alexametrics
27.9 C
Madura
Monday, May 16, 2022

Nyelekit, Ini Pernyataan Pedas Kapolsek Blega Kepada Penerobos Lalin

BANGKALAN – Kemacetan lalu lintas di jalur selatan Madura tepatnya di Kecamatan Blega bikin jengkel. Arus lalu lintas tersendat. Bahkan tidak bergerak sama-sekali.

Penyebab pertama kemacetan adalah kegiatan proyek Jembatan Sempar di Desa/Kecamatan Blega. Hingga saat ini proyek tersebut masih tersusa separo. Material proyek dan alat berat masih teronggok di lokasi.

Dii sekitar lokasi proyek terdapat tempat atau pusat kegiatan masyarakat. Ada pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), pasar, kantor kecamatan, dan mapolsek.

Penyebab lain yang semakin memperparah kemacetan adalah ulah pengendara nakal. Mereka tidak mau antre untuk menunggu giliran. Sebab, jembatan yang sedang dikerjakan hanya bisa dilalui satu jalur.

Baca Juga :  Sekeluarga Terpapar Covid-19

Melihat jalur kanan kosong, pengendara nakal ini langsung ngeslong. Namun, pada titik tertentu akan berhadapan dengan kendaraan dari arah berlawanan. Sementara di jalur kiri sudah banyak kendaraan yang antre.

Proses penyediaan agar kendaraan yang berhadap-hadapan ini dapat ruang tidak mudah. Ini akibat keangkuhan pengendara yang tidak mau mengalah.

Kapolsek Blega AKP Hartanta mengecam perilaku nakal pengendara macam ini. “Manusia-manusia yang tidak punya hati nurani, tegasnya.

Pernyataan tegas Hartanta bukan tanpa alasan. Sebab, ada kalanya orang patuh aturan ketika ada penegak hukum. “Ada petugas tertib. Ditinggal sebentar bablas,” ucapnya.

Hingga pukul 22.06 kemacetan masih parah. Panjang kendaraan yang terjebak macet empat kilometer dari dua arah. 

Baca Juga :  Kendaraan Mengular di Jalur Selatan Madura

BANGKALAN – Kemacetan lalu lintas di jalur selatan Madura tepatnya di Kecamatan Blega bikin jengkel. Arus lalu lintas tersendat. Bahkan tidak bergerak sama-sekali.

Penyebab pertama kemacetan adalah kegiatan proyek Jembatan Sempar di Desa/Kecamatan Blega. Hingga saat ini proyek tersebut masih tersusa separo. Material proyek dan alat berat masih teronggok di lokasi.

Dii sekitar lokasi proyek terdapat tempat atau pusat kegiatan masyarakat. Ada pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), pasar, kantor kecamatan, dan mapolsek.

Penyebab lain yang semakin memperparah kemacetan adalah ulah pengendara nakal. Mereka tidak mau antre untuk menunggu giliran. Sebab, jembatan yang sedang dikerjakan hanya bisa dilalui satu jalur.

Baca Juga :  Kemacetan Jalur Selatan Madura Dahsyat

Melihat jalur kanan kosong, pengendara nakal ini langsung ngeslong. Namun, pada titik tertentu akan berhadapan dengan kendaraan dari arah berlawanan. Sementara di jalur kiri sudah banyak kendaraan yang antre.

Proses penyediaan agar kendaraan yang berhadap-hadapan ini dapat ruang tidak mudah. Ini akibat keangkuhan pengendara yang tidak mau mengalah.

Kapolsek Blega AKP Hartanta mengecam perilaku nakal pengendara macam ini. “Manusia-manusia yang tidak punya hati nurani, tegasnya.

Pernyataan tegas Hartanta bukan tanpa alasan. Sebab, ada kalanya orang patuh aturan ketika ada penegak hukum. “Ada petugas tertib. Ditinggal sebentar bablas,” ucapnya.

Hingga pukul 22.06 kemacetan masih parah. Panjang kendaraan yang terjebak macet empat kilometer dari dua arah. 

Baca Juga :  Penyematan Gelar Pahlawan Nasional kepada Syaikhona

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/