SPPG Jambu Perhatikan Angka Kecukupan Gizi

Amin Bashiri • Dipublikasikan Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:10 WIB
BERGIZI: Menu makanan MBG SPPG Jambu
BERGIZI: Menu makanan MBG SPPG Jambu

SUMENEP, RadarMadura.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Sumenep Lenteng Jambu tidak hanya enak dan higienis.

Kandungan gizi setiap ompreng MBG dihitung dan disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat.

Seperti menu Selasa (20/10) menggugah selera, lengkap, dan transparan soal gizi. Menu andalannya adalah nasi putih, oseng tempe buncis wortel, telur dadar sayur, saus fuyunghai, dan buah apel segar. Untuk porsi bumil/busui, ditambahkan telur rebus sebagai ekstra protein.

Kepala SPPG Jambu Anwar Efendi mengatakan, pihaknya menerapkan standar Badan Gizi Nasional dengan empat kategori porsi berbeda. Sebab, kebutuhan gizi setiap kelompok usia berbeda.

Ada Porsi Kecil untuk anak SD kelas kecil, Porsi Besar untuk SMP-SMA, Porsi Balita, dan Porsi Bumil/Busui. 

”Semua menunya sama, sehat dan bergizi, tapi takarannya kami sesuaikan dengan angka kecukupan gizi,” ujar Anwar Efendi.

Anwar merinci, untuk kandungan gizi Porsi Kecil terdiri atas Energi 571 kkal, Protein 15 gr, Lemak 11 gr, Karbohidrat 65 gr, Serat 2 gr. Porsi Besar mengandung Energi 582 kkal, Protein 16 gr, Lemak 12 gr, Karbohidrat 76 gr, Serat 5 gr.

Porsi Balita mengandung Energi 409 kkal, Protein 14 gr, Lemak 10 gr, Karbohidrat 60 gr, Serat 4 gr. Sedangkan Porsi Bumil/Busui mengandung Energi 662 kkal, Protein 20 gr, Lemak 13 gr, Karbohidrat 110 gr, Serat 4 gr.

“Untuk ibu hamil dan menyusui, kebutuhan energinya paling tinggi, makanya kami tambahkan telur rebus. Proteinnya kami kejar sampai 20 gram. Ini penting untuk cegah stunting sejak dalam kandungan,” jelasnya.

Menurut Anwar, kombinasi oseng tempe buncis wortel dan telur dadar sayur dipilih karena merupakan sumber protein nabati dan hewani yang lengkap, plus serat dan vitamin dari sayur.

Saus Fuyunghai membuat rasa lebih gurih dan disukai anak-anak, sementara buah apel menjadi sumber vitamin dan antioksidan alami.

”Alhamdulillah, antusiasme siswa, balita, dan ibu hamil sangat tinggi. Ini bukan sekadar program makan gratis, tapi investasi untuk lahirkan generasi Sumenep yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” tegas Anwar. (*/luq)

Editor : Amin Bashiri
SPOG Jambu Menu MBG makanan bergizi gratis