alexametrics
28.5 C
Madura
Saturday, August 13, 2022

Satpol PP Bongkar Gardu Liar

BANGKALAN – Gardu yang didirikan di taman mini tepi Jalan Halim Perdanakusuma, Kota Bangkalan, merusak pemandangan. Pengendara yang melewati jalan itu saat pagi hampir bisa dipastikan menjumpai tukang becak atau sopir mobil penumpang umum (MPU) yang bermain domino di tempat tersebut.

Mulai kemarin (31/10), pemandangan itu tidak akan dijumpai lagi. Sebab, bangunan gardu yang mengganggu kesuburan tanaman di taman mini tersebut digusur oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkalan.

Kasi Operasional Satpol PP Bangkalan Moh. Nakip saat melakukan penertiban mengatakan, pihaknya mendapat perintah membersihkan gardu tersebut. ”Alhamdulillah tidak ada yang memprotes. Malah tukang becak membantu kami melakukan penggusuran,” katanya.

Baca Juga :  Gerobak PKL Disita, Dewan Kecewa

Pihaknya meminta masyarakat tidak membangun gardu di tempat umum, terutama di kawasan taman. ”Tidak ada yang mengaku siapa yang membangun gardu ini,” tegas pria berkumis tipis itu.

Hosnan, 51, tukang becak, menyatakan tidak keberatan dengan penggusuran gardu yang selama ini menjadi tempat nongkrong tersebut. ”Tidak jadi masalah,” tuturnya mewakili teman-temannya sesama tukang becak.

”Kalau memang salah dan aturannya harus digusur, kami tidak akan memprotes. Gardu itu siapa yang bangun kami juga tidak tahu. Kami hanya menempati,” ujar lelaki asal Kecamatan Sokobanah, Sampang, itu.

Kepala Bidang Penataan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan Moh. Hasbullah mengapresiasi langkah satpol PP. ”Tujuannya, agar taman indah. Tugas kami merawat dan memelihara tumbuhan di setiap taman yang ada di Bangkalan. Kami harap masyarakat juga ikut menjaga,” ucapnya. (c1)

Baca Juga :  Satpol PP Tertibkan Paksa PKL Jalan Kabupaten

BANGKALAN – Gardu yang didirikan di taman mini tepi Jalan Halim Perdanakusuma, Kota Bangkalan, merusak pemandangan. Pengendara yang melewati jalan itu saat pagi hampir bisa dipastikan menjumpai tukang becak atau sopir mobil penumpang umum (MPU) yang bermain domino di tempat tersebut.

Mulai kemarin (31/10), pemandangan itu tidak akan dijumpai lagi. Sebab, bangunan gardu yang mengganggu kesuburan tanaman di taman mini tersebut digusur oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkalan.

Kasi Operasional Satpol PP Bangkalan Moh. Nakip saat melakukan penertiban mengatakan, pihaknya mendapat perintah membersihkan gardu tersebut. ”Alhamdulillah tidak ada yang memprotes. Malah tukang becak membantu kami melakukan penggusuran,” katanya.

Baca Juga :  Kebut Pengerjaan Jembatan Sempar sebelum Deadline


Pihaknya meminta masyarakat tidak membangun gardu di tempat umum, terutama di kawasan taman. ”Tidak ada yang mengaku siapa yang membangun gardu ini,” tegas pria berkumis tipis itu.

Hosnan, 51, tukang becak, menyatakan tidak keberatan dengan penggusuran gardu yang selama ini menjadi tempat nongkrong tersebut. ”Tidak jadi masalah,” tuturnya mewakili teman-temannya sesama tukang becak.

”Kalau memang salah dan aturannya harus digusur, kami tidak akan memprotes. Gardu itu siapa yang bangun kami juga tidak tahu. Kami hanya menempati,” ujar lelaki asal Kecamatan Sokobanah, Sampang, itu.

Kepala Bidang Penataan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan Moh. Hasbullah mengapresiasi langkah satpol PP. ”Tujuannya, agar taman indah. Tugas kami merawat dan memelihara tumbuhan di setiap taman yang ada di Bangkalan. Kami harap masyarakat juga ikut menjaga,” ucapnya. (c1)

Baca Juga :  Rp 13 Miliar DBHCHT untuk Industri

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/