alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Disbudpar Bangkalan Berencana Kembangkan 20 Objek Wisata

BANGKALAN-Kota Salak sebenarnya memiliki potensi besar di sektor wisata. Cuma, keberadaan objek wisata tersebut belum terkelola dengan baik. Bahkan, saat ini baru ada dua objek wisata yang berijin.

Lily Setiawati Mukti, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan mengatakan, pihaknya sedang berupaya mengembangkan berbagai objek wisata di Bangkalan. “Ada 20 tempat wisata yang siap kami kembangkan,” ujarnya.

Lily juga menyesalkan banyaknya tempat wisata yang belum memiliki ijin. Tapi, hal itu diserahkan ke OPD terkait. Sebab, perijinan objek wisata kewenangan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangkalan.

“Tapi, sekarang sudah banyak yang mengurus ijin. Mereka (pengelola, Red) menyadari bahwa ijin itu perlu,” jelasnya.

Baca Juga :  MAN Bangkalan Peringati Isra Mikraj dan Gelar Sigma

Saat disinggung pemeliharaan Taman Rekreasi Kota (TRK), diakui pengelolaan TRK baru dialihkan ke institusinya per Pebruari. Informasi yang diterima RadarMadura.id, tahun lalu dispora akan menganggarkan pembelian wahana baru di TRK.

“TRK baru kita tangani Pebruari. Kalau anggaran perbaikan, tentu sudah di ajukan dispora tahun lalu. Kami belum cek lagi. Tapi untuk pemeliharaan, akan kita lakukan meski anggaran minim,” janjinya. (Julian Isna)

BANGKALAN-Kota Salak sebenarnya memiliki potensi besar di sektor wisata. Cuma, keberadaan objek wisata tersebut belum terkelola dengan baik. Bahkan, saat ini baru ada dua objek wisata yang berijin.

Lily Setiawati Mukti, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan mengatakan, pihaknya sedang berupaya mengembangkan berbagai objek wisata di Bangkalan. “Ada 20 tempat wisata yang siap kami kembangkan,” ujarnya.

Lily juga menyesalkan banyaknya tempat wisata yang belum memiliki ijin. Tapi, hal itu diserahkan ke OPD terkait. Sebab, perijinan objek wisata kewenangan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangkalan.

“Tapi, sekarang sudah banyak yang mengurus ijin. Mereka (pengelola, Red) menyadari bahwa ijin itu perlu,” jelasnya.

Baca Juga :  Subsidi BPOPP SMA-SMK Swasta Belum Cair

Saat disinggung pemeliharaan Taman Rekreasi Kota (TRK), diakui pengelolaan TRK baru dialihkan ke institusinya per Pebruari. Informasi yang diterima RadarMadura.id, tahun lalu dispora akan menganggarkan pembelian wahana baru di TRK.

“TRK baru kita tangani Pebruari. Kalau anggaran perbaikan, tentu sudah di ajukan dispora tahun lalu. Kami belum cek lagi. Tapi untuk pemeliharaan, akan kita lakukan meski anggaran minim,” janjinya. (Julian Isna)

Artikel Terkait

Komitmen Tekan AKI-AKB

Menjaga Kesehatan Tulang

Pasar Tumpah Picu Kemacetan

Most Read

Artikel Terbaru

/