alexametrics
24.1 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Capaian Kinerja Universitas Trunojoyo Madura Memuaskan

Menuju Perguruan Tinggi Mandiri untuk Kesejahteraan Masyarakat

BANGKALAN – Perkembangan kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM) begitu pesat. Capaian kinerja dari setiap bidang memuaskan. Meskipun, saat ini masih dalam tahap penyempurnaan.

Bahkan, visi beberapa tahun ke depan sudah dipikirkan. Misalnya, visi pada 2030, UTM menjadi institusi yang mampu mewujudkan lulusan cerdas, berdaya saing, berakhlakul karimah, dan unggul dalam pendidikan. Juga, riset berdasar potensi Madura.

Capaian kinerja tersebut disampaikan oleh Rektor UTM Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif, M.Si. pada rapat terbuka senat UTM dalam rangka Dies Natalis Ke-21 dan penerimaan mahasiswa baru yang bertempat di Gedung Pertemuan Senin (1/8).

Muh. Syarif mengatakan, Dies Natalis Ke-21 UTM mengangkat tema Berinovasi dan Bersinergi Membangun Negeri. Perkembangan UTM periode 2014–2018 menjadi perguruan tinggi yang unggul di bidang pendidikan dan riset. Sedangkan periode 2018 hingga 2022 UTM inovatif, berkualitas, dan mandiri.

”Yang menjadi tantangan UTM 2014–2018 ialah tantangan globalisasi dan revolusi industri 4.0. Sedangkan tantangan nasional penguatan daya saing UTM,” katanya.

Syarif menambahkan, kebijakan nasional pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia unggul. Lalu, kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Ada beberapa Permendikbud yang harus dijalankan. Misalnya, pembukaan prodi baru, sistem akreditasi perguruan tinggi, PTN berbadan hukum, dan hak belajar tiga tahun di luar kampus.

Baca Juga :  Bincang Potensi Wisata Pulau Garam dengan D. Zawawi Imron

”Visi UTM pada tahun 2030 nanti ialah menjadi institusi yang mampu mewujudkan lulusan yang cerdas, berdaya saing, berakhlakul karimah, dan unggul dalam pendidikan serta riset berdasarkan potensi Madura,” terangnya.

Pria asal Sampang itu menjelaskan, sejak 2018–2022 fokus pengembangan UTM ada empat strategi pencapaian. Pertama, pengembangan UTM berbasis kluster potensi Madura. Kedua, pengembangan SDM unggul melalui pelaksanaan tridarma berbasis masyarakat. Ketiga, sinergisitas tridarma perguruan tinggi dalam implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

”Terakhir, percepatan internasionalisasi institusi dan unit di lingkungan UTM,” tegasnya.

APRESIASI: Rektor UTM Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif, M.Si. memberikan penghargaan kepada mahasiswa baru yang memperoleh nilai tinggi. (Vivin Agustin Hartono/RadarMadura.id)

Ada beberapa capaian kinerja sejak 2014 hingga 2022 dari berbagai bidang. Capaian kinerja sejak 2014 hingga 2022 di bidang pendidikan dan kemahasiswaan. Jumlah mahasiswa UTM berkembang pesat. Mahasiswa UTM juga tidak hanya didominasi oleh mahasiswa dari Pulau Jawa. Namun, dari berbagai pulau atau daerah di Indonesia.

Baca Juga :  Tegang, Pembuktian Kualifikasi Lelang Dijaga Polisi

”Perkembangan kualitas mahasiswa UTM dari tahun ke tahun semakin baik. Mahasiswa berprestasi tingkat nasional dan internasional terus meningkat,” paparnya.

Capaian kinerja 2014 hingga 2022 di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan kluster Madura (kekhasan UTM). Capaian kinerja 2014 hingga 2022 di bidang tata kelola UTM. Capaian pengelolaan sumber daya fisik atau sarana prasarana. Misalnya, dari 30,9026 hektare, 16,23 hektare untuk gedung perkuliahan, perkantoran, laboratorium, gedung pertemuan, asrama, dan perumahan dinas. Sekitar 5,18 hektare lahan parkir, taman kampus, jalan, dan lapangan olahraga.

”Gedung perkuliahan setiap fakultas serta gedung laboratorium dan 78 jenis laboratorium yang menyebar di fakultas, jurusan, program studi, dan laboratorium terpadu,” sebutnya.

UTM juga menuju perguruan tinggi mandiri untuk kesejahteraan masyarakat sehingga impelementasi tridarma UTM ke desa mitra. Di samping itu, UTM tidak hanya hadir untuk masyarakat Madura. UTM juga akan terus berinovasi dan bersinergi untuk membangun negeri. ”Semoga ikhtiar yang sudah kami lakukan bisa maksimal dan sesuai harapan,” harapnya. (rul/onk)

BANGKALAN – Perkembangan kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM) begitu pesat. Capaian kinerja dari setiap bidang memuaskan. Meskipun, saat ini masih dalam tahap penyempurnaan.

