alexametrics
24 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

Gedung Dewan Harus Selesai Desember

BANGKALAN – Pembangunan gedung DPRD Bangkalan mulai digarap. Rekanan hanya punya waktu 180 hari untuk menuntaskan pengerjaan itu. Proyek senilai Rp 45,2 miliar itu harus tuntas Desember 2019.

Proyek gedung dewan di Jalan Halim Perdanakusuma itu kini masih proses pemadatan lahan. Sebab, lahan yang dibangun merupakan tanah sawah. ”Target selesai enam bulan. Sekarang proses pemadatan. Tidak nyampek satu bulan,” kata seorang pekerja berpakaian oranye kemarin (2/7).

Perwakilan PT Gala Karya Norman mengatakan, sesuai kontrak, proyek pembangunan gedung DPRD harus selesai 180 hari. Hal tersebut sudah sesuai perhitungan mengenai metode pelaksanaan. ”Insyaallah selesai. Sekitar 6 bulan, dan Desember harus selesai,” jelasnya.

Norman menyampaikan, dalam 180 hari itu bukan hanya dikerjakan pada siang. Pekerja melanjutkan kegiatan pada malam hari alias lembur. ”Kalau dikerjakan waktu normal, tentu tidak selesai,” terangnya.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Molor Tiga Jam

Berkenaan dengan dukungan izin tambang, Norman mengaku tidak ada masalah. Lagi pula, jauh sebelum dikerjakan sudah konfirmasi ke dinas terkait. ”Intinya tidak mungkin bekerja di luar aturan,” klaimnya.

Anggota Komisi C DPRD Bangkalan Musawwir mengatakan, rekanan memang tidak mungkin melabrak aturan. Hanya, apabila dalam melaksanakan pekerjaan keluar dari ketentuan, tentu tidak dibenarkan. ”Intinya, dikerjakan sesuai aturan,” katanya.

Dengan jatah waktu enam bulan hitungan normal, Musawwir memprediksi proyek itu tidak selesai. Sebab, proyek ini pembangunan gedung, bukan hotmix. Meski kerja lembur, politikus PKS itu menyarankan rekanan tetap memperhatikan kualitas. ”Tapi, misalnya rekanan siap lembur, itu harus dilakukan supaya pekerjaannya tidak libas tahun,” sebutnya.

Baca Juga :  Jangan Tilap Dana Hibah

BANGKALAN – Pembangunan gedung DPRD Bangkalan mulai digarap. Rekanan hanya punya waktu 180 hari untuk menuntaskan pengerjaan itu. Proyek senilai Rp 45,2 miliar itu harus tuntas Desember 2019.

Proyek gedung dewan di Jalan Halim Perdanakusuma itu kini masih proses pemadatan lahan. Sebab, lahan yang dibangun merupakan tanah sawah. ”Target selesai enam bulan. Sekarang proses pemadatan. Tidak nyampek satu bulan,” kata seorang pekerja berpakaian oranye kemarin (2/7).

Perwakilan PT Gala Karya Norman mengatakan, sesuai kontrak, proyek pembangunan gedung DPRD harus selesai 180 hari. Hal tersebut sudah sesuai perhitungan mengenai metode pelaksanaan. ”Insyaallah selesai. Sekitar 6 bulan, dan Desember harus selesai,” jelasnya.

Norman menyampaikan, dalam 180 hari itu bukan hanya dikerjakan pada siang. Pekerja melanjutkan kegiatan pada malam hari alias lembur. ”Kalau dikerjakan waktu normal, tentu tidak selesai,” terangnya.

Baca Juga :  Dukung Madura Masuk Proyek Nasional

Berkenaan dengan dukungan izin tambang, Norman mengaku tidak ada masalah. Lagi pula, jauh sebelum dikerjakan sudah konfirmasi ke dinas terkait. ”Intinya tidak mungkin bekerja di luar aturan,” klaimnya.

Anggota Komisi C DPRD Bangkalan Musawwir mengatakan, rekanan memang tidak mungkin melabrak aturan. Hanya, apabila dalam melaksanakan pekerjaan keluar dari ketentuan, tentu tidak dibenarkan. ”Intinya, dikerjakan sesuai aturan,” katanya.

Dengan jatah waktu enam bulan hitungan normal, Musawwir memprediksi proyek itu tidak selesai. Sebab, proyek ini pembangunan gedung, bukan hotmix. Meski kerja lembur, politikus PKS itu menyarankan rekanan tetap memperhatikan kualitas. ”Tapi, misalnya rekanan siap lembur, itu harus dilakukan supaya pekerjaannya tidak libas tahun,” sebutnya.

Baca Juga :  Lelalang Proyek Rp 26 M Tunggu Perencanaan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/