alexametrics
23 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

Formasi Umum Masih Harus Ikut SKB

BANGKALAN – Ribuan pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 di Bangkalan tumbang. Senin malam (3/12) BKPSDA mengumumkan pelamar CPNS yang lolos seleksi kompetensi dasar (SKD) 252 orang.

Perinciannya, formasi umum 116 pelamar yang lolos SKD dan berhak maju ke tahap berikutnya, yakni tes seleksi kompetensi bidang (SKB). Untuk formasi khusus, dari total 295 pelamar, yang manjadi CPNS 241 orang. (selengkapnya lihat grafis)

Kepala BKPSDA Bangkalan Moh. Gufron mengutarakan, setelah melalui proses panjang, kini diketahui pelamar CPNS yang lolos SKD. ”Alhamdulillah Bangkalan banyak yang lolos. Terutama yang formasi khusus atau honorer K-2,” kata dia Selasa (4/12).

Klik dan Download Aplikasi Radar Madura Disini..!!

Gufron mengakui, pelamar formasi umum cukup banyak yang ikut seleksi. Jumlahnya mencapai ribuan. Tetapi, yang lolos dan bisa ikut tes SKB hanya 116 orang. Itu pun yang lolos sudah memenuhi passing grade maupun Permen PAN-RB Nomor 61 Tahun 2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/Formasi Pegawai Negeri Sipil dalam Seleksi CPNS 2018.

Baca Juga :  Ringkus Dua Pengguna SS

”Yang formasi umum, ribuan yang tidak bisa ikut SKB. Tapi, yang K-2 diterima 241 dari pelamar 295 orang,” ungkapnya.

Rekrutmen CPNS tahun ini sangat ketat. Untungnya, passing grade diturunkan sehingga banyak yang lolos. ”Tetapi, tetap diambil berdasar ranking. Nilai paling tinggi diambil dari satu sampai tiga orang tiap formasi,” jelasnya.

Dia menyatakan, tes SKB akan dilaksanakan 7 Desember. Kini masih dalam pendataan. Domisili pelamar belum diketahui karena ketika ikut tes SKD tidak dicantumkan alamat. ”Yang ikut SKB hanya formasi umum. Untuk formasi khusus tidak dan dipastikan diterima jadi CPNS,” tegasnya.

Sementara itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan telah mengumumkan hasil seleksi kompetensi dasar (SKD). Dari hasil pemeringkatan, BKPSDM yakin semua formasi akan terisi.

Kepala BKPSDM Pamekasan Lukman Hedi Mahdia mengatakan, pihaknya sudah mengumumkan hasil SKD dari panselnas. Peserta sudah bisa mengaksesnya di website BKD Pamekasan. ”Lihat di pengumuman. Sudah diumumkan ,” katanya Selasa (4/11).

Baca Juga :  Ringankan Derita Korban Gempa di Ambon, Warga Bangkalan Kirim Bantuan

Peserta yang lolos SKB tidak perlu datang ke kantor BKPSDM. Sebab, pengumuman sudah lengkap. Yakni, hasil SKD sekaligus peserta yang lolos mengikuti SKB. Saat ini pihaknya mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan untuk melaksanakan ujian seleksi kompetensi bidang (SKB).

Lukman mengaku, instansinya sudah siap melaksanakan SKB. Peralatan yang dibutuhkan telah disiapkan. Pria berkacamata itu menyampaikan, pelaksanaan SKB tidak jauh berbeda dengan SKD. Pelaksanaan SKB dua hari.

”Waktu tes tidak jauh berbeda dengan SKD. Dalam sehari ada lima sesi. Setiap sesi ada 70 hingga 71 peserta. Waktu ujian SKB selama 90 menit,” jelasnya.

Dia meyakini, semua formasi CPNS kali ini terisi. Untuk itu, dia meminta peserta SKB datang tepat waktu sesuai dengan jadwal. Jika terlambat, peserta tidak diperbolehkan masuk ruangan. ”Lulus tidaknya bergantung pada hasil akumulasi nilai SKD dan SKB. Nanti yang menentukan Panselnas,” tuturnya. (bil)

BANGKALAN – Ribuan pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 di Bangkalan tumbang. Senin malam (3/12) BKPSDA mengumumkan pelamar CPNS yang lolos seleksi kompetensi dasar (SKD) 252 orang.

