alexametrics
21.5 C
Madura
Monday, May 23, 2022

Rest Area Baru Pemerataan Lahan

BANGKALAN – PT Nindya Karya telah mengerjakan pembangunan rest area tahap III. Tetapi, masih pemerataan lahan. Sementara fondasinya belum digarap. Proyek dengan pagu anggaran Rp 85 miliar ini berlokasi di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Sisi Madura (KKJSM), Desa Pangpong, Kecamatan Labang.

Kepala Divisi Data dan Informasi Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) Pandit Indrawan membenarkan, PT Nindya Karya telah jadi pemenang lelang proyek Pembangunan Rest Area Tahap III. Setelah tanda tangan kontrak, rekanan langsung melakukan survei lokasi. Kemudian, dilakukan pembersihan sebelum pembangunan gedung.

Saat ini rekanan terus melakukan pengerjaan proyek. Pihaknya mendorong PT Nindya Karya untuk mempercepat pengerjaan. Namun tetap memperhatikan kualitas proyek.

Pengerjaan juga harus sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB). Dengan begitu, kualitasnya baik dan tidak cepat rusak. ”Sekarang kan terus dilakukan pengerjaan,” ujarnya Minggu (1/7).

Baca Juga :  Denda PT Gala Karya Empat Hari

Seat Operasional Manager PT Nindya Karya Eric Destary mengatakan, lahan dibutuhkan untuk pembangunan rest area tahap III. Pembersihan lahan juga membutuhkan waktu. ”Pembersihan lahan dan pemerataan lahan sudah kami kerjakan,” tegasnya.

Setelah itu, akan dilanjutkan pada pembuatan fondasi dan seterusnya hingga menjadi gedung atau bangunan. ”Habis ini langsung pembuatan fondasi gedung,” terangnya.

Ada beberapa item pembangunan di kawasan rest area. Di antaranya, gedung atau ruang informasi, gedung anjungan, area parkir, taman, TPA, musala, dan toilet.

Kemudian, pembangunan dua unit food court dan dua unit area suvenir. Masing-masing unit food court dan unit area suvenir berjumlah sekitar 55 kios. Semuanya berjumlah 220 kios. ”Banyak item pengerjaan,” ucapnya melalui sambungan telepon selulernya.

Baca Juga :  Peringati dan Meriahkan HBA, Kejari Bangkalan Tabur Ratusan Hadiah

Eric berjanji, akan mempercepat pengerjaan proyek Pembangunan Rest Area Tahap III agar tidak melebihi deadline. ”Pastinya kami mengerjakan sesuai dengan ketentuan,” janjinya.

Untuk diketahui, pada 2016 BPWS menyiapkan anggaran Rp 8.098.000.000 untuk pembangunan rest area tahap I. PT Putra Perkasa Cipta Abadi menjadi pemenang lelang dengan nilai kontrak Rp 7.351.181.000. Tahun 2017 BPWS menyediakan dana Rp 11.519.000.000 untuk rest area tahap II. PT Indokon Raya menjadi pemenang lelang dengan kontrak Rp 10.805.000.000.

 

- Advertisement -

BANGKALAN – PT Nindya Karya telah mengerjakan pembangunan rest area tahap III. Tetapi, masih pemerataan lahan. Sementara fondasinya belum digarap. Proyek dengan pagu anggaran Rp 85 miliar ini berlokasi di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Sisi Madura (KKJSM), Desa Pangpong, Kecamatan Labang.

Kepala Divisi Data dan Informasi Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) Pandit Indrawan membenarkan, PT Nindya Karya telah jadi pemenang lelang proyek Pembangunan Rest Area Tahap III. Setelah tanda tangan kontrak, rekanan langsung melakukan survei lokasi. Kemudian, dilakukan pembersihan sebelum pembangunan gedung.

Saat ini rekanan terus melakukan pengerjaan proyek. Pihaknya mendorong PT Nindya Karya untuk mempercepat pengerjaan. Namun tetap memperhatikan kualitas proyek.


Pengerjaan juga harus sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB). Dengan begitu, kualitasnya baik dan tidak cepat rusak. ”Sekarang kan terus dilakukan pengerjaan,” ujarnya Minggu (1/7).

Baca Juga :  Ra Hasani Pastikan Maju Pilkada Bangkalan

Seat Operasional Manager PT Nindya Karya Eric Destary mengatakan, lahan dibutuhkan untuk pembangunan rest area tahap III. Pembersihan lahan juga membutuhkan waktu. ”Pembersihan lahan dan pemerataan lahan sudah kami kerjakan,” tegasnya.

Setelah itu, akan dilanjutkan pada pembuatan fondasi dan seterusnya hingga menjadi gedung atau bangunan. ”Habis ini langsung pembuatan fondasi gedung,” terangnya.

Ada beberapa item pembangunan di kawasan rest area. Di antaranya, gedung atau ruang informasi, gedung anjungan, area parkir, taman, TPA, musala, dan toilet.

Kemudian, pembangunan dua unit food court dan dua unit area suvenir. Masing-masing unit food court dan unit area suvenir berjumlah sekitar 55 kios. Semuanya berjumlah 220 kios. ”Banyak item pengerjaan,” ucapnya melalui sambungan telepon selulernya.

Baca Juga :  Tunggakan Biakes Maskin 2020 Capai Rp 5,2 M

Eric berjanji, akan mempercepat pengerjaan proyek Pembangunan Rest Area Tahap III agar tidak melebihi deadline. ”Pastinya kami mengerjakan sesuai dengan ketentuan,” janjinya.

Untuk diketahui, pada 2016 BPWS menyiapkan anggaran Rp 8.098.000.000 untuk pembangunan rest area tahap I. PT Putra Perkasa Cipta Abadi menjadi pemenang lelang dengan nilai kontrak Rp 7.351.181.000. Tahun 2017 BPWS menyediakan dana Rp 11.519.000.000 untuk rest area tahap II. PT Indokon Raya menjadi pemenang lelang dengan kontrak Rp 10.805.000.000.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Terkendala Dana, DLH Ubah Rencana

Hanya Lima Pulau yang Dapat Listrik PLN

DPK: Minat Baca Masyarakat Rendah

Artikel Terbaru

/