SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Sumenep kembali menggelar agenda tahunan bursa kerja. Tahun ini, Sumenep Job Fair 2026 diikuti 35 perusahaan dari berbagai sektor dan akan dipusatkan di Gedung Graha Wicaksana Abdi Negara (KORPRI) Sumenep, Rabu (23/9).
Kepala Disnaker Sumenep Mustangin mengatakan Job Fair merupakan jembatan langsung antara pencari kerja dengan dunia usaha. Pihaknya komitmen untuk menekan angka pengangguran terbuka di Kota Keris.
”Kami undang 35 perusahaan terpercaya, baik lokal maupun nasional. Prinsipnya siap kerja, siap berkarya. Semua gratis, tanpa dipungut biaya,” tegas Mustangin.
Mustangin menyebut, formasi yang dibuka sangat variatif, mulai lulusan SMA/SMK sederajat hingga sarjana. Posisi yang ditawarkan mulai dari staf administrasi, sales marketing, tenaga kesehatan, perbankan, kurir, barista, hingga tenaga terampil lainnya.
”Kami ingin menghilangkan stigma bahwa Job Fair hanya untuk sarjana. Semua jenjang bisa. Bahkan ada yang untuk penempatan luar daerah. Yang penting penuhi syarat dasarnya,” ujarnya.
Disnaker menetapkan lima persyaratan utama bagi pencari kerja. Yakni, Kartu AK-1 (Kartu Kuning), surat lamaran, pas foto 4x6 background warna 2 lembar, sertifikat pendukung lainnya serta berpakaian rapi dan bersepatu.
”Pelatihan yang kami lakukan beberapa bulan lalu itu untuk menyiapkan skill. Nah, Job Fair ini untuk penempatannya. Jadi hulu-hilirnya kami kawal. Kami harap pencari kerja memanfaatkan betul,” tambah Mustangin.
Mustangin berharap, dengan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan dunia industri, serapan tenaga kerja di Sumenep terus meningkat. ”Pencari kerja bisa datang langsung, bawa berkas lengkap. Jangan lewat calo. Semua proses rekrutmen di Job Fair ini gratis dan transparan,” pungkasnya. (*/luq)
Editor : Amin Bashiri