alexametrics
21 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

Terbanyak Jumlah Gugatan ke MK

BANGKALAN – Pengajuan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) sudah klir. Lembaga peradilan itu mengumumkan hasil perbaikan permohonan kemarin (31/5). Ada 12 gugatan dari Bangkalan. Bahkan, paling banyak se-Jawa Timur.

Ketua Bawaslu Bangkalan A. Mustain Saleh mengatakan, perbaikan permohonan gugatan sudah diketahui di laman resmi MK. Dua belas gugatan itu untuk semua jenis pemilihan selain dewan perwakilan daerah (DPD). Sementara yang dominan adalah pemilihan anggota DPRD Bangkalan. ”2 DPR RI, 1 DPRD provinsi, 8 DPRD kabupaten, dan 1 gugatan untuk pilpres,” paparnya.

Gugatan untuk pemilihan DPR RI dari caleg Partai Gerindra Moh. Nizar Zahro dan caleg PKB Zaini Rahman. Lokus gugatan Nizar Zahro tersebar di sebelas kecamatan. Sedangkan Zaini Rahman hanya tujuh kecamatan.

”Kalau Nizar Zahro gugatannya ke parpol lain. Menganggap suara Gerindra berkurang dan Golkar bertambah. Sedangkan Zaini Rahman ke caleg PKB sendiri. Semua berkenaan dengan perolehan suara,” ujarnya.

Sementara gugatan pileg provinsi dan kabupaten mayoritas berkaitan dengan pergeseran suara. Pemohon merasa tidak puas. ”Itu versi pemohon,” ucapnya.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Pamekasan Dukung Penuh Tol Trans Madura

Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Bangkalan Zainal Arifin menyatakan, pihaknya mulai mempersiapkan data-data terkait gugatan pemohon. Misalnya, terkait form DB1, DA1, DAA1, dan C1. ”Kami juga persiapkan formulir C2, C7, dan A3,” katanya.

Mantan aktivis HMI itu menambahkan, keberatan pemohon itu merupakan hak konstitusi mereka. Jalur yang ditempuh sudah sesuai prosedur. ”Kami mulai konsentrasi menyiapkan jawaban terhadap dalil-dalil dari pemohonan,” terangnya.

Salah satu caleg yang mengajukan gugatan ke MK adalah Achmad Fauzan Rachman. Caleg Partai Hanura Dapil 5 Bangkalan itu memperbaiki berkas bukti laporan. ”Ada perbaikan, tapi tidak banyak,” ujarnya kemarin (31/5).

Dia juga menambahkan alat bukti. Yakni, hasil penyidikan di Bawaslu. Termasuk foto dan video. ”Saksi yang akan kami siapkan ada empat orang,” imbuhnya.

Selain itu, bukti yang disampaikan berupa form C1, DA1, dan DD1. Juga hasil penyidikan, klarifikasi, dan pemeriksaan Bawaslu. ”Jadwal sidang untuk pemilihan legislatif Juli. Sedangkan presiden Juni. Yang penting sekarang, berkas saya sudah lengkap dan memenuhi syarat,” jelasnya.

Baca Juga :  Kajari Terapkan Enam Area Perubahan

Laporan tersebut berkaitan dengan kasus dugaan C1 berhologram yang hilang di dalam kotak suara pada rekapitulasi di tingkat kabupaten Jumat malam (3/5). Karena itu, Fauzan melapor ke MK pada Jumat (24/5) dengan bukti bernomor 173-13-14/AP3-DPR-DPRD/PAN.MK/2019.

Sebelumnya, Fauzan melaporkan kasus itu kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bangkalan. Tanda bukti penerimaan laporan Bawaslu Bangkalan bernomor 020/LP/PL/Kab/16.10/V/2019. Dugaan hilangnya C1 hologram terjadi di Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal. Laporan langsung ditinjaklanjuti malam itu sekitar pukul 23.06.

”Saya yakin, MK lembaga yang netral, independen, dan akan memutuskan seadil-adilnya didasari bukti-bukti yang kami sampaikan,” tegasnya.

Karena itu, pihaknya berharap upayanya tidak putus di tengah jalan dan segera diproses MK sesuai dengan realitas di lapangan. ”Kami optimistis laporan kami diterima. Sebab, bukti-bukti di lapangan sudah kami lampirkan,” tandasnya.

Tanda terima tambahan berkas pemohon bernomor 178-13-14/P-DPR-DPRD/PAN.MK/05/2019. Berkas perbaikan permohonan, perbaikan surat kuasa, daftar alat bukti, alat bukti surat atau tertulis masing-masing empat rangkap. Selain itu, disertakan satu flashdisk. 