Bahkan, visi beberapa tahun ke depan sudah dipikirkan. Misalnya, visi pada 2030, UTM menjadi institusi yang mampu mewujudkan lulusan cerdas, berdaya saing, berakhlakul karimah, dan unggul dalam pendidikan. Juga, riset berdasar potensi Madura.

Capaian kinerja tersebut disampaikan oleh Rektor UTM Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif, M.Si. pada rapat terbuka senat UTM dalam rangka Dies Natalis Ke-21 dan penerimaan mahasiswa baru yang bertempat di Gedung Pertemuan Senin (1/8).


Muh. Syarif mengatakan, Dies Natalis Ke-21 UTM mengangkat tema Berinovasi dan Bersinergi Membangun Negeri. Perkembangan UTM periode 2014–2018 menjadi perguruan tinggi yang unggul di bidang pendidikan dan riset. Sedangkan periode 2018 hingga 2022 UTM inovatif, berkualitas, dan mandiri.

”Yang menjadi tantangan UTM 2014–2018 ialah tantangan globalisasi dan revolusi industri 4.0. Sedangkan tantangan nasional penguatan daya saing UTM,” katanya.

Syarif menambahkan, kebijakan nasional pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia unggul. Lalu, kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Ada beberapa Permendikbud yang harus dijalankan. Misalnya, pembukaan prodi baru, sistem akreditasi perguruan tinggi, PTN berbadan hukum, dan hak belajar tiga tahun di luar kampus.

Baca Juga :  Ra Latif Serahkan Hadiah kepada Pemenang Karapan Sapi Bupati Cup

”Visi UTM pada tahun 2030 nanti ialah menjadi institusi yang mampu mewujudkan lulusan yang cerdas, berdaya saing, berakhlakul karimah, dan unggul dalam pendidikan serta riset berdasarkan potensi Madura,” terangnya.

Pria asal Sampang itu menjelaskan, sejak 2018–2022 fokus pengembangan UTM ada empat strategi pencapaian. Pertama, pengembangan UTM berbasis kluster potensi Madura. Kedua, pengembangan SDM unggul melalui pelaksanaan tridarma berbasis masyarakat. Ketiga, sinergisitas tridarma perguruan tinggi dalam implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

”Terakhir, percepatan internasionalisasi institusi dan unit di lingkungan UTM,” tegasnya.

APRESIASI: Rektor UTM Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif, M.Si. memberikan penghargaan kepada mahasiswa baru yang memperoleh nilai tinggi. (Vivin Agustin Hartono/RadarMadura.id)

Ada beberapa capaian kinerja sejak 2014 hingga 2022 dari berbagai bidang. Capaian kinerja sejak 2014 hingga 2022 di bidang pendidikan dan kemahasiswaan. Jumlah mahasiswa UTM berkembang pesat. Mahasiswa UTM juga tidak hanya didominasi oleh mahasiswa dari Pulau Jawa. Namun, dari berbagai pulau atau daerah di Indonesia.

Baca Juga :  Tes Cepat Dua Dokter Positif

”Perkembangan kualitas mahasiswa UTM dari tahun ke tahun semakin baik. Mahasiswa berprestasi tingkat nasional dan internasional terus meningkat,” paparnya.

Capaian kinerja 2014 hingga 2022 di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan kluster Madura (kekhasan UTM). Capaian kinerja 2014 hingga 2022 di bidang tata kelola UTM. Capaian pengelolaan sumber daya fisik atau sarana prasarana. Misalnya, dari 30,9026 hektare, 16,23 hektare untuk gedung perkuliahan, perkantoran, laboratorium, gedung pertemuan, asrama, dan perumahan dinas. Sekitar 5,18 hektare lahan parkir, taman kampus, jalan, dan lapangan olahraga.

”Gedung perkuliahan setiap fakultas serta gedung laboratorium dan 78 jenis laboratorium yang menyebar di fakultas, jurusan, program studi, dan laboratorium terpadu,” sebutnya.

UTM juga menuju perguruan tinggi mandiri untuk kesejahteraan masyarakat sehingga impelementasi tridarma UTM ke desa mitra. Di samping itu, UTM tidak hanya hadir untuk masyarakat Madura. UTM juga akan terus berinovasi dan bersinergi untuk membangun negeri. ”Semoga ikhtiar yang sudah kami lakukan bisa maksimal dan sesuai harapan,” harapnya. (rul/onk)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/