Bekali Santri Keterampilan Usaha, Disbudporapar Sumenep Olah Bawang Merah Jadi Produk Bernilai Jual

Amin Bashiri • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 07:06 WIB
BERMANFAAT: Kepala Disbudporapar Sumenep Faruq Hanafi (pegang mikrofon) saat menyampaikan sambutan program Santri Entrepreneur Plasma 3 di Pondok Pesantren Al Ibrohimy, Desa Basoka, Kecamatan Rubaru pada Selasa (15/9).
BERMANFAAT: Kepala Disbudporapar Sumenep Faruq Hanafi (pegang mikrofon) saat menyampaikan sambutan program Santri Entrepreneur Plasma 3 di Pondok Pesantren Al Ibrohimy, Desa Basoka, Kecamatan Rubaru pada Selasa (15/9).

RUBARU, RadarMadura.id – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep terus mendorong lahirnya wirausaha muda berbasis pesantren.

Upaya tersebut dilakukan melalui program Santri Entrepreneur Plasma 3 di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ibrohimy, Desa Basoka, Kecamatan Rubaru.

Program yang berlangsung pada 14–16 September 2026 itu membina 32 santri dalam mengolah bawang merah menjadi produk bernilai ekonomi.

Pemilihan Rubaru bukan tanpa alasan. Wilayah tersebut dikenal sebagai salah satu sentra bawang merah unggulan di Sumenep.

Kepala Disbudporapar Sumenep Faruq Hanafi mengatakan, program tersebut tidak hanya berfokus pada keterampilan produksi.

Para santri juga diarahkan memahami cara meningkatkan nilai jual komoditas lokal melalui inovasi pengolahan dan pengemasan.

”Dengan sentuhan teknologi dan pengemasan yang tepat, nilai jual olahan bawang merah bisa meningkat signifikan. Dari komoditas mentah sekitar Rp 40 ribu per kilogram, produk olahannya bisa mencapai Rp 200 ribu,” katanya.

Menurut Faruq, program kewirausahaan berbasis pesantren tersebut dirancang secara berkelanjutan.

Pihaknya menyiapkan dukungan berupa peralatan produksi modern agar para santri dapat langsung mengembangkan usaha. 

Pendampingan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terkait juga akan dilakukan secara berkelanjutan.

”Kami ingin santri tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu melihat potensi di sekitarnya sebagai peluang usaha,” tegasnya. (iqb/han)

Editor : Amin Bashiri
Santri Enterpreneur Plasma 3 Disbudporapar sumenep