alexametrics
25.4 C
Madura
Monday, May 16, 2022

Siapkan Generasi Sehat dan Cinta Lingkungan

BANGKALAN – Lembaga Manajemen Infaq (LMI) menggelar Cuci Karang Gigi (Cukagi) di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) kemarin (29/9). Acara ini juga didukung Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan RadarMadura.id.

Sebanyak 101 anak yatim dan duafa binaan LMI mendapatkan edukasi cara membersihkan gigi yang benar. Mereka diajak mempraktikkan cara menggosok gigi yang benar oleh 35 dokter gigi.

Acara tersebut juga dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Bangkalan Moh. Rasuli. Dalam sambutannya, Rasuli mengapresiasi kegiatan yang digagas LMI dan PDGI itu. ”Sangat bagus. Kalau setiap daerah memiliki kegiatan Cukagi, bisa jadi seluruh Indonesia tidak akan ada permasalahan gigi lagi,” katanya.

Direktur Pelaksana LMI Citra Widuri mengatakan, tujuan kegiatan tersebut, menyiapkan generasi penerus bangsa yang bebas dari masalah gigi serta cara merawat dan menjaga gigi yang baik dan benar. ”Pengalaman kami menangani anak-anak lebih dari 20 tahun, sering kali permasalahan gigi baru muncul belakangan ketika sudah dewasa,” terangnya.

Baca Juga :  "Protes" Beban Terlalu Berat

Akibat dari permasalahan gigi yang baru ketahuan tersebut, banyak anak-anak binaannya yang ingin menjadi polisi atau TNI tidak bisa mewujudkan cita-citanya. ”Misi kami melakukan pembinaan terhadap anak yatim dan duafa mulai dari kecil hingga dewasa, bukan hanya pendidikan formal wajib belajar 12 tahun, tapi kami ingin mereka menjadi orang yang mandiri dan berhasil,” jelasnya.

Harapannya, dapat menumbuhkan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan sedini mungkin. ”Harapan kami untuk program kegiatan seperti ini didukung oleh banyak pihak. Sebab, anak-anak Indonesia yang membutuhkan program seperti ini masih banyak,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PDGI Jawa Timur drg. Yahya mengutarakan, pihaknya mendukung penuh kegiatan yang bersinggungan langsung dengan amal perbuatan tersebut. ”Tidak perlu bayar, dari kami gratis baik tenaga dokter dan peralatan medisnya. Semua kami fasilitasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Berkerumun, Muda Mudi Dibubarkan

Kepala Event JPRM Sugianto menyampaikan, kerja sama dengan LMI ini selalu disambut baik. Apalagi selama ini JPRM juga aktif dalam kegiatan amal dan selalu mengadakan kegiatan-kegiatan sosial. ”Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi mereka anak yatim. Ke depan, harapan kami, jangkauannya bisa semakin diperluas,” harapnya. (c1)

BANGKALAN – Lembaga Manajemen Infaq (LMI) menggelar Cuci Karang Gigi (Cukagi) di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) kemarin (29/9). Acara ini juga didukung Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan RadarMadura.id.

Sebanyak 101 anak yatim dan duafa binaan LMI mendapatkan edukasi cara membersihkan gigi yang benar. Mereka diajak mempraktikkan cara menggosok gigi yang benar oleh 35 dokter gigi.

Acara tersebut juga dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Bangkalan Moh. Rasuli. Dalam sambutannya, Rasuli mengapresiasi kegiatan yang digagas LMI dan PDGI itu. ”Sangat bagus. Kalau setiap daerah memiliki kegiatan Cukagi, bisa jadi seluruh Indonesia tidak akan ada permasalahan gigi lagi,” katanya.

Direktur Pelaksana LMI Citra Widuri mengatakan, tujuan kegiatan tersebut, menyiapkan generasi penerus bangsa yang bebas dari masalah gigi serta cara merawat dan menjaga gigi yang baik dan benar. ”Pengalaman kami menangani anak-anak lebih dari 20 tahun, sering kali permasalahan gigi baru muncul belakangan ketika sudah dewasa,” terangnya.

Baca Juga :  Kajari Terapkan Enam Area Perubahan

Akibat dari permasalahan gigi yang baru ketahuan tersebut, banyak anak-anak binaannya yang ingin menjadi polisi atau TNI tidak bisa mewujudkan cita-citanya. ”Misi kami melakukan pembinaan terhadap anak yatim dan duafa mulai dari kecil hingga dewasa, bukan hanya pendidikan formal wajib belajar 12 tahun, tapi kami ingin mereka menjadi orang yang mandiri dan berhasil,” jelasnya.

Harapannya, dapat menumbuhkan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan sedini mungkin. ”Harapan kami untuk program kegiatan seperti ini didukung oleh banyak pihak. Sebab, anak-anak Indonesia yang membutuhkan program seperti ini masih banyak,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PDGI Jawa Timur drg. Yahya mengutarakan, pihaknya mendukung penuh kegiatan yang bersinggungan langsung dengan amal perbuatan tersebut. ”Tidak perlu bayar, dari kami gratis baik tenaga dokter dan peralatan medisnya. Semua kami fasilitasi,” tegasnya.

Baca Juga :  SMKN 1 Tanjungbumi Semangat dan Percaya Diri

Kepala Event JPRM Sugianto menyampaikan, kerja sama dengan LMI ini selalu disambut baik. Apalagi selama ini JPRM juga aktif dalam kegiatan amal dan selalu mengadakan kegiatan-kegiatan sosial. ”Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi mereka anak yatim. Ke depan, harapan kami, jangkauannya bisa semakin diperluas,” harapnya. (c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/