alexametrics
21 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Kini Sampah Mulai Berserakan di Suramadu

BANGKALAN – Status jalan tol Jembatan Suramadu sudah berubah menjadi jalan non-tol sejak 27 Oktober 2018. Kini kondisi jembatan penghubung Madura–Surabaya itu tidak sebersih dulu. Mulai banyak sampah berserakan sehingga Suramadu seperti tidak diurus.

Pantauan RadarMadura.id, jalur kendaraan roda empat, baik sisi barat maupun timur, banyak sampah. Sampah paling banyak malah terlihat di jalur kendaraan roda dua. Jembatan Suramadu tidak dibersihkan lantaran tidak ada petugas.

Bahkan saat hujan lebat disertai angin kencang, tidak ada petugas yang menutup jalur roda dua. Padahal saat cuaca ekstrem, pengendara roda dua cukup berbahaya melintas di Jembatan Suramadu karena bisa memicu kecelakaan.

Muhammad, 45, warga Desa/Kecamatan Labang, Bangkalan, mengaku memiliki teman yang dulu berkerja sebagai petugas kebersihan Jembatan Suramadu. Namun beberapa waktu lalu sudah tidak bekerja lagi. Jadi sekarang tidak ada petugas kebersihan di Jembatan Suramadu. ”Saya prihatin kini banyak sampah dan Suramadu seperti tidak terurus,” ucapnya Sabtu (5/1).

Baca Juga :  Diduga Bunuh Diri di Jembatan Suramadu

Anggota Komisi C DPRD Bangkalan Musawwir berharap anggota DPR RI dari dapil Madura mengawal program pemeliharaan Jembatan Suramadu. Dia juga berharap Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengganggarkan pemeliharaan infrastruktur Jembatan Suramadu.

Dia menyatakan, mestinya ada petugas yang menjaga kebersihan Suramadu. ”Jangan sepelekan masalah sampah di Suramadu. Kalau terus dibiarkan, tidak enak dipandang. Lebih-lebih Suramadu merupakan ikon nasional. Jadi harus bersih dan terawat. Kami berharap pemerintah pusat memperhatikan ini,” tegasnya.

Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Endra S. Atmawidjaja tidak merespons saat dihubungi kemarin. Sebelumnya, yaitu setelah Jembatan Suramadu digratiskan oleh Presiden Joko Widodo, Endra S. Atmawidjaja mengklaim telah mengajukan anggaran Rp 50 miliar untuk pemeliharaan Suramadu selama setahun. 

Baca Juga :  Pemerintah Pusat Tambah Jatah DBHCHT

BANGKALAN – Status jalan tol Jembatan Suramadu sudah berubah menjadi jalan non-tol sejak 27 Oktober 2018. Kini kondisi jembatan penghubung Madura–Surabaya itu tidak sebersih dulu. Mulai banyak sampah berserakan sehingga Suramadu seperti tidak diurus.

Pantauan RadarMadura.id, jalur kendaraan roda empat, baik sisi barat maupun timur, banyak sampah. Sampah paling banyak malah terlihat di jalur kendaraan roda dua. Jembatan Suramadu tidak dibersihkan lantaran tidak ada petugas.

Bahkan saat hujan lebat disertai angin kencang, tidak ada petugas yang menutup jalur roda dua. Padahal saat cuaca ekstrem, pengendara roda dua cukup berbahaya melintas di Jembatan Suramadu karena bisa memicu kecelakaan.


Muhammad, 45, warga Desa/Kecamatan Labang, Bangkalan, mengaku memiliki teman yang dulu berkerja sebagai petugas kebersihan Jembatan Suramadu. Namun beberapa waktu lalu sudah tidak bekerja lagi. Jadi sekarang tidak ada petugas kebersihan di Jembatan Suramadu. ”Saya prihatin kini banyak sampah dan Suramadu seperti tidak terurus,” ucapnya Sabtu (5/1).

Baca Juga :  Propemperda 2019 Belum Diparipurnakan

Anggota Komisi C DPRD Bangkalan Musawwir berharap anggota DPR RI dari dapil Madura mengawal program pemeliharaan Jembatan Suramadu. Dia juga berharap Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengganggarkan pemeliharaan infrastruktur Jembatan Suramadu.

Dia menyatakan, mestinya ada petugas yang menjaga kebersihan Suramadu. ”Jangan sepelekan masalah sampah di Suramadu. Kalau terus dibiarkan, tidak enak dipandang. Lebih-lebih Suramadu merupakan ikon nasional. Jadi harus bersih dan terawat. Kami berharap pemerintah pusat memperhatikan ini,” tegasnya.

Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Endra S. Atmawidjaja tidak merespons saat dihubungi kemarin. Sebelumnya, yaitu setelah Jembatan Suramadu digratiskan oleh Presiden Joko Widodo, Endra S. Atmawidjaja mengklaim telah mengajukan anggaran Rp 50 miliar untuk pemeliharaan Suramadu selama setahun. 

Baca Juga :  Satgas Pastikan Alat Rapid Test Cukup
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/