alexametrics
19.4 C
Madura
Thursday, August 18, 2022

Toko Modern Menjamur DPMPTSP Janji Tak Akan Beri Izin Lagi

BANGKALAN – Toko modern menjamur di Bangkalan. Hal itu mendapat sorotan negatif. Salah satunya dari aktivis Rumah Advokasi Rakyat (RAR) yang berdemo di depan kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangkalan Kamis (31/10).

Menyikapi sorotan itu, DPMPTSP berjanji tidak akan menambah toko modern di wilayah Bangkalan. Kepala DPMPTSP Bangkalan Ainur Gufron menyatakan akan menolak jika ada lagi permohonan izin pendirian toko modern. ”Sudah banyak,” kata dia di ruang kerjanya kemarin (1/11).

Meski persyaratan permohonan perizinan toko modern lengkap, tegas Gufron, pihaknya tetap akan menolak. ”Sudah cukup, akan kami tolak,” tandas mantan camat Modung itu.

Kepala Bidang Informasi dan Pengendalian Penanaman Modal DPMPTSP Bangkalan Hosun mengungkapkan, toko modern di Kota Salak saat ini berjumlah 54. ”Tersebar di 13 kecamatan,” ungkapnya.

Baca Juga :  7.871 Nelayan Tak Dilindungi Asuransi

Hosun menerangkan, toko modern yang tersebar di 13 kecamatan tersebut merupakan milik perusahaan besar. ”Alfamart ada 20, Indomaret ada 34,” sebutnya.

Dia tidak menampik keberadaan toko modern di Bangkalan mematikan sebagian usaha masyarakat. ”Kita didorong oleh kemajuan zaman. Jika tetap ingin bertahan, toko-toko milik masyarakat harus berbenah,” tukas Hosun. (c1)

BANGKALAN – Toko modern menjamur di Bangkalan. Hal itu mendapat sorotan negatif. Salah satunya dari aktivis Rumah Advokasi Rakyat (RAR) yang berdemo di depan kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangkalan Kamis (31/10).

Menyikapi sorotan itu, DPMPTSP berjanji tidak akan menambah toko modern di wilayah Bangkalan. Kepala DPMPTSP Bangkalan Ainur Gufron menyatakan akan menolak jika ada lagi permohonan izin pendirian toko modern. ”Sudah banyak,” kata dia di ruang kerjanya kemarin (1/11).

Meski persyaratan permohonan perizinan toko modern lengkap, tegas Gufron, pihaknya tetap akan menolak. ”Sudah cukup, akan kami tolak,” tandas mantan camat Modung itu.


Kepala Bidang Informasi dan Pengendalian Penanaman Modal DPMPTSP Bangkalan Hosun mengungkapkan, toko modern di Kota Salak saat ini berjumlah 54. ”Tersebar di 13 kecamatan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemilihan Rektor UTM Gagal

Hosun menerangkan, toko modern yang tersebar di 13 kecamatan tersebut merupakan milik perusahaan besar. ”Alfamart ada 20, Indomaret ada 34,” sebutnya.

Dia tidak menampik keberadaan toko modern di Bangkalan mematikan sebagian usaha masyarakat. ”Kita didorong oleh kemajuan zaman. Jika tetap ingin bertahan, toko-toko milik masyarakat harus berbenah,” tukas Hosun. (c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/