SUMENEP, RadarMadura.id – Duta wisata tidak cukup hanya mengenalkan potensi pariwisata daerah.
Mereka juga dituntut cakap memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan promosi wisata, termasuk hingga mancanegara.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep Faruk Hanafi saat menghadiri Temmo Kerong se-Madura Raya di ruang rapat Arya Wiraraja, kantor bupati Sumenep, Sabtu (19/9).
Faruk mengatakan, perkembangan teknologi perlu dimanfaatkan para duta wisata untuk mempromosikan potensi daerah.
Sebab, penggunaan platform digital memungkinkan destinasi wisata, budaya, dan produk unggulan daerah dikenal masyarakat lebih luas.
”Duta wisata ini adalah ujung tombak yang bertugas menjual keindahan daerah masing-masing. Makanya mereka ke depan harus cakap teknologi,” katanya.
Menurut dia, duta wisata harus kreatif dalam mengemas potensi daerah melalui berbagai platform digital.
Konten yang menarik dapat menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan destinasi wisata sekaligus mengangkat kekayaan budaya dan produk unggulan daerah.
”Kami minta duta wisata harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Faruk juga mendorong para duta wisata memanfaatkan inovasi yang telah dikembangkan Pemkab Sumenep.
Salah satunya aplikasi Virtual Tour yang dapat digunakan untuk mengenalkan berbagai destinasi wisata kepada masyarakat luas.
”Manfaatkan berbagai platform digital semaksimal mungkin. Salah satunya melalui inovasi aplikasi Virtual Tour yang dimiliki Sumenep,” imbuhnya. (iqb/han)
Editor : Amin Bashiri