SUMENEP, RadarMadura.id – Cuaca panas yang menyengat di Sumenep mendapat perhatian Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.
Dia menginstruksikan armada pemadam kebakaran (damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penyiraman di sejumlah ruas jalan utama Kota Keris pada Selasa (19/10). Itu untuk mengurangi dampak suhu tinggi.
Langkah tersebut diambil setelah suhu udara di Jawa Timur, termasuk Sumenep, sempat mencapai 36 derajat Celsius. Penyiraman dilakukan saat puncak panas, sekitar pukul 12.00–13.00.
Sejumlah ruas jalan yang menjadi sasaran penyiraman meliputi Jalan Diponegoro, Jalan Halim Perdana Kusuma, Jalan Trunojoyo, dan Jalan Jenderal Sudirman. Penyiraman menyasar kawasan simpang empat kota ke arah utara dan selatan.
Kepala Satpol PP Sumenep Hakiki Maulana Firmansyah mengatakan, pengerahan armada damkar tersebut merupakan tindak lanjut instruksi langsung Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.
Pihaknya bergerak untuk membantu mengurangi hawa panas di kawasan perkotaan, terutama ketika suhu udara mencapai puncaknya.
“Ini perintah langsung dari Bapak Bupati (Achmad Fauzi Songsojudo). Kami menindaklanjuti arahan tersebut dengan melakukan penyiraman di sejumlah ruas jalan di wilayah kota,” katanya.
Menurut Hakiki, penyiraman dilakukan pada siang hari karena suhu udara terasa lebih panas pada waktu tersebut.
Upaya itu diharapkan dapat membantu menurunkan hawa panas di sekitar jalan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
“Iya, paling tidak mengurangi tingkat panas supaya masyarakat Sumenep yang berkegiatan di wilayah kota tidak sampai rehidrasi,” ucapnya.
Dia berharap, langkah tersebut bisa membantu masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar ruangan saat cuaca terik.
Penyiraman jalan menjadi salah satu upaya untuk mengurangi dampak panas di area Perkotaan.
“Langkah ini sekaligus juga untuk memberikan kenyamanan bagi warga yang melintas maupun beraktivitas di kawasan perkotaan,” imbuh Hakiki. (iqb)
Editor : Amin Bashiri