alexametrics
21.3 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Terlindas Pikap Pengangkut Barang Pengantin

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Jumat pertama Juni 2021 menjadi hari berduka bagi keluarga Sadali. Pasalnya, warga asal Dusun Dabung, Desa Bulung, Kecamatan Klampis, Bangkalan, itu mengembuskan napas terakhir kemarin (4/6) sekitar pukul 06.00. Pria 60 tahun itu meninggal setelah terlindas pikap pengangkut barang-barang bawaan pengantin.

Sebelum kejadian, Sadali mengendarai Honda Supra 110 cc dengan nomor polisi (nopol) L 2930 PR. Dia melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Raya Klampis. Sesampainya di pertigaan Desa Buluk Agung, dia hendak belok kanan. Namun, dari arah timur ada pikap bermuatan kasur, lemari, dan lain-lain dengan kecepatan tinggi.

Pikap hitam kombinasi oranye dan kuning itu dikendarai Junaidi, 36, warga Dusun Lompelle Dajah, Desa Batu Bintang, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan. Kendaraan bernopol B 9033 GAJ tersebut hendak mengantarkan barang-barang pengantin.

Baca Juga :  Kiai Kharismatik Itu Tutup Usia

Karena jarak terlalu dekat, Sadali diseruduk pikap. ”Setelah benturan, laju pikap tidak terhenti. Sehingga menabrak pohon mangga di sisi utara jalan. Lalu, terguling,” ungkap Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Abdul Aziz Sholahuddin.

Perwira pertama asal Tuban itu menjelaskan, atas insiden tersebut sepeda motor rusak parah. Sadali terlindas ban pikap dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). ”Kondisi korban mengenaskan,” ujarnya mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto.

Korban langsung dibawa ke Puskesmas Klampis. Sedangkan barang bukti (BB) berupa dua unit kendaraan diamankan di Polsek Klampis. Sopir pikap dimintai keterangan lebih lanjut.

”Kami sudah proses. BB sudah kami amankan, termasuk sopir pikap. Korban sudah dibawa keluarganya ke rumah duka,” urai Aziz.

Baca Juga :  Pemuda 20 Tahun Tewas Terlindas Dump Truck

Aziz mengimbau masyarakat saat berkendara selalu waspada dan mengutamakan keselamatan. Bagi pengendara roda dua harus memakai helm SNI dan kendaraan harus sesuai pabrikan. ”Harus ekstra berhati-hati demi keselamatan pribadi dan pengendara lain. Di samping itu, harus patuh terhadap rambu-rambu lalu lintas,” pesan Aziz.

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Jumat pertama Juni 2021 menjadi hari berduka bagi keluarga Sadali. Pasalnya, warga asal Dusun Dabung, Desa Bulung, Kecamatan Klampis, Bangkalan, itu mengembuskan napas terakhir kemarin (4/6) sekitar pukul 06.00. Pria 60 tahun itu meninggal setelah terlindas pikap pengangkut barang-barang bawaan pengantin.

Sebelum kejadian, Sadali mengendarai Honda Supra 110 cc dengan nomor polisi (nopol) L 2930 PR. Dia melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Raya Klampis. Sesampainya di pertigaan Desa Buluk Agung, dia hendak belok kanan. Namun, dari arah timur ada pikap bermuatan kasur, lemari, dan lain-lain dengan kecepatan tinggi.

Pikap hitam kombinasi oranye dan kuning itu dikendarai Junaidi, 36, warga Dusun Lompelle Dajah, Desa Batu Bintang, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan. Kendaraan bernopol B 9033 GAJ tersebut hendak mengantarkan barang-barang pengantin.

Baca Juga :  11 Warga Kamal Di-Rapid Test, Hasilnya Negatif

Karena jarak terlalu dekat, Sadali diseruduk pikap. ”Setelah benturan, laju pikap tidak terhenti. Sehingga menabrak pohon mangga di sisi utara jalan. Lalu, terguling,” ungkap Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Abdul Aziz Sholahuddin.

Perwira pertama asal Tuban itu menjelaskan, atas insiden tersebut sepeda motor rusak parah. Sadali terlindas ban pikap dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). ”Kondisi korban mengenaskan,” ujarnya mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto.

Korban langsung dibawa ke Puskesmas Klampis. Sedangkan barang bukti (BB) berupa dua unit kendaraan diamankan di Polsek Klampis. Sopir pikap dimintai keterangan lebih lanjut.

”Kami sudah proses. BB sudah kami amankan, termasuk sopir pikap. Korban sudah dibawa keluarganya ke rumah duka,” urai Aziz.

Baca Juga :  Pisah Sambut Kapolres Mengharukan

Aziz mengimbau masyarakat saat berkendara selalu waspada dan mengutamakan keselamatan. Bagi pengendara roda dua harus memakai helm SNI dan kendaraan harus sesuai pabrikan. ”Harus ekstra berhati-hati demi keselamatan pribadi dan pengendara lain. Di samping itu, harus patuh terhadap rambu-rambu lalu lintas,” pesan Aziz.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/