Bappeda Sumenep Perkuat Strategi Pengentasan Kemiskinan

Amin Bashiri • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 08:15 WIB
FOKUS: Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto (tengah) saat memimpin rapat di aula kantornya.
FOKUS: Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto (tengah) saat memimpin rapat di aula kantornya.

SUMENEP, RadarMadura.id – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep memperkuat perannya dalam mengawal program pengentasan kemiskinan. Upaya tersebut dilakukan melalui perencanaan pembangunan lintas sektor yang terarah dan terintegrasi. Juga melalui pengembangan potensi ekonomi sesuai karakteristik wilayah.

Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto mengatakan, penanganan kemiskinan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan sosial. Pemerintah perlu mendorong peningkatan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja, dan memperkuat sektor ekonomi lokal agar warga lebih mandiri.

 “Penanggulangan kemiskinan tidak boleh hanya mengandalkan bantuan sosial yang bersifat konsumtif, tetapi harus melalui intervensi yang menyentuh akar persoalan,” katanya.

Arif mengaku, pihaknya sudah merumuskan tiga strategi utama, yakni mengurangi beban pengeluaran masyarakat, meningkatkan pendapatan, serta mengurangi kantong-kantong kemiskinan. Ketiga strategi itu menjadi acuan dalam menyelaraskan program perangkat daerah agar penanganan kemiskinan berjalan terpadu.

 “Kita akan menggunakan data yang tepat  agar program bantuan yang diberikan nanti sesuai dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.

Arif menegaskan, sinergisitas antarorganisasi perangkat daerah (OPD) menjadi kunci pelaksanaan strategi tersebut. "Melalui perencanaan yang terintegrasi dan penguatan potensi ekonomi lokal, program pengentasan kemiskinan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” imbuhnya. (iqb/yan)

Editor : Amin Bashiri
Strategi Pengentasan Kemiskinan bappeda sumenep