SUMENEP, RadarMadura.id – Semangat Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) bergelora di ujung timur Sumenep. Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif MWCNU Gapura bekerja sama dengan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) sukses menggelar Olimpiade Aswaja se-Timur Daya.
Kegiatan bergengsi ini memperebutkan pelajar terbaik dari tiga kecamatan. Yakni Gapura, Dungkek, dan Batang-Batang.
Sebanyak 104 siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan tumpah ruah mengikuti kompetisi tersebut di Kantor MWCNU Gapura.
Perinciannya, 32 siswa berasal dari tingkat MI/SD, 48 siswa dari tingkat MTs/SMP, dan 24 siswa dari tingkat MA/SMA/SMK.
Mereka adalah perwakilan terbaik dari lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif di wilayah Timur Daya.
Olimpiade kali ini digelar dengan sistem kekinian. Tidak lagi menggunakan kertas, melainkan berbasis Android. Peserta mengerjakan soal langsung melalui gawai masing-masing. Hak itu membuat pelaksanaan lomba menjadi lebih cepat, transparan, dan efisien.
Ketua LP Ma’arif MWCNU Gapura KH Sami'oddin dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas antusiasme luar biasa dari para peserta.
Dia mengapresiasi dukungan penuh dari lembaga pendidikan yang telah mengirimkan delegasi.
”Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Antusiasme ini menjadi bukti bahwa pelajar kita haus akan ilmu Aswaja,” ujar KH. Sami’oddin.
Olimpiade Aswaja se-Timur Daya ini dibuka oleh Ketua MWCNU Gapura KH Moh. Alwi. Dia memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi LP Ma’arif dalam menggelar kegiatan positif tersebut.
Menurut Kiai Alwi, Olimpiade Aswaja merupakan agenda rutin tahunan yang sangat penting. Bukan sekadar lomba, tetapi ikhtiar untuk membentengi generasi muda Nahdlatul Ulama dengan pemahaman Aswaja yang kuat di tengah gempuran paham-paham baru.
”Ini kegiatan positif yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh LP Ma’arif MWCNU Gapura. Harus terus dijaga dan ditingkatkan,” tegas KH Moh. Alwi.
Pihak penyelenggara menegaskan, olimpiade ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pemahaman pelajar terhadap ajaran Ahlussunnah wal Jamaah sekaligus menumbuhkan semangat belajar dan kompetisi yang sehat di lingkungan lembaga pendidikan.
Melalui kegiatan ini, LP Ma’arif MWCNU Gapura bersama Pergunu berharap para peserta tidak hanya mampu menunjukkan kemampuan akademiknya.
Lebih dari itu, mereka diharapkan semakin memahami nilai-nilai Aswaja secara mendalam serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat. (*/luq)
Editor : Amin Bashiri