alexametrics
25.8 C
Madura
Monday, July 4, 2022

Dewan Warning Distributor-Kios Tidak Main-Main

BANGKALAN – Tahun ini Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Dispertapahorbun) Bangkalan mendapat bantuan pupuk dari Pemerintah Provinsi Jatim. Terdapat lima jenis pupuk yang didistribusikan kepada petani di Kota Salak. Yakni, pupuk urea, SP-36, NPK, ZA, dan organik.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Bangkalan Muchlis Assuryani mengatakan, yang perlu dicermati adalah masalah pendistribusian pupuk. Menurut dia, pihak dispertapahorbun harus memantau penyaluran pupuk hingga ke tangan petani sehingga tidak ada penyelewengan.

Muchlis juga mengingatkan agar para distributor pupuk serta kios yang terdaftar tidak main-main dalam distribusi pupuk. Bantuan itu harus diberikan kepada yang berhak. Jangan sampai pupuk itu beralih ke luar Bangkalan. ”Kios juga harus menjual pupuk sesuai harga eceran tertinggi (HET) untuk petani,” imbau Muchlis.

Baca Juga :  Dispertapahorbun Baru Cetak 8.700 Kartu Tani

Pihak dispertapahorbun mengklaim pendistribusian pupuk kepada kelompok tani berjalan lancar. ”Alhamdulillah semua sesuai kebutuhan di masing-masing kelompok tani,” ujar Kasi Pupuk Pestisida dan Alsintan Dispertapahorbun Bangkalan Rudi Hariyanto kemarin (2/5).

Pendistribusian pupuk dilakukan secara bertahap. Kebutuhan tiap bulan tidak sama. Kondisi cuaca juga turut jadi pertimbangan dispertapahorbun melakukan pendistribusian pupuk. ”Semua kecamatan sudah ada datanya. Termasuk, berapa jumlah kebutuhan pupuk,” terang Rudi Hariyanto.

Kebutuhan pupuk di masing-masing kelompok tani (poktan) tidak sama. Perhitungan melalui rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK). Proses pendistribusian dipantau secara rutin, mulai dari distributor, kios hingga ke petani di desa. ”Sejauh ini tidak ada keluhan dari petani,” tuturnya.

Baca Juga :  Ajak Semua Elemen Sukseskan Pilkades Damai

BANGKALAN – Tahun ini Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Dispertapahorbun) Bangkalan mendapat bantuan pupuk dari Pemerintah Provinsi Jatim. Terdapat lima jenis pupuk yang didistribusikan kepada petani di Kota Salak. Yakni, pupuk urea, SP-36, NPK, ZA, dan organik.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Bangkalan Muchlis Assuryani mengatakan, yang perlu dicermati adalah masalah pendistribusian pupuk. Menurut dia, pihak dispertapahorbun harus memantau penyaluran pupuk hingga ke tangan petani sehingga tidak ada penyelewengan.

Muchlis juga mengingatkan agar para distributor pupuk serta kios yang terdaftar tidak main-main dalam distribusi pupuk. Bantuan itu harus diberikan kepada yang berhak. Jangan sampai pupuk itu beralih ke luar Bangkalan. ”Kios juga harus menjual pupuk sesuai harga eceran tertinggi (HET) untuk petani,” imbau Muchlis.

Baca Juga :  Ajak Semua Elemen Sukseskan Pilkades Damai


Pihak dispertapahorbun mengklaim pendistribusian pupuk kepada kelompok tani berjalan lancar. ”Alhamdulillah semua sesuai kebutuhan di masing-masing kelompok tani,” ujar Kasi Pupuk Pestisida dan Alsintan Dispertapahorbun Bangkalan Rudi Hariyanto kemarin (2/5).

Pendistribusian pupuk dilakukan secara bertahap. Kebutuhan tiap bulan tidak sama. Kondisi cuaca juga turut jadi pertimbangan dispertapahorbun melakukan pendistribusian pupuk. ”Semua kecamatan sudah ada datanya. Termasuk, berapa jumlah kebutuhan pupuk,” terang Rudi Hariyanto.

Kebutuhan pupuk di masing-masing kelompok tani (poktan) tidak sama. Perhitungan melalui rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK). Proses pendistribusian dipantau secara rutin, mulai dari distributor, kios hingga ke petani di desa. ”Sejauh ini tidak ada keluhan dari petani,” tuturnya.

Baca Juga :  Imbau Petani Waspadai Wereng Coklat

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/