BANGKALAN – Pengajuan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) sudah klir. Lembaga peradilan itu mengumumkan hasil perbaikan permohonan kemarin (31/5). Ada 12 gugatan dari Bangkalan. Bahkan, paling banyak se-Jawa Timur.

Ketua Bawaslu Bangkalan A. Mustain Saleh mengatakan, perbaikan permohonan gugatan sudah diketahui di laman resmi MK. Dua belas gugatan itu untuk semua jenis pemilihan selain dewan perwakilan daerah (DPD). Sementara yang dominan adalah pemilihan anggota DPRD Bangkalan. ”2 DPR RI, 1 DPRD provinsi, 8 DPRD kabupaten, dan 1 gugatan untuk pilpres,” paparnya.

Gugatan untuk pemilihan DPR RI dari caleg Partai Gerindra Moh. Nizar Zahro dan caleg PKB Zaini Rahman. Lokus gugatan Nizar Zahro tersebar di sebelas kecamatan. Sedangkan Zaini Rahman hanya tujuh kecamatan.

”Kalau Nizar Zahro gugatannya ke parpol lain. Menganggap suara Gerindra berkurang dan Golkar bertambah. Sedangkan Zaini Rahman ke caleg PKB sendiri. Semua berkenaan dengan perolehan suara,” ujarnya.

Sementara gugatan pileg provinsi dan kabupaten mayoritas berkaitan dengan pergeseran suara. Pemohon merasa tidak puas. ”Itu versi pemohon,” ucapnya.

Baca Juga :  Gugatan Sebelas Caleg Lanjut

Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Bangkalan Zainal Arifin menyatakan, pihaknya mulai mempersiapkan data-data terkait gugatan pemohon. Misalnya, terkait form DB1, DA1, DAA1, dan C1. ”Kami juga persiapkan formulir C2, C7, dan A3,” katanya.

Mantan aktivis HMI itu menambahkan, keberatan pemohon itu merupakan hak konstitusi mereka. Jalur yang ditempuh sudah sesuai prosedur. ”Kami mulai konsentrasi menyiapkan jawaban terhadap dalil-dalil dari pemohonan,” terangnya.

Salah satu caleg yang mengajukan gugatan ke MK adalah Achmad Fauzan Rachman. Caleg Partai Hanura Dapil 5 Bangkalan itu memperbaiki berkas bukti laporan. ”Ada perbaikan, tapi tidak banyak,” ujarnya kemarin (31/5).

Dia juga menambahkan alat bukti. Yakni, hasil penyidikan di Bawaslu. Termasuk foto dan video. ”Saksi yang akan kami siapkan ada empat orang,” imbuhnya.

Selain itu, bukti yang disampaikan berupa form C1, DA1, dan DD1. Juga hasil penyidikan, klarifikasi, dan pemeriksaan Bawaslu. ”Jadwal sidang untuk pemilihan legislatif Juli. Sedangkan presiden Juni. Yang penting sekarang, berkas saya sudah lengkap dan memenuhi syarat,” jelasnya.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Pamekasan Dukung Penuh Tol Trans Madura

Laporan tersebut berkaitan dengan kasus dugaan C1 berhologram yang hilang di dalam kotak suara pada rekapitulasi di tingkat kabupaten Jumat malam (3/5). Karena itu, Fauzan melapor ke MK pada Jumat (24/5) dengan bukti bernomor 173-13-14/AP3-DPR-DPRD/PAN.MK/2019.

Sebelumnya, Fauzan melaporkan kasus itu kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bangkalan. Tanda bukti penerimaan laporan Bawaslu Bangkalan bernomor 020/LP/PL/Kab/16.10/V/2019. Dugaan hilangnya C1 hologram terjadi di Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal. Laporan langsung ditinjaklanjuti malam itu sekitar pukul 23.06.

”Saya yakin, MK lembaga yang netral, independen, dan akan memutuskan seadil-adilnya didasari bukti-bukti yang kami sampaikan,” tegasnya.

Karena itu, pihaknya berharap upayanya tidak putus di tengah jalan dan segera diproses MK sesuai dengan realitas di lapangan. ”Kami optimistis laporan kami diterima. Sebab, bukti-bukti di lapangan sudah kami lampirkan,” tandasnya.

Tanda terima tambahan berkas pemohon bernomor 178-13-14/P-DPR-DPRD/PAN.MK/05/2019. Berkas perbaikan permohonan, perbaikan surat kuasa, daftar alat bukti, alat bukti surat atau tertulis masing-masing empat rangkap. Selain itu, disertakan satu flashdisk. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/