Perinciannya, formasi umum 116 pelamar yang lolos SKD dan berhak maju ke tahap berikutnya, yakni tes seleksi kompetensi bidang (SKB). Untuk formasi khusus, dari total 295 pelamar, yang manjadi CPNS 241 orang. (selengkapnya lihat grafis)

Kepala BKPSDA Bangkalan Moh. Gufron mengutarakan, setelah melalui proses panjang, kini diketahui pelamar CPNS yang lolos SKD. ”Alhamdulillah Bangkalan banyak yang lolos. Terutama yang formasi khusus atau honorer K-2,” kata dia Selasa (4/12).


Klik dan Download Aplikasi Radar Madura Disini..!!

Gufron mengakui, pelamar formasi umum cukup banyak yang ikut seleksi. Jumlahnya mencapai ribuan. Tetapi, yang lolos dan bisa ikut tes SKB hanya 116 orang. Itu pun yang lolos sudah memenuhi passing grade maupun Permen PAN-RB Nomor 61 Tahun 2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/Formasi Pegawai Negeri Sipil dalam Seleksi CPNS 2018.

Baca Juga :  Ringkus Dua Pengguna SS

”Yang formasi umum, ribuan yang tidak bisa ikut SKB. Tapi, yang K-2 diterima 241 dari pelamar 295 orang,” ungkapnya.

Rekrutmen CPNS tahun ini sangat ketat. Untungnya, passing grade diturunkan sehingga banyak yang lolos. ”Tetapi, tetap diambil berdasar ranking. Nilai paling tinggi diambil dari satu sampai tiga orang tiap formasi,” jelasnya.

Dia menyatakan, tes SKB akan dilaksanakan 7 Desember. Kini masih dalam pendataan. Domisili pelamar belum diketahui karena ketika ikut tes SKD tidak dicantumkan alamat. ”Yang ikut SKB hanya formasi umum. Untuk formasi khusus tidak dan dipastikan diterima jadi CPNS,” tegasnya.

Sementara itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan telah mengumumkan hasil seleksi kompetensi dasar (SKD). Dari hasil pemeringkatan, BKPSDM yakin semua formasi akan terisi.

Kepala BKPSDM Pamekasan Lukman Hedi Mahdia mengatakan, pihaknya sudah mengumumkan hasil SKD dari panselnas. Peserta sudah bisa mengaksesnya di website BKD Pamekasan. ”Lihat di pengumuman. Sudah diumumkan ,” katanya Selasa (4/11).

Baca Juga :  Bangun Sinergi, Diskominfo Fasilitasi Pertemuan Media

Peserta yang lolos SKB tidak perlu datang ke kantor BKPSDM. Sebab, pengumuman sudah lengkap. Yakni, hasil SKD sekaligus peserta yang lolos mengikuti SKB. Saat ini pihaknya mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan untuk melaksanakan ujian seleksi kompetensi bidang (SKB).

Lukman mengaku, instansinya sudah siap melaksanakan SKB. Peralatan yang dibutuhkan telah disiapkan. Pria berkacamata itu menyampaikan, pelaksanaan SKB tidak jauh berbeda dengan SKD. Pelaksanaan SKB dua hari.

”Waktu tes tidak jauh berbeda dengan SKD. Dalam sehari ada lima sesi. Setiap sesi ada 70 hingga 71 peserta. Waktu ujian SKB selama 90 menit,” jelasnya.

Dia meyakini, semua formasi CPNS kali ini terisi. Untuk itu, dia meminta peserta SKB datang tepat waktu sesuai dengan jadwal. Jika terlambat, peserta tidak diperbolehkan masuk ruangan. ”Lulus tidaknya bergantung pada hasil akumulasi nilai SKD dan SKB. Nanti yang menentukan Panselnas,” tuturnya. (bil)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/