alexametrics
23.5 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Sabar, Tujuh Hari Lagi Perbaikan Selesai

BANGKALAN – Perbaikan kabel PLN di Jembatan Suramadu terus dilakukan. Namun petugas dihadapkan pada kondisi cuaca yang kurang mendukung. Salah satunya hujan yang bisa menghambat pengerjaan perbaikan kabel listrik. Pasalnya, proses jointing kabel yang baru tidak boleh terkontaminasi air.

Manager PT PLN (Persero) Area Pelaksana Pemeliharaan (APP) Surabaya Novrizal Erdiansyah kemarin (30/9) menyampaikan, sejak kabel SKTT 150 kV terbakar di Jembatan Suramadu, pasokan listrik untuk di wilayah Madura tidak normal. Pihak PLN terpaksa melakukan pemadaman listrik bergilir. ”Tapi kami berusaha gerak cepat memperbaiki kabel yang terbakar,” ujarnya.

Menurut Rizal, pihaknya tengah mengevakuasi kabel yang rusak di Jembatan Suaramadu. Kabel yang terbakar berhasil dikeluarkan dan diganti dengan kabel baru. Kemudian dilakukan jointing. Selama proses itu, petugas butuh waktu 3–4 hari ke depan. ”Harus steril dan tidak boleh terkontaminasi. Tidak boleh kena debu atau hujan,” katanya.

Baca Juga :  Genset Meledak, Karyawan Selamatkan Diri, Swalayan Adirasa Terbakar

Kabel listrik yang rusak terdiri dari tiga phase. Panjang kabel yang terbakar 150 meter. Namun, sudah disediakan 163 meter kabel baru. ”Sekarang sudah digelar. Tapi kabel yang baru itu belum disambung dengan kabel yang masih bagus,” ucapnya.

Selama proses jointing, petugas memasang terpal. ”Biar terhindar dari debu atau air selama proses jointing,” imbuhnya. Rizal memprediksi, perbaikan kabel di Suramadu selesai pada 6–7 Oktober mendatang. Kata dia, ada investigasi dari pihak kepolisian sehingga pengerjaan sempat terhenti.

”Terpaksa mundur dari rencana awal. Semoga lancar,” ucapnya. Dia menambahkan, saat ini pengerjaan mencapai 40 persen.

Sementara itu, Manajer PT PLN (Persero) Area Pamekasan Puguh Prijandoko menyampaikan, selama proses pemulihan, diharapkan petugas tidak mengalami kendala. Hal itu agar pasokan listrik ke Madura bisa normal kembali.

Baca Juga :  Pasca Kebakaran, KBM Tempati Laboratorium IPA

BANGKALAN – Perbaikan kabel PLN di Jembatan Suramadu terus dilakukan. Namun petugas dihadapkan pada kondisi cuaca yang kurang mendukung. Salah satunya hujan yang bisa menghambat pengerjaan perbaikan kabel listrik. Pasalnya, proses jointing kabel yang baru tidak boleh terkontaminasi air.

Manager PT PLN (Persero) Area Pelaksana Pemeliharaan (APP) Surabaya Novrizal Erdiansyah kemarin (30/9) menyampaikan, sejak kabel SKTT 150 kV terbakar di Jembatan Suramadu, pasokan listrik untuk di wilayah Madura tidak normal. Pihak PLN terpaksa melakukan pemadaman listrik bergilir. ”Tapi kami berusaha gerak cepat memperbaiki kabel yang terbakar,” ujarnya.

Menurut Rizal, pihaknya tengah mengevakuasi kabel yang rusak di Jembatan Suaramadu. Kabel yang terbakar berhasil dikeluarkan dan diganti dengan kabel baru. Kemudian dilakukan jointing. Selama proses itu, petugas butuh waktu 3–4 hari ke depan. ”Harus steril dan tidak boleh terkontaminasi. Tidak boleh kena debu atau hujan,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Serahkan SK Pengangkatan 640 PPPK

Kabel listrik yang rusak terdiri dari tiga phase. Panjang kabel yang terbakar 150 meter. Namun, sudah disediakan 163 meter kabel baru. ”Sekarang sudah digelar. Tapi kabel yang baru itu belum disambung dengan kabel yang masih bagus,” ucapnya.

Selama proses jointing, petugas memasang terpal. ”Biar terhindar dari debu atau air selama proses jointing,” imbuhnya. Rizal memprediksi, perbaikan kabel di Suramadu selesai pada 6–7 Oktober mendatang. Kata dia, ada investigasi dari pihak kepolisian sehingga pengerjaan sempat terhenti.

”Terpaksa mundur dari rencana awal. Semoga lancar,” ucapnya. Dia menambahkan, saat ini pengerjaan mencapai 40 persen.

Sementara itu, Manajer PT PLN (Persero) Area Pamekasan Puguh Prijandoko menyampaikan, selama proses pemulihan, diharapkan petugas tidak mengalami kendala. Hal itu agar pasokan listrik ke Madura bisa normal kembali.

Baca Juga :  Siapkan Lima Pejabat untuk Plt Kepala OPD
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/