadi butuh waktu untuk mengubah data-datanya. Namun yang jelas, proyek itu tetap dikerjakan tahun ini,” tegasnya.

Di tempat terpisah, anggota Komisi C DPRD Bangkalan Musawwir berharap proses lelang dan waktu pelaksanaan pengerjaan proyek tidak molor. Dengan demikian, Jalan Raya Modung secepatnya bisa diperbaiki.

”Jangan sampai molor. Lebih cepat lebih baik. Biar pembangunan itu bisa dinikmati masyarakat,” desaknya.

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/