alexametrics
20.7 C
Madura
Saturday, July 2, 2022

Sekolah Tidak Boleh Terima Siswa Lebih dari Empat Rombel

BANGKALAN – Tahapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SD terus dilakukan. Salah satunya membentuk petunjuk teknis (juknis). Dengan juknis itu, sekolah mengetahui penerimaan siswa baru serta batasan yang perlu dipatuhi.

Kasi Kurikulum SD Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan Moh. Makhrus menerangkan, pelaksanaan PPDB jenjang SD akan dibuka selama tiga hari, yakni 2–4 Juli 2018. Pada 5 Juli pengumuman siswa yang diterima di masing-masing sekolah tujuan.

”Tanggal 6 Juli daftar ulang. Zona terbagi di 18 kecamatan. Jadi, berdasarkan domisili calon siswa baru dibuktikan dengan kartu keluarga (KK),” terangnya Kamis (31/5).

Setiap sekolah, lanjutnya, dibatasi menerima peserta didik baru sebanyak 28 siswa dalam satu rombongan belajar (rombel). Setiap sekolah maksimal diperkenankan menerima siswa baru empat rombel.

Baca Juga :  Puluhan Ribu Warga Belum Bisa Baca Tulis

”Rata-rata SD biasanya paling banyak terpenuhi dua rombel. Kebanyakan satu rombel. Kecuali di SD tertentu kemungkinan bisa sampai empat rombel,” kata Makhrus.

Untuk pagu menyesuaikan dengan jumlah sekolah. Di Bangkalan terdapat 648 SD. Setiap sekolah maksimal memiliki jatah empat rombel. Dijumlah, pagu maksimum PPDB SD di Bangkalan 2.592 rombel atau sama dengan 72.576 kursi.

”Tapi tidak semua sekolah mampu mencapai empat rombel. Menyesuaikan dengan kondisi sekolah,” ungkapnya.

Mengacu pada juknis, syarat-syarat yang harus dipenuhi calon siswa baru di antaranya minimal berusia 6 tahun per 1 Juli 2018 dan sesuai zona. Untuk jalur prestasi dibuka kesempatan 5 persen, lintas zona 5 persen, bidikmisi 5 persen, dan sisanya untuk pendaftar reguler dalam zona.

Baca Juga :  Pendaftaran PPDB SD-SMP Ditutup

”SD paling ditekankan usia, kemudian memperhatikan zonasi. Semua sedang dipersiapkan untuk PPDB,” paparnya.

Sekretaris Disdik Bangkalan Bambang Budi Mustika menyampaikan, pelaksanaan PPDB jenjang SD dan SMP bakal digelar bersamaan. Begitu juga dengan juknis dan mekanisme pendaftaran tidak jauh berbeda.

Dia meminta sekolah mematuhi dan menjalankan PPDB sesuai juknis. ”Bedanya untuk SMP maksimal 36 siswa per rombel. Beberapa persyaratan tidak begitu berbeda jauh dan pelaksanaannya serentak,” ujarnya.

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurrahman Thohir meminta juknis PPDB bisa segera disosialisasikan ke sekolah. Lembaga pendidikan bisa lanjut melakukan sosialisasi mekanisme dan alur pendaftaran siswa baru kepada masyarakat.

 

BANGKALAN – Tahapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SD terus dilakukan. Salah satunya membentuk petunjuk teknis (juknis). Dengan juknis itu, sekolah mengetahui penerimaan siswa baru serta batasan yang perlu dipatuhi.

Kasi Kurikulum SD Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan Moh. Makhrus menerangkan, pelaksanaan PPDB jenjang SD akan dibuka selama tiga hari, yakni 2–4 Juli 2018. Pada 5 Juli pengumuman siswa yang diterima di masing-masing sekolah tujuan.

”Tanggal 6 Juli daftar ulang. Zona terbagi di 18 kecamatan. Jadi, berdasarkan domisili calon siswa baru dibuktikan dengan kartu keluarga (KK),” terangnya Kamis (31/5).


Setiap sekolah, lanjutnya, dibatasi menerima peserta didik baru sebanyak 28 siswa dalam satu rombongan belajar (rombel). Setiap sekolah maksimal diperkenankan menerima siswa baru empat rombel.

Baca Juga :  Kampung Lebak Gelar Ragam Lomba Selama 22 Hari

”Rata-rata SD biasanya paling banyak terpenuhi dua rombel. Kebanyakan satu rombel. Kecuali di SD tertentu kemungkinan bisa sampai empat rombel,” kata Makhrus.

Untuk pagu menyesuaikan dengan jumlah sekolah. Di Bangkalan terdapat 648 SD. Setiap sekolah maksimal memiliki jatah empat rombel. Dijumlah, pagu maksimum PPDB SD di Bangkalan 2.592 rombel atau sama dengan 72.576 kursi.

”Tapi tidak semua sekolah mampu mencapai empat rombel. Menyesuaikan dengan kondisi sekolah,” ungkapnya.

Mengacu pada juknis, syarat-syarat yang harus dipenuhi calon siswa baru di antaranya minimal berusia 6 tahun per 1 Juli 2018 dan sesuai zona. Untuk jalur prestasi dibuka kesempatan 5 persen, lintas zona 5 persen, bidikmisi 5 persen, dan sisanya untuk pendaftar reguler dalam zona.

Baca Juga :  Janji Lelang Aset Meleset Pemkab Kesulitan Kumpulkan Kendaraan

”SD paling ditekankan usia, kemudian memperhatikan zonasi. Semua sedang dipersiapkan untuk PPDB,” paparnya.

Sekretaris Disdik Bangkalan Bambang Budi Mustika menyampaikan, pelaksanaan PPDB jenjang SD dan SMP bakal digelar bersamaan. Begitu juga dengan juknis dan mekanisme pendaftaran tidak jauh berbeda.

Dia meminta sekolah mematuhi dan menjalankan PPDB sesuai juknis. ”Bedanya untuk SMP maksimal 36 siswa per rombel. Beberapa persyaratan tidak begitu berbeda jauh dan pelaksanaannya serentak,” ujarnya.

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurrahman Thohir meminta juknis PPDB bisa segera disosialisasikan ke sekolah. Lembaga pendidikan bisa lanjut melakukan sosialisasi mekanisme dan alur pendaftaran siswa baru kepada masyarakat.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/