alexametrics
20.6 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Sepuluh Hari Tilang 1.966 Pengendara

BANGKALAN – Operasi Zebra Semeru 2019 akan digelar selama 14 hari. Sejak Rabu (23/10) hingga Selasa (5/11) mendatang. Selama sepuluh hari berjalan, polisi sudah memberikan bukti pelangaran (tilang) kepada 1.966 pengendara.

KBO Satlantas Polres Bangkalan Iptu Mansyur menyampaikan, pihaknya lebih fokus pada pengendara roda dua. Tetapi, jika ada temuan pelanggaran dari pengendara lain, seperti roda empat dan roda enam, petugas tidak segan-segan menindaknya.

Kendaraan yang diamankan karena tidak ada surat kendaraan. Pihaknya langsung mengamankan barang bukti (BB) berupa kendaraan. ”Setelah sidang, baru kami akan dikeluarkan. Itu pun harus menunjukkan surat-surat,” tegas Mansyur kemarin (1/11).

Demi keselamatan berlalu lintas, pihaknya mengimbau kepada pengendara supaya mematuhi rambu lalu lintas. Operasi Zebra, kata Mansyur, memang untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Baca Juga :  Tim Khusus Antibegal Punya Keterampilan Khusus

”Kami meminta kepada pengguna jalan supaya sebelum keluar rumah, kelengkapan surat-surat kendaraan dilengkapi,” imbau dia mewakili Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Mohammad Ardi Wibowo.

”Dalam perjalanan juga harus selalu menaati aturan atau petunjuk rambu lalu lintas. Supaya perjalanan aman dan lancar,” timpalnya.

Menurut Mansyur, titik-titik yang rawan terjadi pelanggaran lalu lintas tersebar di empat lokasi. Yakni, di Jalan Pemuda Kaffa, Jalan Soekarno Hatta, Jalan A. Yani, dan Jalan Jokotole. ”Memang empat titik itu yang kami intensifkan. Karena memang banyak pelanggarannya,” pungkasnya. 

BANGKALAN – Operasi Zebra Semeru 2019 akan digelar selama 14 hari. Sejak Rabu (23/10) hingga Selasa (5/11) mendatang. Selama sepuluh hari berjalan, polisi sudah memberikan bukti pelangaran (tilang) kepada 1.966 pengendara.

KBO Satlantas Polres Bangkalan Iptu Mansyur menyampaikan, pihaknya lebih fokus pada pengendara roda dua. Tetapi, jika ada temuan pelanggaran dari pengendara lain, seperti roda empat dan roda enam, petugas tidak segan-segan menindaknya.

Kendaraan yang diamankan karena tidak ada surat kendaraan. Pihaknya langsung mengamankan barang bukti (BB) berupa kendaraan. ”Setelah sidang, baru kami akan dikeluarkan. Itu pun harus menunjukkan surat-surat,” tegas Mansyur kemarin (1/11).


Demi keselamatan berlalu lintas, pihaknya mengimbau kepada pengendara supaya mematuhi rambu lalu lintas. Operasi Zebra, kata Mansyur, memang untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Baca Juga :  Hendak Edarkan SS Senilai Ratusan Juta, Warga Bangkalan Diciduk Polisi

”Kami meminta kepada pengguna jalan supaya sebelum keluar rumah, kelengkapan surat-surat kendaraan dilengkapi,” imbau dia mewakili Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Mohammad Ardi Wibowo.

”Dalam perjalanan juga harus selalu menaati aturan atau petunjuk rambu lalu lintas. Supaya perjalanan aman dan lancar,” timpalnya.

Menurut Mansyur, titik-titik yang rawan terjadi pelanggaran lalu lintas tersebar di empat lokasi. Yakni, di Jalan Pemuda Kaffa, Jalan Soekarno Hatta, Jalan A. Yani, dan Jalan Jokotole. ”Memang empat titik itu yang kami intensifkan. Karena memang banyak pelanggarannya,” pungkasnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/