alexametrics
26.4 C
Madura
Friday, May 20, 2022

Radar Madura Jadi Tempat Belajar Puluhan Mahasiswa

BANGKALAN – Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat mahasiswa untuk belajar. Seperti dilakukan 40 mahasiswa IAIN Madura. Selama dua bulan ke depan mereka belajar praktik di Jawa Pos Radar Madura (JPRM).

Puluhan mahasiswa itu diantarkan Kepala Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Madura Moh. Zuhdi, Rabu (2/9). Mereka disambut Pemimpin Redaksi (Pemred) JPRM Luqman Hakim dan Koordinator Liputan (Korlip) Fathorrahman.

Zuhdi mengungkapkan, praktik pengembangan profesi mahasiswa sempat menjadi beban kampus. Sebab, praktik ini bersamaan dengan masa pandemi Covid-19. Karena itu, dia mengucapkan terima kasih pada JPRM yang bersedia menjadi tempat belajar mahasiswa.

”Praktik lapangan ini dibagi dua sesi. Tiap sesi ada lima orang di masing-masing daerah atau biro. Semuanya 40 mahasiswa,” ungkap Zuhdi.

Baca Juga :  Pasien Positif Covid-19 Tembus 35 Orang

Luqman Hakim mengatakan, kerja sama IAIN dan JPRM sudah berlangsung lama. Ini menjadi bukti bahwa JPRM dipercaya sebagai tempat belajar mahasiswa.

Praktik mahasiswa kali ini tidak bertumpu di kantor pusat. Mereka disebar ke semua kantor biro. Cara itu dilakukan agar proses belajar mahasiswa lebih maksimal.

”Selain itu, agar tidak menumpuk di satu tempat untuk menghindari kerumunan sebagai upaya pencegahan Covid-19,” terang Luqman.

- Advertisement -

BANGKALAN – Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat mahasiswa untuk belajar. Seperti dilakukan 40 mahasiswa IAIN Madura. Selama dua bulan ke depan mereka belajar praktik di Jawa Pos Radar Madura (JPRM).

Puluhan mahasiswa itu diantarkan Kepala Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Madura Moh. Zuhdi, Rabu (2/9). Mereka disambut Pemimpin Redaksi (Pemred) JPRM Luqman Hakim dan Koordinator Liputan (Korlip) Fathorrahman.

Zuhdi mengungkapkan, praktik pengembangan profesi mahasiswa sempat menjadi beban kampus. Sebab, praktik ini bersamaan dengan masa pandemi Covid-19. Karena itu, dia mengucapkan terima kasih pada JPRM yang bersedia menjadi tempat belajar mahasiswa.


”Praktik lapangan ini dibagi dua sesi. Tiap sesi ada lima orang di masing-masing daerah atau biro. Semuanya 40 mahasiswa,” ungkap Zuhdi.

Baca Juga :  Pasien Positif Covid-19 Tembus 35 Orang

Luqman Hakim mengatakan, kerja sama IAIN dan JPRM sudah berlangsung lama. Ini menjadi bukti bahwa JPRM dipercaya sebagai tempat belajar mahasiswa.

Praktik mahasiswa kali ini tidak bertumpu di kantor pusat. Mereka disebar ke semua kantor biro. Cara itu dilakukan agar proses belajar mahasiswa lebih maksimal.

”Selain itu, agar tidak menumpuk di satu tempat untuk menghindari kerumunan sebagai upaya pencegahan Covid-19,” terang Luqman.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Proyek SPAM Tak Pakai Kajian

Bupati-Wabup Dukung Madura Awards 2018

Artikel Terbaru

/