SUMENEP, RadarMadura.id – Rencana pemerintah merevitalisasi Pasar Bangkal, Sumenep, masih terganjal anggaran.
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep memastikan tahun ini tidak ada anggaran untuk proyek tersebut. Padahal, masterplan revitalisasi sudah rampung sekitar setahun lalu.
Kepastian pembangunan pasar tersebut masih terkendala anggaran. Tahun ini, revitalisasi Pasar Bangkal tidak mendapat alokasi anggaran.
Padahal, masterplan revitalisasi pasar tersebut telah disiapkan sejak sekitar setahun lalu.
Kepala Bidang (Kabid) Penataan Bangunan dan Gedung Dinas PUTR Sumenep Indra Aprianto mengatakan, pihaknya memang memiliki rencana untuk melakukan revitalisasi Pasar Bangkal.
Namun masih menunggu ketersediaan anggaran untuk merealisasikan rencana tersebut.
“Untuk tahun ini anggaran revitalisasinya tidak ada,” katanya.
Menurut dia, revitalisasi Pasar Bangkal membutuhkan anggaran cukup besar. Nilainya diperkirakan mencapai miliaran hingga puluhan miliar rupiah.
Karena itu, pelaksanaannya sangat bergantung pada kemampuan anggaran pemerintah daerah.
“Itu nanti kan butuh anggaran miliaran, bahkan puluhan miliar,” ujarnya.
Indra mengaku belum bisa memastikan apakah revitalisasi tersebut akan masuk dalam penganggaran tahun depan. Sebab, belum ada pembahasan berkenaan dengan hal tersebut.
“Kami juga tidak tahu apakah tahun depan akan mendapatkan anggaran atau tidak,” tuturnya.
Meski waktu pelaksanaan belum jelas, persiapan teknis telah dilakukan. Salah satunya pendataan pedagang yang saat ini berjualan di sekitar atau di pinggir jalan.
Pedagang tersebut nantinya akan ditata dan dipindahkan ketika revitalisasi mulai direalisasikan.
“Nanti secara otomatis pedagang yang ada di pinggir jalan itu akan dipindah. Mereka sudah selesai kita data,” imbuh Indra. (iqb/yan)
Editor : Hera Marylia