alexametrics
28.7 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

Pemugaran Makam Agung Rp 150 Juta

BANGKALAN – Pemkab Bangkalan kembali memprogramkan pemugaran situs budaya. Tahun lalu pemugaran menyasar Makam Ki Demong di Desa Plakaran, Kecamatan Arosbaya. Pada 2019 ini, giliran Makam Agung di Arosbaya yang akan dipugar.

Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan Hendra Gemma Dominan menyampaikan, sejumlah situs budaya menjadi jujukan wisatawan. Pemkab bakal melakukan pemugaran demi mempertahankan keberadaan peninggalan sejarah tersebut.

Pemugaran Makam Agung diprogramkan dalam APBD Bangkalan 2019. Anggaran yang akan digunakan untuk pemugaran murni dari APBD. Bukan dari dana alokasi khusus (DAK). Tahun lalu pemkab melakukan pemugaran situs budaya Makam Ki Demong Plakaran di Desa Plakaran, Kecamatan Arosbaya.

Baca Juga :  Bupati Ra Latif Dapat Penghargaan dari Kemendes PDTT

Disbudpar mengucurkan dana Rp 350 juta untuk pemugaran Makam Ki Demong Plakaran. Mulanya dalam APBD Bangkalan 2018 dianggarkan Rp 200 juta. Anggaran ditambah Rp 150 juta pada perubahan anggaran keuangan (PAK). ”Sudah selesai pengerjaan,” kata Hendra.

Untuk pemugaran Makam Agung, disbudpar menganggarkan Rp 150 juta. Rencananya triwulan kedua 2019 mulai dikerjakan. Saat ini pihaknya berkonsultasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Salah satunya, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur.

”Kami juga berkoordinasi dengan sejarawan dan budayawan di Bangkalan. Kami ingin hasil pemugaran sesuai dengan harapan,” ucap Hendra.

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurrahman Tohir mengatakan, pemugaran situs budaya perlu dilakukan. Sebab, situs tersebut merupakan peninggalan sejarah yang sangat berharga.

Baca Juga :  Ziarah Kubur Ki Demung Plakaran dan Makam Agung

Dia meminta pemugaran dilakukan secara maksimal. Setelah dipugar, pihaknya berharap pemerintah memanfaatkan potensi tersebut untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bangkalan. ”Agar wisata religi dan wisata budaya lebih menarik, kami mendukung program pemugaran,” tukasnya.

- Advertisement -

BANGKALAN – Pemkab Bangkalan kembali memprogramkan pemugaran situs budaya. Tahun lalu pemugaran menyasar Makam Ki Demong di Desa Plakaran, Kecamatan Arosbaya. Pada 2019 ini, giliran Makam Agung di Arosbaya yang akan dipugar.

Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan Hendra Gemma Dominan menyampaikan, sejumlah situs budaya menjadi jujukan wisatawan. Pemkab bakal melakukan pemugaran demi mempertahankan keberadaan peninggalan sejarah tersebut.

Pemugaran Makam Agung diprogramkan dalam APBD Bangkalan 2019. Anggaran yang akan digunakan untuk pemugaran murni dari APBD. Bukan dari dana alokasi khusus (DAK). Tahun lalu pemkab melakukan pemugaran situs budaya Makam Ki Demong Plakaran di Desa Plakaran, Kecamatan Arosbaya.

Baca Juga :  Tenaga Kesehatan Cuti, Dewan Resah


Disbudpar mengucurkan dana Rp 350 juta untuk pemugaran Makam Ki Demong Plakaran. Mulanya dalam APBD Bangkalan 2018 dianggarkan Rp 200 juta. Anggaran ditambah Rp 150 juta pada perubahan anggaran keuangan (PAK). ”Sudah selesai pengerjaan,” kata Hendra.

Untuk pemugaran Makam Agung, disbudpar menganggarkan Rp 150 juta. Rencananya triwulan kedua 2019 mulai dikerjakan. Saat ini pihaknya berkonsultasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Salah satunya, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur.

”Kami juga berkoordinasi dengan sejarawan dan budayawan di Bangkalan. Kami ingin hasil pemugaran sesuai dengan harapan,” ucap Hendra.

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurrahman Tohir mengatakan, pemugaran situs budaya perlu dilakukan. Sebab, situs tersebut merupakan peninggalan sejarah yang sangat berharga.

Baca Juga :  Antisipasi Angin Kencang saat Mudik

Dia meminta pemugaran dilakukan secara maksimal. Setelah dipugar, pihaknya berharap pemerintah memanfaatkan potensi tersebut untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bangkalan. ”Agar wisata religi dan wisata budaya lebih menarik, kami mendukung program pemugaran,” tukasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Gengsi Adalah Fiksi

374 Orang Digerogoti Kusta

Artikel Terbaru

/