alexametrics
23.6 C
Madura
Monday, August 15, 2022

Butuh 144 Penyuluh Agama

BANGKALAN – Pendaftaran penyuluh agama di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bangkalan dibuka sejak kemarin (1/11). Kemenag mencatat sudah ada belasan pendaftar.

Pendaftaran penyuluh agama dibuka hingga 29 November 2019. Antusiasme masyarakat untuk mendaftar cukup tinggi. Bahkan, seminggu sebelum pendaftaran dibuka, sudah banyak yang mendaftar.

Kepala Kemenag Bangkalan Abdul Haris mengatakan, pihaknya tidak dapat menolak sejumlah berkas pendaftar yang masuk kendati pendaftaran belum resmi dibuka. ”Rata-rata yang daftar duluan ke sini dari kecamatan yang jaraknya jauh dari kota. Kasihan kalau disuruh kembali lagi,” katanya kemarin (1/11).

Menurut Haris, meski sudah mendaftar lebih dulu, pihaknya tetap menangguhkan sejumlah berkas yang masuk tersebut. ”Tetap harus ikuti aturan. Baru diverifikasi beserta berkas pendaftar yang baru. Totalnya tidak sampai 20 orang,” tuturnya.

Baca Juga :  Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Bekerja dari Rumah

Haris menerangkan, tahun ini masa tugas penyuluh agama tidak sama dengan tahun sebelumnya. Tahun ini ada penambahan. ”Biasanya tiga tahun. Untuk tahun ini, masa tugas diperpanjang menjadi empat tahun,” terang mantan kepala Kemenag Jombang itu.

Tiap kecamatan di Bangkalan mendapat jatah delapan penyuluh agama sesuai tugas pokok dan fungsinya (tupoksi). Di Bangkalan ada 18 kecamatan. Dengan demikian, dibutuhkan 144 penyuluh agama.

”Penyuluh harus memiliki kapasitas pengetahuan yang mumpuni sehingga bisa memberikan solusi saat ada persoalan di masyarakat. Syarat untuk jadi penyuluh harus S-1 keagamaan,” urainya.

Haris menambahkan, tupoksi penyuluh ada depalan. Namun, dia hanya menyebutkan empat yang terpenting. Yakni, menjaga kerukunan antarumat beragama, penanggulangan penyalahgunaan narkoba, pembinaan keluarga sakinah, dan penanggulangan radikalisme.

Baca Juga :  Coret Seragam, Siswa Konvoi Pada Hardiknas

”Nanti akan ada seleksi dan verifikasi yang ketat. Bagi penyuluh yang lama, kalau kinerjanya kurang memuaskan, harus siap tergantikan,” tandas Haris. (c1)

BANGKALAN – Pendaftaran penyuluh agama di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bangkalan dibuka sejak kemarin (1/11). Kemenag mencatat sudah ada belasan pendaftar.

Pendaftaran penyuluh agama dibuka hingga 29 November 2019. Antusiasme masyarakat untuk mendaftar cukup tinggi. Bahkan, seminggu sebelum pendaftaran dibuka, sudah banyak yang mendaftar.

Kepala Kemenag Bangkalan Abdul Haris mengatakan, pihaknya tidak dapat menolak sejumlah berkas pendaftar yang masuk kendati pendaftaran belum resmi dibuka. ”Rata-rata yang daftar duluan ke sini dari kecamatan yang jaraknya jauh dari kota. Kasihan kalau disuruh kembali lagi,” katanya kemarin (1/11).


Menurut Haris, meski sudah mendaftar lebih dulu, pihaknya tetap menangguhkan sejumlah berkas yang masuk tersebut. ”Tetap harus ikuti aturan. Baru diverifikasi beserta berkas pendaftar yang baru. Totalnya tidak sampai 20 orang,” tuturnya.

Baca Juga :  Coret Seragam, Siswa Konvoi Pada Hardiknas

Haris menerangkan, tahun ini masa tugas penyuluh agama tidak sama dengan tahun sebelumnya. Tahun ini ada penambahan. ”Biasanya tiga tahun. Untuk tahun ini, masa tugas diperpanjang menjadi empat tahun,” terang mantan kepala Kemenag Jombang itu.

Tiap kecamatan di Bangkalan mendapat jatah delapan penyuluh agama sesuai tugas pokok dan fungsinya (tupoksi). Di Bangkalan ada 18 kecamatan. Dengan demikian, dibutuhkan 144 penyuluh agama.

”Penyuluh harus memiliki kapasitas pengetahuan yang mumpuni sehingga bisa memberikan solusi saat ada persoalan di masyarakat. Syarat untuk jadi penyuluh harus S-1 keagamaan,” urainya.

- Advertisement -

Haris menambahkan, tupoksi penyuluh ada depalan. Namun, dia hanya menyebutkan empat yang terpenting. Yakni, menjaga kerukunan antarumat beragama, penanggulangan penyalahgunaan narkoba, pembinaan keluarga sakinah, dan penanggulangan radikalisme.

Baca Juga :  Poli RSUD Tutup Total

”Nanti akan ada seleksi dan verifikasi yang ketat. Bagi penyuluh yang lama, kalau kinerjanya kurang memuaskan, harus siap tergantikan,” tandas Haris. (c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/